Manfaat Daun Peterseli Bagi Kesehatan Jantung dan Ginjal

Daun peterseli berbeda dengan daun ketumbar dan seledri

Daun peterseli merupakan tanaman rempah yang banyak digunakan pada masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah. Tanaman ini umumnya digunakan untuk meningkatkan rasa pada masakan seperti sup, salad, dan resep masakan berbahan ikan. Selain penggunaannya pada banyak masakan, daun peterseli mengandung nutrisi yang melimpah dan memiliki beragam manfaat kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung dan ginjal. Artikel ini akan membahas bagaimana daun peterseli dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda. 

Manfaat daun peterseli bagi kesehatan jantung

Kondisi kesehatan jantung seperti serangan jantung dan stroke merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia. Diet yang tidak sehat, kurangnya aktivitas atau olahraga, merokok, dan asupan alkohol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung. Daun peterseli mengandung senyawa tanaman, termasuk antioksidan karotenoid, yang telah diteliti memiliki manfaat kesehatan jantung dengan cara mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Misalnya, diet kaya carotenoid telah terbukti mampu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti peradangan kronis, dan juga tekanan darah tinggi serta kadar kolesterol (jahat) LDL. 

Studi populasi juga mengindikasikan bahwa diet yang tinggi karotenoid dapat mengurangi risiko penyakit jantung seperti penyakit arteri koroner. Daun peterseli juga mengandung vitamin C, antioksidan kuat yang memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah studi pada lebih dari 13 ribu orang menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam kadar yang tinggi memiliki pengurangan risiko penyakit jantung yang signifikan apabila dibandingkan dengan mereka dengan asupan vitamin C rendah. 

Membantu menjaga kesehatan ginjal

Ginjal Anda adalah organ tubuh penting yang terus menerus menyaring darah dan membersihkan kotoran serta air berlebih, untuk kemudian dibuang dari dalam tubuh lewat air seni. Terkadang, saat urin menjadi terkonsentrasi, sisa-sisa tumpukan mineral dapat terbentuk dan menyebabkan sebuah kondisi menyakitkan yang disebut batu ginjal. Sebuah studi pada tikus yang menderita batu ginjal menunjukkan bahwa mereka yang dirawat menggunakan daun peterseli memiliki penurunan ekskresi protein dan kalsium urin, serta peningkatan PH urin dan buang air kecil dibandingkan dengan kelompok yang terkontrol. 

Daun peterseli juga menunjukkan memiliki sifat anti peradangan karena kandungan antioksidannya yang melimpah, yang terdiri dari flavonoid, karotenoid, dan vitamin C. Daun peterseli juga dapat menjaga kesehatan ginjal Anda dengan menurunkan tekanan darah tinggi, yang mana merupakan faktor risiko utama penyakit ginjal. Daun peterseli juga mengandung nitrat, yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar serta menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian mengindikasikan konsumsi makanan yang tinggi nitrat dapat membantu menjaga level tekanan darah yang sehat. 

Sifat anti-peradangan dalam daun peterseli, bersamaan dengan kemampuannya dalam mengatur pH urin dan mengurangi tekanan darah, dapat membantu menjaga ginjal tetap sehat dan mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Namun, penting untuk diingat bahwa daun peterseli mengandung oksalat yang tinggi, sebuah senyawa yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Namun, para ahli kesehatan merekomendasikan hanya orang-orang yang memiliki hyperoxaluria, dikarakterisasikan dengan pengeluaran oksalat berlebih lewat air seni, yang perlu membatasi konsumsi oksalat setiap harinya. 

Kaya akan kandungan antioksidan dan nutrisi seperti vitamin A, C, dan K, membuat daun peterseli sangat bermanfaat untuk meningkatkan gula darah dan mendukung kesehatan jantung, ginjal, dan tulang. Daun peterseli juga sangat versatile, dapat ditambahkan pada berbagai jenis masakan yang Anda sukai, seperti sup, salad, spaghetti, hingga saus.

Read More

Penglihatan Terancam karena Macam-macam Penyakit Retina

Penyakit mata yang bisa sangat memengaruhi penglihatan bukan hanya rabun ataupun katarak dan glaukoma. Nyatanya banyak jenis penyakit retina mata yang bisa memengaruhi kondisi penglihatan Anda. Rata-rata pula, penyakit yang terjadi di retina mata dinilai cukup gawat mengingat fungsi bagian mata yang satu ini sangat penting.

penyakit retina

Retina sendiri merupakan bagian mata yang berfungsi mengirimkan bayangan yang ditangkap mata untuk  kemudian ditransfer ke bagian otak guna bisa memperoleh gambar yang jelas. Jika retina terganggu, Anda akan sulit menentukan bayangan yang sedang Anda lihat. Keburaman sampai tidak mampu melihat sama sekali akhirnya menjadi risiko yang semakin jelas terjadi jika Anda terkena penyakit retina.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit retina yang mesti Anda waspadai. Pasalnya, berbagai penyakit di bawah ini sangat mengancam penglihatan Anda dan membutuhkan pengananan medis segera guna meminimalkan risiko keparahannya.

  1. Ablasi Retina

Jenis penyakit retina yang satu ini awa mulanya terjadi karena adanya cairan di bawah retina. Cairan tersebut menimbulkan risiko retina menjadi tersobek. Retina pun menjadi terangkat dan berpindah posisi dari tempat normalnya. Ablasi retina pada tahap awal akan membuat jaringan parut yang memberikan pandangan berbayang pada penderitanya. Namun jika sudah tahap parah, abalasi retina bahkan bisa mengakibatkan kebutaan yang bersifat permanen.

  • Lubang Makula

Retina bisa mengalami cacat yang umumnya terjadi di bagian belakang mata atau macula. Cacat yang dimaksud di sini dapat berbentuk lubang kecil di bagian retina sehingga membuat pandangan penderitanya menjadi tidak fokus dan berbayang. Umumnya, lubang makula pada retina terbentuk akibat adanya cedera yang dialami mata.

  • Deregenerasi Makula

Deregenrasi manula merupakan penyakit retina yang menyebabkan hilangnya penglihatan sentral. Penderita penyakit ini terjadi karena menurunnya fungsi bagian tengah retina sehingga menimbukan penglihatan yang samar sekaligus menimbulkan titik buta. Deregenerasi makula sangat berhubungan dengan usia. Orang-orang dengan usia di atas 55 tahun lebih rentan terkena masalah penglihatan yang satu ini.

  • Retinitis Pigmentosa

Penyakit retina ini merupakan masalah gangguan penglihatan yang membuat fungsi fotoreseptor di retina menjadi berkurang dari waktu ke waktu. Merupakan jenis penyakit genetik, penderita yang terkena retinitis pigmentosa bisa kehilangan kemampuan melihat dari samping dan ketika malam hari. Sementara di luar kondisi tersebut, penglihatan penderita juga akan buram.

  • Retinopati Diabetik

Bagi penderita diabetes, ada suatu penyakit retina yang rentan diidap, yakni retinopati diabetik. Masalah penglihatan yang satu ini disebabkan adanya komplikasi diabetes yang menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah retina. Kerusakan tersebut membuat pandangan penderita menjadi kabur karena kondisi retina yang membengkak.

  • Floaters

Pernahkan Anda cenderung melihat bintik-bintik kecil dalam penglihatan Anda? Jangan dianggap remeh sebab kondisi tersebut merupakan jenis penyakit retina yang dikenal sebagai floaters. Kondisi gangguan penglihatan ini terjadi karena zat jeli yang dibentuk di mata mendadak menjadi lebih cair dan membentuk bayangan pada retina. Awal mulanya bintik-bintik yang Anda lihat akibat floaters hanya berupa titik kecil, namun bisa semakin membesar dan sangat mengganggu penglihatan secara menyeluruh jika dibiarkan lebih lama.

  • Retinopati Prematur

Anak yang terlahir prematur memiliki risiko terkena retinopati prematur. Ini merupakan penyakit retina yang disebabkan tidak sempurnanya perkembangan pembuluh darah di bola mata yang menyebabkan pendarahan pada retina. Pendarahan yang terjadi awalnya mungkin tidak terasa mengganggu penglihatan, namun risiko masalah penglihatan semakin terbuka lebar jika mata sedikit terkena cedera ataupun ketika seseorang tersebut terserang penyakit kronis lain.

*** Penglihatan yang terganggu tentu juga bisa sangat mengganggu aktivitas Anda. Karena itu, jika Anda merasakan gejala gangguan penglihatan, cobalah segera berkonsultasi ke dokter. Jangan-jangan gejala yang Anda rasakan tersebut merupakan jenis penyakit retina yang bisa semakin parah dari waktu ke waktu.

Read More

Apa Saja Makanan Pencegah Penyempitan Jantung?

Sebagai organ yang berkewajiban memompa darah, jantung memegang posisi vital. Sayangnya, banyak sekali risiko kesehatan yang mengintai jantung, salah satu di antaranya adalah penyempitan jantung.

Masalah penyempitan jantung amat mengganggu kerja jantung dalam serangkaian sistem peredaran darah. Pasalnya, penyempitan memungkinkan sirkulasi atau perjalanan darah dari dan ke jantung tidak lancar.

Sebenarnya, penyempitan jantung atau yang dalam istilah medis dikenal dengan aterosklerosis bukanlah kondisi yang menggambarkan fisik atau kinerja jantung menjadi sempit atau lemah.

Masalahnya bukan pada organ jantung, tetapi di pembuluh darah. Pembuluh darah di area jantung menyempit karena penumpukan lemak atau plak. 

Penumpukan plak menyebabkan aliran darah dan pasokan oksigen ke organ-organ vital terganggu sehingga berpotensi menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi tubuh. Oleh karenanya, pastikan Anda mengetahui apa-apa saj ayang bisa menyelamatkan Anda dari kemungkinan penyempitan jantung.

Satu di antara berbagai upaya itu adalah menjaga pola konsumsi makanan. Di bawah ini ada beberapa makanan yang diyakini mampu mencegah seseorang dari penyempitan jantung:

  • Kacang-kacangan

Penelitian internasional menemukan mereka yang mengonsumsi lentil atau kacang-kacangan yang baik, memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Lentil mengurangi tekanan darah tinggi dan kaya magnesium, kalium, dan protein yang semuanya mengurangi plak di arteri.

Sementara itu, kacang almond mengandung sterol tumbuhan dalam jumlah besar yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat sehingga bisa digunakan untuk mencegah penyempitan jantung. Sebuah studi Universitas Toronto menemukan, mereka yang mengonsumsi almond mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 28%.

  • Bermacam Sayuran

Brokoli dikemas dengan serat yang bermanfaat bagi kesehatan jantung secara keseluruhan. Sayuran silangan, seperti brokoli, kembang kol, dan kubis, telah terbukti secara khusus membantu mencegah arteri yang tersumbat dan melindungi dari penyakit pembuluh darah.

Tidak berhenti di brokoli, selada, bit, kangkung, dan bayam juga merupakan sumber nitrat yang kaya. Selama pencernaan, senyawa itu diubah menjadi gas penting yaitu nitrat oksida, yang membuat arteri menahan kontraksi, plak, dan pembekuan darah, sehingga stroke, penyempitan jantung, hingga serangan jantung tidak dapat terjadi.

  • Ikan dengan Kandungan Omega 3 Tinggi

Ikan memiliki lemak sehat atau dikenal sebagai lemak tak jenuh. Sering mengonsumsi ikan dikaitkan dengan rendahnya risiko serangan jantung. Asam lemak omega 3 pada ikan terbukti mengurangi kadar trigliserida dan mencegah risiko kematian jantung.

Ikan sarden juga kaya akan asam lemak omega 3 yang menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Sarden juga meningkatkan kolesterol baik dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

  • Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu makanan terbaik untuk mengurangi plak arteri dan tekanan darah. Penelitian telah menemukan, bawang putih mengandung enzim yang disebut angiotensin yang bisa menghindari seseorang dari penyempitan jantung.

Sebuah penelitian juga menemukan, mereka yang menderita masalah plak melihat pengurangan 50% penumpukan plak saat mengambil ekstrak bawang putih setiap hari dalam bentuk pil.

  • Biji-bijian

Serat makanan yang ditemukan dalam biji-bijian membantu meningkatkan kadar kolesterol darah dan melindungi diri dari berbagai penyakit. Diet dengan banyak biji-bijian utuh terkait dengan dinding arteri karotis yang lebih tipis.

Arteri ini bertanggung jawab untuk mengantarkan darah ke otak seseorang. Penebalan arteri karotid bisa menyebabkan penumpukan aterosklerosis dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebuah studi pada 2006 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food membuktikan, biji wijen baik untuk aterosklerosis atau penyempitan jantung. Biji wijen mengandung asam lemak yang mencegah kolesterol jahat, trigliserida dan kolesterol darah.

  • Buah-buahan

Terakhir adalah buah-buahan. Ada banyak buah yang bisa digunakan untuk penyempitan jantung. Salah satunya adalah delima. Buah ini terbukti membersihkan arteri yang tersumbat dan meningkatkan aliran darah. Hal ini disebabkan tingginya tingkat antioksidan dari delima yang bisa melawan radikal bebas dan merangsang produksi oksida nitrat dalam darah.

Ada pula alpukat yang kaya akan kalium dan kalium. Buah yang kerap dibuat jus ini telah terbukti membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan kalsifikasi pembuluh darah di arteri.

Selain itu ada buah dengan kandungan vitamin C yang kaya seperti jeruk dan lemon. Jeruk Vitamin C memiliki peran yang kuat dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Flavonoid yang terkandung pada buah jeruk dapat membantu melindungi dinding arteri. Sementara lemon sangat baik untuk mengurangi kadar kolesterol dan mencegah kerusakan oksidatif pada arteri.

***

Itulah beberapa makanan yang bisa digunakan sebagai upaya seseorang mencegah penyempitan jantung. Dengan memakan makanan yang direkomendasikan tersebut, diharapkan sirkulasi atau peredaran tubuh seseorang tetap lancar, sehingga organ-organ di dalam tubuh, termasuk jantung bisa terjaga kesehatannya.

Read More

4 Hal Ini Tanpa Disadari Menyebabkan Abrasi Kornea

Salah satu bagian mata yang berperan penting, namun rentan terhadap kerusakan adalah kornea. Apabila organ ini mengalami gangguan, maka penglihatan akan menjadi buram atau bahkan gelap sama sekali. Bagian ini hanya berupa lapisan tipis dan bening, namun keberadaanya sangat penting dalam memfokuskan cahaya dari objek penglihatan agar dapat terlihat jelas oleh mata. Lapisan kornea bisa saja mengalami luka atau goresan karena beberapa hal yang disebut dengan abrasi kornea, sehingga penglihatan menjadi terganggu.

4 Penyebab Abrasi Kornea yang Sering Diabaikan

Abrasi kornea adalah suatu kondisi di mana terdapat luka atau goresan pada lapisan kornea mata, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan perih pada mata. Beberapa kebiasaan ini seringkali dilakukan dan tanpa disadari bisa menyebabkan abrasi kornea, yaitu :

  • Mengucek mata terlalu kuat.

Hampir setiap orang pernah mengucek mata, baik itu saat mata gatal, mengantuk, terkena air saat cuci muka, dan ketika bangun tidur. Apabila kegiatan ini dilakukan terus-menerus apalagi mengucek mata dengan kuat, maka dapat memicu kerusakan mata, salah satunya pada kornea. Hal ini karena bisa saja jari tangan menyentuh bola mata, sehingga mengenai lapisan korna. Akibatnya, kornea mata menjadi luka dan mengalami abrasi kornea. Jika kornea mata luka, penglihatan akan terganggu, pada tingkat yang lebih parah bisa menyebakan kebutaan. Oleh sebab itu, jangan terlalu sering mengucek mata terlalu kuat, ya.

  • Menggunakan lensa kontak yang tidak sesuai dan kotor.

Kontak lensa adalah alternatif pengganti kacamata untuk membantu penglihatan seseorang yang telah mengalami gangguan, seperti rabun dekat dan rabun jauh. Tidak sedikit pula yang menggunakan kontak lensa hanya untuk memperindah penampilan. Penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai dan kotor dapat menyebabkan mata mengalami abrasi kornea, karena memicu rasa nyeri atau perih yang hebat. Maka dari itu, sebelum menggunakan lensa kontak, ada baiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk menemukan lensa kontak yang sesuai dengan kondisi mata. Pemeriksaan ini perlu dilakukan untuk mencegah risiko infeksi dan komplikasi alergi terhadap kontak lensa.

  • Mata terkena benturan oleh benda tertentu.

Pada kondisi tertentu, bisa saja tanpa disadari mata terkena benturan dari benda-benda kasar atau tajam, seperti pena, ranting pohon, ataupun jari tangan. Jika benturan yang mengenai mata sangat keras dan menyentuh bagian dalam mata, maka dapat memicu terjadinya abrasi kornea. Hal ini karena lapisan pertama pada bagian dalam mata yang akan terluka adalah kornea, yang sekaligus bertindak sebagai perisai mata saat mendapat serangan dari luar. Oleh sebab itu, jika mata Anda terkena benturan sangat keras hingga menimbulkan rasa perih, maka segera ambil kain bersih untuk melindungi mata dan cuci mata dengan air bersih dan mengalir. Apabila rasa sakit masih berlanjut, maka lakukan pemeriksaan ke dokter untuk ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat.

  • Sering terpapar oleh polusi atau zat kimia.

Umumnya, orang-orang yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan lebih mudah terpapar oleh polusi, seperti debu, asap rokok, asap pabrik, maupun asap kendaraan. Lama-kelamaan, mata berisiko tinggi mengalami abrasi kornea. Bila Anda merupakan seorang pekerja pabrik atau laboratorium yang rentan terhadap paparan senyawa kimia, gunakanlah APD secara lengkap, terutama kacamata pelindung untuk mencegah gangguan pada mata. Begitu pula dengan pekerja lain yang rutinitasnya di luar ruangan, ada baiknya menggunakan sunglasses atau kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan polusi.

Inilah 4 penyebab yang tanpa disadari dapat memicu kejadian abrasi kornea pada mata. Oleh sebab itu, hindari hal-hal yang dapat mengganggu keselamatan mata Anda. Jika mata mengalami nyeri tak tertahankan hingga penglihatan jadi buram atau gelap, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Read More

Penjelasan Singkat Apa itu Trauma Abdomen

Abdomen atau juga disebut dengan rongga perut merupakan rongga tubuh yang terdapat antara dada dan panggul. Rongga perut ini merupakan tempat bagi semua organ pencernaan, misalnya seperti lambung, usus halus, usus besar, pankreas, hati dan kantung empedu. Di dalam abdomen juga terdapat ginjal dan limpa, jika mengalami cedera akan memunculkan trauma abdomen.

Disebut juga dengan trauma perut, abdomen bisa mengalami cedera atau trauma dengan berbagai tingkat keparahan. Sifat dan berat dari trauma yang muncul juga sangat bervariasi, hal itu tergantung kepada mekanisme dan kekuatan benda yang terlibat. Selain itu, tanda dan gejala penderita trauma perut juga bisa berbeda-beda tergantung dari jenis trauma yang dialami.

Jenis Trauma Abdomen

  • Trauma Tumpul Abdomen

Trauma perut jenis ini terjadi ketika perut mengalami benturan yang diakibatkan beberapa kejadian, seperti kecelakaan lalu lintas, jatuh, cedera ketika berolahraga, kecelakaan kerja hingga pukulan, organ yang paling sering terkena dampak dari benturan yang terjadi adalah limpa dan hati.

  • Trauma Tembus Abdomen

Trauma jenis ini biasanya disebabkan karena adanya robekan rongga perut baik itu dikarenakan karena luka tembak atau luka tusuk. Trauma tembus abdomen yang paling sering terjadi disebabkan oleh pisau, peluru hingga ledakan. Kondisi yang disebabkan akibat benda tajam ini mencederai organ vital dalam abdomen, organ hati menjadi yang paling sering terluka.

Tanda dan Gejala Trauma Perut

  • Gejala Trauma Tumpul

Tanda atau gejala yang ada tidak langsung muncul, diagnosis yang dilakukan termasuk sulit dan memakan banyak waktu. Selain itu, pasien akan merasakan sakit hingga mengalami pendarahan pada saluran pencernaan bagian bawah. Tanda-tanda vital seperti laju denyut nadi, tekanan darah, laju pernapasan tidak stabil dan peradangan lapisan dinding dalam perut.

Jika muncul peradangan lapisan dinding di dalam perut atau juga disebut peritonitis, pada umumnya perit akan terasa kaku. Biasanya akan muncul nyeri pada perut, tetapi nyeri yang muncul juga bisa disebabkan karena cedera lain seperti misalnya fraktur atau patah tulang. Bisa juga karena faktor perubahan sensorik berlebih.

Nyeri yang diakibatkan karena cedera terkadang juga menjalar ke bahu kiri, pasien dengan cedera ginjal bisa mengalami kondisi darah dalam urine atau hematuria. Hasil pemeriksaan tanda vital menunjukkan adanya syok hipovolemik atau juga tekanan darah rendah serta nadi cepat.

  • Gejala Trauma Tembul

Tanda dan gejala trauma tembus abdomen tergantung dari berbagai faktor, misalnya seperti jenis senjata atau benda yang menembus pada perut. Selain itu letak dan besar cedera hingga organ mana yang terluka serta jumlah luka bisa menjadi faktor dari tanda adanya trauma jenis ini, penderita kemungkinan besar akan kehilangan banyak darah hingga pingsan.

Penyebab dan Diagnosa

Penyaebab trauma perut ini pada umumnya dikategorikan berdasar dari mekanisme trauma, trauma tumpul bisa muncul karena pukulan langsung, benturan dengan benda tumpul, tabrakan kendaraan hingga jatuh dari ketinggian. Sementara itu, trauma tembus terjadi karena disebabkan pisau, peluru, ledakan hingga serpihan bom.

Pemeriksaan awal trauma abdomen dilakukan dengan menggunakan metode ABCDE (Airway, Breathing, Circulation, Disability, Exposure) yang meliputi beberapa langkah. Berikut ini beberapa langkah-langkah dari pemeriksaan awal trauma perut.

  • Melihat tanda vital, seperti pernapasan, sirkulasi darah dan ada tidaknya sumbatan pada saluran napas.
  • Memperhatikan tingkat kesadaran, tujuannya untuk mendeteksi gangguan saraf. Setelah itu memeriksa lokasi luka dan semua permukaan tubuh.
  • Perhatikan jenis senjata atau benda yang membentur perut dan perhatikan jumlah dari banyak darah yang hilang.
Read More

Menyiasati Kelebihan Asam Laktat dan Ubah Jadi Berharga

Olahraga atau aktivitas fisik memang jadi kebutuhan setiap manusia agar tubuh senantiasa bugar. Namun, di sisi lain, semua itu justru bisa berdampak negatif jika tak sesuai dengan yang seharusnya. Salah satu efek negatif yang mungkin timbul dari kelebihan intensitas olahraga atau aktivitas fisik adalah penumpukan asam laktat di otot maupun aliran darah.

Asam laktat merupakan hasil metabolisme karbohidrat tanpa menggunakan oksigen (metabolisme anaerob). Proses produksinya terjadi di dalam sel otot saat suplai oksigen tidak mencukupi untuk menunjang produksi energi. Penumpukan ini dapat muncul karena tubuh kekurangan oksigen untuk memecah glukosa di darah.

Nah, kondisi itulah yang pada akhirnya justru menyebabkan munculnya rasa pegal atau linu, alih-alih energi saat seseorang melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang berat. Selain itu, gejala seperti muntah, rasa lemah, keram otot, kesemutan, mati rasa, hingga napas pendek, dapat terjadi. Pada tahap yang lebih parah disertai gejala yang terus-menerus, Anda berisiko mengalami keadaan yang disebut asidosis laktat.

Bagaimana Cara Menyiasati Kelebihan Asam Laktat?

Merendam kaki atau bahkan seluruh tubuh di dalam air hangat setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat telah sejak dahulu kala telah diamini dapat membantu mengurangi rasa pegal dan nyeri otot.

Meski tidak diresmikan sebagai terapi atau pengobatan tradisional, cara ini terbukti ampuh mengatasi penumpukan asam laktat. Alasannya sederhana, air panas bisa memperlancar aliran darah, sementara aliran darah yang lancar akan membuat asam laktat yang menumpuk di otot kaki mudah larut dalam darah dan dibuang oleh tubuh.

Namun, yang perlu diperhatikan saat berendam air hangat adalah suhu dari air tersebut. Suhu air tidak boleh lebih dari 70 derajat untuk mencegah terjadi luka bakar.

Tak hanya itu, di Indonesia hal-hal tradisional seperti pijat dan urut juga telah dilakukan secara turun-temurun. Setelah perkembangan ilmu pengetahuan terjadi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode urut juga dipercaya dapat menjadi alternatif untuk mengurangi pegal-pegal. Bahkan dari sebuah penelitian, sebanyak 48% sampel mengakui bahwa dengan diurut pegal-pegal menjadi berkurang.

Lebih lanjut, untuk menunjang semua upaya di atas, dunia medis juga menganjurkan konsumsi multivitamin yang mengandung kalium dan magnesium aspartate. Multivitamin yang mengandung nutrisi-nutrisi itu tidak hanya mampu mengatasi pegal atau linu akibat penumpukan asam laktat. Zat-zat tersebut ternyata juga mampu mengubah asam laktat berlebih tadi menjadi energy yang dibutuhkan oleh tubuh.

Cari multivitamin yang mengandung vitamin  B1, B6, B12, vitamin E, serta mineral, kalium, dan magnesium yang dapat membantu memelihara kesehatan untuk menjaga kondisi tubuh. Aneka vitamin tersebut juga dapat membantu mengatasi rasa lelah, pegal, dan kram kesemutan.

Sedangkan kalium dan magnesium aspartat dapat membantu memelihara kesehatan untuk mengurai asam laktat (penyebab pegal-pegal dan otot kaku) yang menumpuk di otot untuk diubah menjadi energi.

Magnesium merupakan salah satu jenis mineral makro, yang diperlukan tubuh dalam jumlah besar. Selain mendukung fungsi saraf, magnesium juga diperlukan dalam relaksasi otot. Tak hanya itu, magnesium dibutuhkan untuk meredakan nyeri dan kejang otot, yang sering terjadi akibat penumpukan asam laktat.

Atau jika ingin mendapatkan nutrisi-nutrisi itu langsung dari “sumbernya”, seseorang bisa mengonsumsi sayuran hijau, kacangan-kacangan, dan polong-polongan. Hampir semua produk susu, termasuk yogurt kaya akan magnesium.

Berdasarkan kondisi di atas, yang harus menjadi perhatian adalah pola olahraga atau aktivitas kita sehari-hari. Olahraga memang baik dan amat dianjurkan, tetapi tetap harus mempertimbangkan banyak faktor lain agar tidak terjadi penumpukan asam laktat dan malah memberikan efek negatif terhadap tubuh kita.

Read More

Mengenal Jenis-Jenis Operasi Jantung Bocor

Ketika seseorang mengalami kondisi jantung bocor, operasi jantung bocor menjadi salah satu metode pengobatan yang cukup sering dilakukan. Operasi ini umumnya berupa perbaikan atau penggantian katup jantung yang tidak berfungsi dengan baik.

Di dalam jantung, terdapat katup yang memungkinkan darah untuk mengalir antarbilik di jantung dan terpompa ke seluruh tubuh. Pada kondisi normal, katup akan membuka dan kembali menutup sepenuhnya setelah darah dialirkan. Katup jantung yang tidak berfungsi dengan semestinya akan menyebabkan penyakit jantung bocor.

Jenis-jenis operasi jantung bocor

Umumnya, ada dua pilihan operasi bagi pasien jantung bocor. Pertama, pasien akan menjalani operasi untuk melakukan perbaikan katup yang mengalami kebocoran sedang. Upaya ini sesuai bagi kondisi kebocoran katup yang tidak parah.

Pilihan kedua adalah operasi penggantian katup jantung. Operasi penggantian dilakukan apabila pasien mengalami kondisi kebocoran katup yang cukup parah. Biasanya, katup yang bermasalah akan digantikan dengan katup baru berupa katup mekanik buatan atau dengan katup jaringan.

Terdapat dua jenis operasi jantung bocor dengan metode penggantian katup:

  • Penggantian katup aorta

Katup aorta merupakan katup yang berada di sisi kiri jantung yang berperan sebagai arus aliran keluar. Katup ini menjadi tempat bagi darah untuk mengalir keluar dari ruang pompa utama pada jantung, yaitu ventrikel kiri.

Operasi penggantian katup aorta dibutuhkan apabila terjadi kecacatan pada katup aorta. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah cacat bawaan lahir serta kelainan katup jantung yang tidak bisa membuka atau menutup sepenuhnya di tengah proses pengaliran darah ke seluruh tubuh.

Kelainan katup jantung bawaan lahir yang paling sering terjadi adalah saat katup aorta mengalami kerusakan pada salah satu jaringan. Normalnya, katup aorta terdiri atas tiga bagian jaringan dan disebut dengan trikuspid.

Saat salah satu jaringan mengalami kerusakan, hanya tersisa dua jaringan yang masih berfungsi sehingga seringkali disebut juga dengan kondisi katup bikuspid. Kondisi inilah yang perlu diatasi melalui operasi jantung bocor dengan metode penggantian katup jantung.

Selain itu, ada pula kondisi kesehatan lain yang mungkin akan mempengaruhi seseorang mengalami kelainan pada katup aorta, seperti tekanan darah tinggi, rematik, infeksi katup jantung, dan sindrom marfan.

Pada sebagian besar pasien, operasi penggantian katup aorta mampu meningkatkan kelangsungan hidup secara signifikan.

  • Penggantian katup mitral

Sama seperti katup aorta, katup mitral juga terletak di sisi kiri jantung. Bedanya, katup ini berfungsi sebagai arus aliran masuk bagi darah untuk mengalir dari dari atrium kiri ke ventrikel kiri.

Saat katup tidak bisa membuka atau menutup secara maksimal, pasien akan mengalami gejala jantung bocor. Katup yang tidak berhasil membuka sepenuhnya akan mempersempit ruang bagi darah untuk mengalir masuk. Sementara, katup yang tidak bisa menutup dengan benar akan menyebabkan kebocoran darah kembali ke paru-paru.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan katup mitral mengalami kerusakan. Sama seperti kelainan pada katut aorta, kelainan katup mitral juga bisa disebabkan oleh cacat bawaan lahir.

Melalui operasi jantung bocor, katup mitral akan diganti menggunakan katup buatan yang terbuat dari logam. Setelah katup logam dipasang, pasien harus terus mengonsumsi obat pengencer darah seumur hidup.

Katup buatan berbahan logam bersifat permanen atau akan terus terpasang seumur hidup.

Selain katup buatan, penggantian katup juga bisa dilakukan dengan katup biologis, yaitu dengan menggunakan jaringan tubuh lainnya. Tidak seperti katup logam, katup ini hanya dapat bertahan selama kurang lebih 15-20 tahun.

Operasi jantung bocor biasanya diterapkan pada pasien yang mengalami masalah kebocoran katup jantun yang cukup parah. Meski menjadi cara pengobatan yang paling umum dilakukan, operasi bukanlah satu-satunya upaya untuk mengatasi kondisi jantung bocor. Keputusan tentang pelaksanaan operasi akan ditentukan oleh dokter terkait yang melakukan diagnosa terhadap pasien.

Read More

Gejala dan Penyebab Kanker Mata

Penyakit kanker mata merupakan keadaan di mana sel-sel para organ mata atau jaringan di sekitarnya tumbuh secara cepat. Selain cepat jaringan ini tumbuh tidak terkendali, memiliki sifat yang ganas dan bisa menyebar ke organ tubuh lainnya. Pada saat tumbuh dan menyebar, sel-sel kanker ini bisa merusak sel-sel normal yang terdapat di sekitarnya.

Kondisi ini memang jaran terjadi dan dialami seseorang, penyakit ini bisa terjadi pada tiga bagian utama mata di antaranya, bola mata (globe), orbita (jaringan yang mengelilingi bola mata), dan aksesoris mata bisa seperti alis, kelenjar mata hingga kelopak mata. Kanker pada indra penglihatan mata ini bisa berasal dari sel organ tersebut atau bagian tubuh lain yang menyebar.

Penyebab Kanker Mata

Seperti yang sedikit dijelaskan di atas bahwa kondisi ini bisa berasal dari sel-sel maupun kanker di organ mata atau bagian tubuh lain yang menyebar ke bagian mata. Kanker yang berasal dari bagian mata disebut kanker primer, sementara kanker dari organ lain disebut dengan sekunder, selain itu terdapat pula hal-hal yang menyebabkan kondisi ini muncul.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kanker yang menyerang indra penglihatan, dugaan yang kerap diungkap kanker ini timbul karena mutasi gen yang terjadi pada jaringan mata terutama gen yang mengatur pertumbuhan sel. Namun demikian, berikut beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker ini.

  • Sudah memasuki usia 50 tahun, berkulit putih, memiliki warna cerah seperti biru dan hijau.
  • Keluarga dengan riwayat melanoma inraokular dan punya riwayat tertentu seperti banyak tahi lalat.

Sementara itu banyak penelitian yang menyebabkan bahwa terdapat beberapa hal yang berkaitan dengan munculnya kanker ini. Di antaranya seperti paparan zat kimia berbahaya, paparan cahaya matahari hingga paparan sinar ultraviolet, beberapa kondisi ini bisa berkaitan dengan munculnya kanker pada indra penglihatan.

Gejala Kanker di Mata

Gejala yang dirasakan oleh penderita penyakit ini tergantung pada jenis kanker yang diderita, bisa menyerupai gejala dari kondisi atau penyakit mata lain. Penyakit ini juga bisa tidak menimbulkan gejala apa pun di awal kemunculan, berikut ini beberapa gejala yang bisa menyebabkan kanker tumbuh pada mata.

  • Terdapat bintik gelap pada iris, mengalami gangguan penglihatan.
  • Penyempitan lapang pandang, melihat benda seperti beterbangan.
  • Melihat kilatan-kilatan cahaya, hingga adanya perubahan ukuran bentuk pupil.
  • Strabismus atau juling, hingga salah satu mata terlihat lebih menonjol.
  • Muncul benjolan tepat di permukaan mata, kelopak mata hingga sekitar mata.
  • Mata terasa nyeri, berubah menjadi merah, iritasi hingga konjungtivis.

Gejala salah satu penyakit mata serius dan bisa mengancam nyawa ini tidak spesifik dan menyerupai gejala dari kondisi atau penyakit mata lain. Maka dari itu sangat disarankan seseorang melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami beberapa gejala yang dijelaskan sedikit di atas, terutama ketika gejala ini sudah berlangsung selama dua minggu dan tak kunjung reda.

Pemeriksaan ini dilakukan secara rutin ke dokter dan sangat dianjurkan kepada seseorang yang memiliki faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker mata. Namun, pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan satu tahun sekali agar kanker yang terdapat di mata bisa dideteksi secepat dan sedini mungkin.

Dokter pertama kali akan melakukan tanya jawab mengenai keluhan dan gejala yang dialami pasien, termasuk sejak kapan gejala ini muncul dan apa saja pemicunya. Hingga melihat dari riwayat kesehatan pasien secara umum, dokter juga akan melakukan pemeriksaan mata dengan bantuan alat seperti oftalmoskop, lampu cerah (sit lamp) hingga gonioskopi lensa.

Read More

5 Alasan Kamu Wajib Introspeksi Diri

Manusia selama hidup pasti akan mendapatkan proses belajar yang tiada akhir. Meskipun sudah menempuh pendidikan tinggi, tetap saja harus membuka diri untuk mendapatkan masukan-masukan yang baik untuk ditanamkan di dalam diri. Salah satu hal yang bisa mendukung hal itu ialah introspeksi diri. Ketika kaki melangkah dan pergi ke berbagai tempat yang berbeda, kita akan menemukan banyak hal asing atau tidak biasa. Disanalah, kesempatan belajar dan memahami banyak hal terbuka lebar. Kultur dan kebiasaan yang beragam mengajarkan hal-hal baru.

Sebaik apapun dirimu, pasti akan banyak bertemu dengan kekhilafan, terutama untukmu yang memiliki banyak petualangan. Banyak dunia yang direguk, banyak hal yang disaksikan. Otak dan saraf akan merespon variasi situasi demi bertahan. Sudah sewajarnya, kesalahan ringan atau berat terjadi. Namun, kebijaksanaan harus mengalahkan segalanya. Siapkan diri untuk instrospeksi secara rutin atau sesuai momentum. Berikut alasannya.

1. Perubahan baik pada dirimu berlangsung lebih cepat

Jika introspeksi berlangsung setiap hari, semakin banyak kebiasaan negatif yang akan berkurang. Itu sebabnya, kamu harus bisa membuat jadwal rutin untuk introspeksi. Pokoknya, jangan merasa dirimu selalu benar tanpa cela. Pemikiran seperti itu justru membunuh secara perlahan.

2. Dapat teguran dari pihak lain sesungguhnya kurang nyaman

Pernahkah kamu ditegur oleh orang lain atas kesalahan atau khilafmu? Atau justru terjadi cukup sering sejauh ini? Sejatinya, hal itu tidak masalah. Malahan, itu bagus selama kritiknya berlangsung objektif. Hanya saja setiap orang kemungkinan mengakui ada rasa tidak nyaman kala kesalahan kita ditegur. Meskipun teguran itu halus atau kasar, biasanya efeknya tidak jauh berbeda. Namun, menyikapi ini diperlukan hati yang besar. Anggaplah teguran itu sebagai masukan yang tepat untuk perbaikan dirimu. Nah, sebelum kamu merasa risih, introspeksilah terlebih dahulu.

3. Pikiran positif senantiasa menyertaimu

Mau tidak mau, introspeksi akan senantiasa berpasangan dengan cara berpikir positif. Sebab, keinginan untuk terus memperbaiki diri lahir dari rahim pemikiran yang baik. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Jika hal positif yang memenuhinya, maka akan menurun ke pancaran pesona diri. Siapa yang tidak mau jadi pribadi yang memesona?

4. Mandiri dan mudah menyesuaikan diri di manapun kamu terdampar

Ketika sudah memiliki sifat mawas diri, kamu tidak akan sulit untuk evaluasi diri. Kepribadian semacam ini akan menumbuhkan kemandirian dalam bersikap. Ketergantungan berkurang dan kamu siap lepas melesat ke tempat lain menuju destinasi. Berpegang dengan sikap intrsopeksi diri tak akan menyulitkanmu melangsungkan kehidupan di distrik lain.

5. Kesuksesan pun akan sangat ingin berteman dengan takdirmu

Orang sukses adalah orang yang suka belajar hal baru, mau membuka diri terhadap perubahan, masukan dan saran, tidak khawatir akan kritikan, menyukai tantangan, dan siap jatuh bangun bekerja keras. Intrsopeksi diri adalah inti dari sifat-sifat tersebut. Lalu, membawamu pada masukkan berkesan dan berharga untuk diterapkan. Kesuksesan tak sekadar rival yang sudah berada di puncak duluan, tapi ia mau mengulurkan tangan dan bersahabat denganmu. Baginya, kamu layak ditemani.

Demikianlah penjelasan mengenai kapan kamu harus mulai introspeksi diri. Siapapun kamu saat ini dan di masa depan, tetaplah introspeksi diri setiap hari. Dengan melakukan introspeksi diri setidaknya kamu bisa makin berkembang ke arah yang lebih baik. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuanmu ya!

Read More

Benarkah Bentuk Hidung Manusia Dipengaruhi oleh Iklim?

Seorang manusia terlahir dengan berbagai bentuk dan ciri yang melekat di tubuhnya. Ini biasa disebut sebagai ciri fisik seseorang. Bagian-bagian di wajah-lah yang paling mudah terlihat perbedaannya, mulai dari mata; mulut; kuping; maupun bentuk hidung manusia. Karena wajah adalah salah satu identitas terpenting seorang manusia, oleh karenanya mereka sangatlah identi.

Bentuk indera penciuman manusia tersebut, secara garis besar, terbagi ke dalam beberapa spesifikasi berdasarkan bentuknya. Bentuk hidung manusia biasa dibedakan dengan mancung atau pesek dan besar atau kecil. Namun, nyatanya ada begitu banyak bentuk hidung manusia di dunia ini.

Bentuk hidung manusia memang “tercetak” lantaran kode genetika atau garis keturunan yang diwarisi oleh orang tuanya. Akan tetapi, tahukah Anda jika iklim di mana manusia lahir dan tinggal dapat memengaruhi bentuk hidungnya?

Ya, sebuah studi terbaru mengungkap dan menyatakan bahwa fenomena itu benar-benar terjadi. Studi yang dimaksud dilakukan oleh para mahasiswa di Pennsylvania State University dan kemudian terbit di PLOS Genetics.

Dari studi tersebut ditemukan bahwa perbedaan bentuk hidung manusia dikatakan berkaitan dengan iklim yang dialami oleh nenek moyang kita. Sebenarnya, temuan ini bukanlah sesuatu yang benar-benar baru. Para peneliti tersebut mengakui bahwa hasil temuannya hanya mendukung teori populer dari tahun 1800-an, yang disebut “Aturan Hidung Thompson”.

Namun, yang menjadi titik perbedaan adalah; pada masa lalu, para ilmuwan hanya melakukan pengukuran bentuk tengkorak untuk menguji keakuratan Aturan Hidung, bukan dari hidung itu sendiri.

Sedangkan studi teranyar ini lebih khusus dalam mendalami dan meneliti hubungan iklim dengan dimensi hidung pada orang yang masih hidup.

Bagaimana Iklim dan Kondisi Lingungan Memengaruhi Bentuk Hidung Manusia?

Teori yang disebut “Aturan Hidung Thompson” diperkenalkan oleh antropolog Inggris dan ahli anatomi, Arthur Thompson. Ia menyatakan bahwa lubang hidung yang lebih luas terbentuk di iklim hangat, sedangkan lubang hidung sempit berevolusi untuk beradaptasi dengan kondisi iklim yang lebih dingin.

Hal ini terjadi lantaran berkaitan dengan salah satu fungsi paling penting dari hidung, yakni untuk menyaring udara sebelum mencapai paru-paru. Mengapa bentuk hidung manusia yang mendiami tempat beriklim topis memiliki lubang hidung yang lebih lebar, besar, terbuka dan bentuk hidung cenderung lebih datar? Teori Thompson menyebut bahwa di daerah tropis, udara cenderung panas dan sudah tidak perlu dijernihkan, sehingga seharusnya tidak ada penghalang ke aliran udara.

Sementara di daerah dingin, hidung sempit akan lebih efektif menghangatkan udara. Karena bentuk lubang hidung yang terbuka lebar memungkinkan massa udara dingin membanjiri saluran udara dan mengiritasi lapisan membran.

Penelitian yang dilakukan oleh Mark D. Shriver dan kawan-kawannya ini dilakukan menggunakan pencitraan wajah 3D, tim peneliti kemudian mempelajari tinggi dan panjang hidung, lebar lubang hidung, juga jarak di antaranya. Pengukuran dilakukan pada 476 relawan berasal dari Asia Selatan, Asia Timur, Afrika Barat, dan keturunan Eropa Utara.

Para peneliti mengukur variasi karakteristik seperti penonjolan ujung hidung, lebar dasar bagian berdaging dari lubang hidung yang disebut ala, dan lebar lubang hidung itu sendiri. Kemudian mereka menerapkan uji statistik guna menentukan kemungkinan pergeseran genetik untuk masing-masing karakteristik.

Hasilnya menuju ke hanya dua sifat yang tampaknya telah dibentuk oleh seleksi alam, antara lebar ala, dan lubang hidung. Peneliti juga menemukan bahwa lebar hidung mereka berkorelasi kuat dengan suhu rata-rata dari lokasi dan kelembaban mutlak.

Pada dasarnya, bentuk hidung manusia yang lebih lebar menjadi bentuk yang lebih umum dalam kondisi iklim hangat, dan daerah lembab. Sementara hidung yang lebih sempit menjadi lebih umum di iklim dingin dan kering.

Tidak heran jika mayoritas bentuk hidung manusia di Indonesia dan negara-negara di Semenanjung Malaya lain, cenderung melebar dan berlubang besar. Hal ini sejurus dengan kenyataan bahwa Indonesia dan negara-negara ASEAN lain memang beriklim tropis.

Read More