Waspada Penyempitan Tulang Belakang! Berikut Penyebab dan Cara Mengobatinya

Penyempitan tulang belakang atau yang juga disebut sebagai (spinal stenosis) adalah kondisi ketika ruang tulang belakang menyempit, sehingga menekan saraf di sekitarnya. Kondisi ini umumnya terjadi pada bagian punggung bawah dan leher.

Spinal stenosis terjadi secara bertahap. Jika kasus yang terjadi terbilang cukup ringan, biasanya pasien tidak merasakan gejala yang signifikan. Namun, jika penyempitan yang terjadi cukup banyak dan menyebabkan tekanan pada saraf, hal ini dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Apa saja penyebab penyempitan tulang belakang?

Penyempitan tulang belakang pada dasarnya dapat terjadi di sepanjang area tulang belakang itu sendiri. Bagian tulang belakang yang mengalami gangguan pun cukup bervariasi, tergantung pada kasus masing-masing individu. Faktor penyebab penyempitan tulang belakang yang paling umum adalah penuaan. Secara garis besar, kebanyakan pasien penyempitan tulang belakang berusia di atas 50 tahun.

Ketika seseorang bertambah usianya, maka proses degeneratif akan berangsur-angsur terjadi di seluruh bagian tubuh, termasuk jaringan pada tulang belakang. Pada area tersebut, jaringan tulang belakang memiliki kemungkinan mengalami penebalan, sementara tulang akan bertambah lebih besar hingga ia menekan saraf.

Di samping itu, penyebab penyempitan tulang belakang lainnya yang perlu diwaspadai, yaitu osteoarthritis dan rheumatoid artritis. Kedua kondisi ini berisiko memicu penyempitan tulang belakang. Secara lebih rinci, berikut ini penyebab penyempitan tulang belakang:

  • Tumor tulang
  • Cedera tulang belakang
  • Penyakit Paget yang menimbulkan kerusakan dan pertumbuhan kembali tulang secara tidak normal
  • Sumsum tulang belakang yang cenderung sempit secara bawaan
  • Cacat tulang belakang bawaan lahir
  • Tulang belakang yang melengkung (skoliosis)
  • Achondroplasia (gangguan pertumbuhan tulang dengan gejala tubuh yang kerdil)

Bagaimana cara mengobati penyempitan tulang belakang?

Proses pengobatan penyempitan tulang belakang pada awalnya akan dimulai dengan mengonsumsi obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter terlebih dulu. Cara ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dari gejala yang dialami. Selain itu, dokter juga mungkin akan merekomendasikan prosedur kortison ke dalam tulang belakang yang bertujuan untuk mengurangi pembengkakan.

Obat yang seringkali direkomendasikan, yaitu kategori obat anti-inflamasi non-steroid yang berfungsi mengurangi rasa sakit. Dalam kasus tertentu, pasien juga akan direkomendasikan untuk mengikuti terapi fisik guna memperkuat otot dan meregangkan tubuh secara bertahap.

Sementara itu, untuk beberapa kasus dalam tingkatan sedang hingga serius, proses pembedahan akan direkomendasikan untuk pasien. Prosedur pembedahan ini dilakukan jika rasa sakit dan nyeri yang dirasa cukup parah maupun ketika Anda telah kehilangan fungsi neurologis. Dengan melakukan prosedur pembedahan, tekanan pada saraf dapat dihilangkan secara permanen.

Secara umum, terdapat beberapa jenis operasi yang seringkali dilakukan untuk mengobati penyempitan tulang belakang:

  • Laminektomi: operasi yang paling umum dilakukan. Proses ini akan dilakukan dengan mengangkat bagian tulang belakang, sehingga akan terdapat lebih banyak ruang bagi saraf.
  • Foraminotomy: prosedur operasi yang bertujuan untuk memperluas bagian tulang belakang, area saraf keluar.
  • Fusi tulang belakang: prosedur untuk mengatasi kasus yang sangat parah. Prosedur ini juga meliputi prosedur cangkok tulang atau implan logam yang berfungsi menghubungkan bagian-bagian tulang belakang yang terpengaruh akibat penyempitan. Dengan begitu, kemampuan tubuh untuk bergerak secara seimbang tetap dapat dioptimalkan.

Jika kondisi penyempitan tulang belakang tidak diatasi, maka kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan lain, seperti gangguan keseimbangan, kelumpuhan, mati rasa, dan inkontinensia.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*