Tips Puasa untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat

Puasa untuk ibu hamil memerlukan keseimbangan cairan dan nutrisi yang sangat ketat karena terdapat berbagai perubahan dalam tubuh dalam calon ibu dan adanya Si Kecil yang perlu diperhatikan asupan nutrisinya.

Puasa memang memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Namun, bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, apakah aman untuk kesehatan? Setiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan dan usia janin yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak ada standar yang tetap dalam menentukan boleh atau tidaknya ibu hamil berpuasa saat masa kehamilannya.

Meskipun kontroversi tentang boleh tidaknya ibu hamil berpuasa belum menemukan titik terang, tetapi berpuasa saat sedang mengandung tidak terlalu dianjurkan. Saat berpuasa, tubuh akan memproduksi senyawa keton yang dapat memberikan dampak negative pada calon bayi.

Puasa untuk ibu hamil menimbulkan berbagai risiko yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah masalah kekurangan zat besi, terutama saat trimester ketiga, yang dapat meningkatkan peluang anak mengalami anemia saat ulang tahun pertamanya. Ketika ibu hamil berpuasa, juga bisa mengurangi asupan zat besi untuk buah hati.

Puasa untuk ibu hamil berpotensi untuk menimbulkan berbagai risiko lainnya, seperti:

  • Berat badan yang sedikit lebih rendah dari normal, khususnya saat puasa dilakukan di trimester pertama
  • Akan merasa lemas
  • Melahirkan bayi secara prematur 

Tips menjalankan puasa saat masa kehamilan:

  1. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan

Sebelum menjalankan puasa, sebaiknya Ada berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Tanyakan kepada dokter apakah kondisi kehamilan Anda memungkinkan untuk menjalankan puasa. Setelah itu, dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan tahap kehamilan untuk menentukan apakah tubuh Anda bisa untuk berpuasa atau tidak.

Ibu hamil dengan komplikasi kesehatan, seperti diabetes gestasional dan anemia, kemungkinan tidak dianjurkan untuk berpuasa saat masa kehamilan.

  • Perhatikan asupan nutrisi ibu hamil berpuasa

Ibu hamil yang menjalankan berpuasa dengan nutrisi yang sesuai tidak menyebabkan dampak ke pertumbuhan janin yang ada dalam rahim dan waktu kelahiran. Selain itu, ibu hamil yang berpuasa pada trimester pertama kehamilan berisiko 1,5 kali lebih besar untuk mempunyai bayi dengan berat badan rendah dibandingkan ibu yang tidak berpuasa.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa. Berikut tips agar nutrisi ibu hamil terpenuhi:

  • Konsumsi sumber karbohidrat yang berasal dari nasi, mie, kentang, protein hewani, protein nabati, sayuran dan buah-buahan saat berbuka puasa dan sahur
  • Perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan (5 porsi perhari)
  • Kurangi makanan yang kadar gulanya tinggi
  • Perbanyak asupan cairan yang berasal dari air putih, susu dan jus buah
  • Kurangi konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda
  • Batasi aktivitas saat berpuasa

Selain asupan makanan, bagi ibu hamil yang berpuasa juga perlu mengurangi aktivitas agar tidak mengalami kelelahan. Anda perlu beristirahat beberapa jam di siang hari untuk membantu dalam mempertahankan energi saat puasa.

Setelah masa berpuasa selesai, ibu hamil harus kembali ke rutinitas awal dengan mengonsumsi nutrisi dan kalori yang dibutuhkan, serta berolahraga ringan, seperti berjalan dan yoga, untuk membantu memperpendek durasi persalinan, mengurangi risiko kehamilan sesar dan diabetes gestasional.

Read More

Colonoscopy

Jika pasien mengalami masalah pada bagian perut, salah satu cara untuk memeriksa kondisi di bagian perut adalah colonoscopy. Colonoscopy merupakan cara yang dilakukan dokter untuk mendeteksi jika pasien mengalami perubahan atau abnormalitas pada usus.

Colonoscopy dilakukan dengan benda yang disebut sebagai kolonoskop. Kolonoskop terdapat selang fleksibel dilengkapi dengan kamera. Benda tersebut akan dimasukkan ke anus pasien untuk dipantau melalui layar jika pasien terindikasi mengalami masalah pada bagian usus.

Alasan Colonoscopy Perlu Dilakukan

Ada baiknya dokter menggunakan metode colonoscopy untuk membantu pasien karena alasan berikut:

  • Colonoscopy dapat mendeteksi lebih cepat kanker usus besar yang terjadi pada pasien.
  • Colonoscopy dapat mengetahui jika pasien mengalami kekambuhan pada perut atau tidak.
  • Colonoscopy dapat mencari tahu penyebab yang memungkinkan terjadi pada sistem pencernaan berupa nyeri pada perut, diare, bahkan darah pada tinja.
  • Colonoscopy dapat memberikan keterangan jika pasien perlu didiagnosis karena kondisi perut abnormal.

Orang-Orang Yang Perlu Menjalani Colonoscopy

Colonoscopy penting untuk dilakukan karena dapat membantu orang yang mengalami masalah kesehatan sebagai berikut:

  • Kanker usus besar atau polip.
  • Kanker kolon.
  • Kondisi yang dapat memicu pasien mengalami kanker usus besar.
  • Orang yang memiliki kondisi serius pada sistem pencernaan seperti diare kronis dan konstipasi kronis.

Persiapan Untuk Menjalani Colonoscopy

Jika pasien ingin menjalani colonoscopy, ada persiapan yang perlu mereka lakukan. Sebelum mereka menjalani colonoscopy, mereka perlu mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh agar tidak mengganggu hasil pemeriksaan. Pasien dapat mengeluarkan isi perut dengan dua cara. Cara yang bisa dilakukan antara lain:

  • Diet khusus

Pasien perlu menjalani diet khusus dengan tidak makan atau puasa selama persiapan colonoscopy, namun mereka tetap diperbolehkan untuk minum air mineral, sup kaldu, atau teh tanpa penambah rasa.

Selain itu, pasien sebaiknya tidak minum cairan berwarna merah seperti sirup supaya tidak terjadi kesalahpahaman jika dokter memeriksa bagian usus pasien. Dokter mungkin mengira jika cairan tersebut adalah darah.

  • Obat pencahar

Obat pencahar atau lebih umum disebut sebagai laksatif, adalah cara lain yang bisa digunakan pasien untuk membuang kotoran dari perut dalam bentuk pil atau cairan. Pasien sebaiknya gunakan laksatif dalam waktu dekat, sebelum melakukan colonoscopy.

Selain dalam kemasan pil atau cairan, pasien bisa menggunakan obat pencahar melalui anus. Hal ini disebut sebagai enema. Enema bisa dibeli di apotek. Dokter juga sering menggunakan enema dalam proses pemeriksaan karena lebih efektif dari obat pencahar biasa.

Di sisi lain, pasien sebaiknya konsultasikan metode ini dengan dokter. Metode ini belum tentu berhasil sepenuhnya karena beberapa obat bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan colonoscopy. Contoh obat yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan tersebut adalah obat diabetes, obat hipertensi, obat penyakit jantung, obat pengencer darah, dan suplemen yang mengandung zat besi.

Prosedur Colonoscopy

Setelah pasien mengosongkan perut melalui cara yang disebutkan di atas, pasien dapat memulai colonoscopy. Proses ini memakan waktu antara 30 menit sampai satu jam. Prosedur-prosedur yang pasien perlu lakukan selama menjalani colonoscopy adalah sebagai berikut:

  • Pasien diminta untuk ganti pakaian dengan pakaian rumah sakit.
  • Dokter akan meminta pasien untuk berbaring di meja pemeriksaan dengan posisi miring dan kedua lutut pasien menempel pada dada.
  • Agar pasien merasa rileks, pasien akan dibius dalam bentuk pil atau suntikan.
  • Setelah pasien tidak menyadarkan diri, dokter akan memasukkan kolonoskop ke dalam anus. Dokter juga dapat memompa karbondioksida ke usus besar supaya dapat memberikan ruang untuk kolonoskop dan memantau perkembangan colonoscopy.
  • Dokter akan mengambil sampel berupa gambar selama pemeriksaan berlangsung.
  • Setelah dokter selesai melakukan colonoscopy pada pasien, dokter akan mengeluarkan kolonoskop dari tubuh pasien. Ketika pasien sadar, pasien akan mengalami kram pada perut dan merasa ingin buang air besar.

Hasil Colonoscopy

Setelah pasien selesai melakukan colonoscopy, mereka nanti akan mendapatkan hasilnya. Pasien bisa saja mendapatkan hasil colonoscopy yang normal (negatif) atau tidak normal (positif). Dokter menemukan polip pada usus besar atau jaringan abnormal sehingga mempengaruhi hasil pemeriksaan.

Pasien yang mengalami polip pada usus besar bukan berarti akan mengalami kanker. Namun, pasien tetap memiliki risiko yang meliputi tumor ganas. Oleh karena itu, dokter akan mengatasi masalah ini dengan mengambil sampel jaringan polip pasien yang kemudian akan diperiksa di laboratorium.

Jika pasien mendapatkan hasil positif setelah melakukan pemeriksaan colonoscopy, mereka bisa melakukan colonoscopy lagi. Metode colonoscopy yang dilakukan terhadap pasien belum tentu memberikan hasil yang baik.

Read More

Manfaat dan Efek Samping Rontgen Dada

Pemeriksaan sinar-X merupakan alat pencitraan yang digunakan dunia medis di seluruh dunia. Sejak pertama kali digunakan untuk memeriksa tulang 100 tahun yang lalu, pemeriksaan sinar-X sudah menyelamatkan banyak nyawa dan membantu menemukan banyak penemuan. Pada dasarnya, sinar-X terjadi secara alami dari radiasi elektromagnetik. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan menunjukkan kekhawatiran mereka tentang implikasi kesehatan dari sinar-X. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah manfaat yang didapatkan dari pemeriksaan sinar-X, seperti rontgen dada misalnya, sebanding dengan risiko kesehatan yang mungkin dapat ditimbulkan? Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Apa sesungguhnya sinar-X yang digunakan saat rontgen dada?

Tindakan rontgen dada menggunakan sinar-X sebagai alat untuk memproduksi gambar jantung, paru-paru, pembuluh darah, saluran pernapasan, dan tulang yang ada di dada dan tulang punggung. Saat Anda pergi ke dokter karena memiliki keluhan berupa sakit dada atau sesak napas, biasanya Anda akan mendapatkan pemeriksaan sinar-X. Gambar yang dihasilkan dari tindakan pencitraan tersebut akan membantu dokter untuk memutuskan apakah Anda memiliki penyakit jantung, masalah paru-paru, pneumonia, tulang rusuk yang patah, empisema, kanker, dan kondisi kesehatan lain. Namun, apa sesungguhnya sinar-X yang digunakan dalam tindakan rontgen dada?

Sinar-X pertama kali dideskripsikan oleh Wilhelm Rontgen. Beberapa minggu setelah dirinya menemukan bahwa kita bisa menggunakan sinar-X tersebut untuk melihat tulang, sinar-X digunakan untuk kepentingan medis, dengan orang pertama yang mendapatkan pemeriksaan sinar-X adalah Eddie McCarthy pada tahun 1986 akibat terjatuh saat berselancar. Semua orang di muka Bumi mendapatkan paparan radiasi dalam jumlah tertentu. Benda-benda radioaktif ditemukan secara alami di udara, tanah, air, bebatuan, dan tanaman. Sumber radiasi alami terbesar untuk manusia adalah radon. Sebagai tambahan, Bumi secara terus-menerus mendapatkan paparan radiasi kosmik, termasuk sinar-X. Sinar tersebut tidak membahayakan, tetapi tidak bisa dihindari. Radiasi dalam kadar yang rendah hampir tidak menimbulkan efek yang berarti.

Manfaat sinar-X dalam dunia medis

Fakta bahwa sinar-X telah digunakan dalam dunia medis dalam waktu yang lama menunjukkan manfaat yang dibawanya. Meskipun penggunaan sinar-X saja tidak cukup untuk mendiagnosa penyakit atau suatu kondisi, tindakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dalam proses diagnosa. Beberapa manfaat dari sinar-X dalam dunia medis seperti:

  • Non-invasif. Sinar-X dapat membantu mendiagnosa sebuah gangguan medis tanpa harus memeriksa bagian tubuh seseorang secara langsung.
  • Pemandu. Sinar-X dapat membantu tenaga medis saat memasukkan kateter, stent, atau alat lain ke dalam tubuh pasien.
  • Penemuan yang tidak disangka. Sinar-X terkadang bisa menunjukkan fitur atau patologi yang berbeda dari alasan utama gambar pencitraan. Misalnya, infeksi pada tulang, gas atau cairan di area yang seharusnya tidak ada gas ataupun cairan, serta beberapa jenis tumor.

Efek samping sinar-X

Ketika seseorang melakukan rontgen dada, adakah efek samping dari sinar-X bagi kesehatan tubuh? Sinar-X sering dihubungkan dengan meningkatnya risiko kanker. Namun, risiko tersebut sangat rendah dengan efek samping yang singkat. Namun, paparan terhadap level radiasi yang tinggi dan menyebabkan beberapa efek samping, misalnya muntah, berdarah, pingsan, rambut rontok, dan kulit yang mengelupas. Namun sinar-X yang digunakan dalam dunia medis berada dalam dosis radiasi yang rendah sehingga tidak akan memberikan efek samping pada kesehatan mereka yang mendapatkan paparan sinar tersebut. Secara keseluruhan, penggunaan sinar-X untuk melakukan tindakan rontgen dada penting agar mendapatkan diagnosa yang tepat dan akurat. 

Read More

Makan Siang Sehat Jangan Sampai Lupa

Makan siang sehat merupakan waktu makan yang penting bagi semua orang. Makan siang dapat menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga otak serta tubuh dapat bekerja dengan lebih efektif di siang dan sore hari. Makan siang buatan sendiri tidak hanya lezat namun dapat Anda atur sendiri bahan-bahan dan nutrisi apa saja yang bisa Anda tambahkan. Sementara itu, makan siang di kantin ataupun restoran masih dapat mengikuti pola nutrisi yang dibutuhkan apabila Anda memilih menu yang tepat. Survey diet dan makanan menunjukkan bahwa kebanyakan orang perlu mengurangi asupan minyak jenuh, garam, serta gula, dan meningkatkan konsumsi serat, buah, sayur, dan minyak ikan.

Kunci dari makan siang sehat adalah keragaman serta cara mendapatkan keseimbangan makanan yang tepat untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Asupan harian tubuh kita akan kalori dan nutrisi dibagi atas makanan dan camilan yang kita makan dalam satu hari. Salah satu membagi asupan kalori dalam sehari adalah dengan mengonsumsi 20% dari jumlah kalori total saat sarapan, 30% saat makan siang, dan 30% saat makan malam, serta ditambah 20% untuk camilan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, menu makan siang sehat apa saja yang perlu Anda makan? Menu ideal adalah roti gandum utuh, nasi, ataupun pasta. Anda juga perlu menambahkan protein rendah lemak seperti tuna, telur, udang, dan ayam. Penting pula untuk menambahkan banyak sayuran dan buah-buahan seperti apel, tomat ceri, wortel, mentimun, dan juga anggur kering. Jangan lupa minum. Air putih biasa sangat ideal untuk pendamping makan siang Anda. Namun Anda juga bisa menambahkan susu ataupun minuman oat bagi Anda yang menderita intoleransi laktosa.

Tidak Makan Siang Apakah Berbahaya?

Beberapa orang berpikir mereka dapat menjalani hari tanpa perlu makan siang. Namun ada beberapa masalah yang mungkin akan muncul. Tidak makan siang sama seperti Anda sedang menjalankan puasa kecil, dan dapat membuat perut terasa sangat lapar, terutama apabila sarapan Anda kurang. Dalam kondisi ini, tubuh Anda sedang dalam “survival mode”, dan apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda akan merasa sangat lapar dan hanya akan memikirkan makanan. Tentu hal ini dapat mempengaruhi performa Anda saat bekerja.

Bahan bakar eksklusif otak, glukosa, akan terkompromi setelah 4 hingga 6 jam apabila tubuh tidak mendapatkan makanan. Hal ini disebabkan glukosa yang tersimpan di dalam hati sebagai glikogen habis terpakai dalam waktu tersebut. Saat glukosa darah semakin menipis, hati akan merubah glikogen menjadi glukosa dan melepaskannya ke dalam darah. Apabila glikogen terus menipis, tubuh akan menggunakan metode menyediakan energi dengan kurang efektif. Selain itu, apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda mungkin akan makan terlalu banyak ketika ada kesempatan. Hal ini akan membuat Anda kesulitan dalam mengatur berat badan. Mendapatkan makan siang sehat penting agar tubuh terus mendapatkan energi serta nutrisi yang dibutuhkan untuk beraktivitas setiap harinya. Selainsebagai bahan bakar menjalani hari, makan siang sehat juga dapat menjadi kebiasaan sehat Anda apabola ingin mencoba mengurangi berat badan. Obesitas tidak hanya akan mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena beberapa penyakit serius seperti penyakit jantung dan pembuluh darah serta penyakit diabetes tipe 1.

Read More

Apakah Floaters Berbahaya? Gejala dan Penyebab

Pernahkan Anda melihat bitnik-bintik atau titik yang melayang pada bidang penglihatan Anda? Bintik-bintik berwarna hitam atau abu-abu tersebut disebut dengan istilah “floaters”. Floaters tidak menyebabkan rasa sakit atau menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, karena mengganggu penglihatan, floaters dapat mengganggu Anda menjalani aktivitas sehari-hari. Karena floaters berada di dalam cairan mata Anda, floaters akan bergerak mengikuti gerakan mata. Apabila Anda mencoba untuk melihatnya, floaters akan terlihat menjauh. Floaters biasanya muncul ketika Anda melihat sebuah obyek yang terang seperti langit, benda yang memantulkan cahaya, dan kertas kosong. Floaters dapat muncul pada salah satu mata ataupun keduanya. Floaters tidak membutuhkan perawatan karena tidak membahayakan penglihatan. Meskipun demikian, terkadang floaters membuat seseorang kesulitan dalam melihat dan membutuhkan pembersihan untuk mengembalikan penglihatan. Selain itu, floaters dapat menjadi gejala atau tanda-tanda masalah kesehatan, seperti kerusakan pada retina.

Gejala floaters

Gejala utama munculnya floaters pada mata adalah munculnya obyek-obyek aneh tertentu pada bidang penglihatan seseorang. Floaters dapat muncul dlam bentuk yang berbeda-beda, seperti titik atau bintik berbayang, garis kecil, lingkaran, bentuk sarang laba-laba, dan bentuk-bentuk tidak teratur lainnya. Floaters juga dapat menyerupai daerah penglihatan yang lebih gelap ataupun lebih terang. Terkadang, daerah yang memiliki floaters akan sedikit terlihat buram atau kabur apabila dibandingkan dengan daerah lain pada bidang penglihatan Anda.

Meskipun berukuran kecil, floaters dapat mengganggu pandangan secara signifikan karena dekat dengan daerah input mata. Salah satu karasteristik floaters adalah ia sering bergerak bolak-balik di bidang pandangan Anda. Mencoba melihat floaters secara langsung akan membuat floaters bergerak menjauh dari penglihatan. Saat seseorang mengistirahatkan mata mereka, floaters akan melayang dengan sendirinya.

Penyebab floaters

Perubahan-perubahan pada daerah mata yang disebabkan faktor usia menjadi penyebab utama kasus floaters. Kornea dan lensa pada mata memusatkan cahaya ke retina di belakang mata. Saat cahaya melewati mata dari depan ke belakang, cahaya akan melewati zat seperti kaca dan berbentuk seperti jelly yang ada di dalam mata. Perubahan-perubahan pada zat tersebut dapat menyebabkan terbentuknya floaters. Hal ini merupakan hal yang wajar dan lumrah terjadi terutama dengan bertambahnya usia yang disebut dengan sinergi vitreous. Vitreous yang tadinya kental menjadi lebih encer dengan bertambahnya usia, dan bagian dalam mata akan dipenuhi serpihan dan endapan. Serat-serat mikroskopis di dalam vitreous juga akan merumpun. Saat cahaya melewati mata, serpihan dan endapan tersebut akan menyebabkan terbentuknya bayangan yang disebut dengan floaters. Selain itu, floaters juga bisa disebabkan oleh hal-hal seperti:

  • Cedera mata. Apabila mata terkena pukulan atau rusak akibat kecelakaan, hal ini dapat menyebabkan terbentuknya floaters.
  • Rabun dekat. Orang-orang yang memiliki gangguan rabun dekat akan sering mengalami floaters. Selain itu, sinergi vitreous juga akan terjadi lebih cepat pada mereka yang menderita rabun dekat.
  • Peradangan. Bengkak atau peradangan pada mata sering menyebabkan infeksi yang berujung pada terbentuknya floaters.
  • Retinopati diabetes. Diabetes dapat merusak pembuluh darah yang menuju retina. Saat pembuluh tersebut rusak, retina mungkin tidak akan bisa menafsirkan gambar dan cahaya yang mengenainya.
  • Endapan. Berbagai macam endapan yang terbentuk di dalam vitreous dapat mengganggu cahaya yang lewat dari bagian depan mata ke bagian belakang.

Floaters tidak memberikan rasa sakit saat terjadi. Namun, segera temui dokter mata Anda apabila floaters menyebabkan sakit, Anda kehilangan penglihatan, buta sebelah, ataupun floaters mengalami perubahan bentuk dan ukuran.

Read More

Kebutuhan Protein Harian yang Perlu Dikonsumsi

Kebutuhan protein harian setiap orang berbeda-beda. Kebutuhan protein Anda bergantung pada kesehatan, komposisi tubuh, tujuan utama, dan tingkat aktivitas fisik yang Anda lakukan (jenis, intensitas, dan durasi)

Jika Anda tidak mendapatkan cukup protein melalui diet, kesehatan dan komposisi tubuh Anda akan terganggu.

Namun, ada pendapat yang sangat berbeda mengenai kebutuhan protein harian yang sebenarnya dibutuhkan orang.

Sebagian besar organisasi nutrisi resmi merekomendasikan asupan protein yang cukup sederhana.

DRI (Dietary Reference Intake) adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan, atau 0,36 gram per pon.

Hal ini setara dengan berjumlah:

  • 56 gram per hari untuk rata-rata pria yang tidak banyak bergerak.
  • 46 gram per hari untuk wanita biasa yang tidak banyak bergerak.

Meskipun jumlah protein yang sedikit ini mungkin cukup untuk mencegah defisiensi total, penelitian menunjukkan bahwa jumlah protein ini jauh dari cukup untuk memastikan kesehatan dan komposisi tubuh yang optimal bagi Anda.

Protein adalah bangunan utama tubuh Anda, yang digunakan untuk membuat otot, tendon, organ dan kulit, serta enzim, hormon, neurotransmitter, dan berbagai molekul kecil yang melayani banyak fungsi penting di tubuh Anda.

Tanpa protein, kehidupan seperti yang Anda tahu tidak akan mungkin terjadi.

Protein terbuat dari molekul yang lebih kecil yang disebut asam amino, yang dihubungkan bersama seperti manik-manik pada tali. Asam amino terkait ini membentuk rantai protein panjang, yang kemudian dilipat menjadi bentuk kompleks.

Beberapa asam amino dapat diproduksi oleh tubuh Anda, sementara Anda harus mendapatkan asam amino lain melalui diet yang Anda jalani sehari-hari. Yang terakhir disebut asam amino esensial.

Protein bukan hanya tentang kuantitas tetapi juga kualitas.

Secara umum, protein hewani menyediakan semua asam amino esensial dalam rasio yang tepat bagi tubuh Anda, karena jaringan hewan mirip dengan jaringan Anda sendiri.

Jika Anda mengkonsumsi produk hewani seperti daging, ikan, telur, atau susu setiap hari, kemungkinan Anda sudah memenuhi kebutuhan protein harian Anda dengan cukup baik.

Namun, jika Anda tidak mengonsumsi makanan hewani, mendapatkan semua protein dan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh Anda akan sedikit lebih menantang. Karena Anda membutuhkan sumber protein yang tepat selain protein pada produk hewani.

Untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, protein sangat penting dalam hal ini. Dengan mengkonsumsi protein, Anda dapat meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar dengan meningkatkan laju metabolisme Anda (kalori keluar) dan mengurangi nafsu makan Anda (kalori masuk).

Tetapi protein tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga mencegah Anda menambah berat badan.

Cara Mendapatkan Protein Untuk Diet Anda

Sumber protein terbaik adalah daging, ikan, telur, dan produk susu, karena mereka memiliki semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh Anda.

Beberapa tanaman juga mengandung protein cukup tinggi, seperti quinoa, kacang-kacangan dan kacang-kacangan.

Namun, kebanyakan orang umumnya tidak melacak asupan protein mereka sehari-hari.

Jika Anda adalah orang sehat yang mencoba untuk tetap sehat, maka cukup makan protein berkualitas dengan sebagian besar makanan Anda, bersama dengan makanan nabati yang bergizi akan membuat asupan protein Anda ke batasan optimal.

Bagaimana dengan Kebutuhan Protein Harian Orang Biasa?

Jika Anda memiliki berat badan yang sehat, tidak melakukan angkat beban dan tidak berolahraga terlalu banyak, maka Anda perlu mentargetkan sekitar 0,8-1,3 gram protein per kg.

 Hal ini setara dengan jumlah:

 56–91 gram per hari untuk rata-rata pria.

 46-75 gram per hari untuk wanita rata-rata.

Kebutuhan protein harian meningkat secara signifikan pada orang yang aktif secara fisik, serta pada orang dewasa yang lebih tua dan orang yang pulih dari cedera. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter gizi Anda mengenai kebutuhan protein harian yang tepat akan sangat membantu Anda.

Read More

5 Jenis Olahraga Bela Diri Terbaik untuk Anda

Ada banyak alasan kenapa seorang memilih bela diri sebagai aktivitas. Ada yang menginginkan kedisplinan mental yang lebih besar, ada juga yang mengejar keterampilan untuk melindungi diri dari situasi berbahaya yang mengancam jiwa.

Belajar bela diri untuk perlindungan diri merupakan bagian dari evolusi manusia untuk bertahan dari ancaman yang ada. Tapi belakangan bela diri dipilih karena bisa memberikan mafaat kebugaran dan kesehatan. Apa saja jenis bela diri yang bisa Anda pilih? Simak 5 di antaranya berikut ini!

  1. Muay Thai

Muay Thai atau yang lebih dikenal dengan sebutan Thai Boxing merupakan olahraga bela diri yang dikembangkan di Thailand. Olahraga ini terkenal karena kecepatan dan keterlibatan banyak anggota tubuh dalam gerakannya. Dengan memanfaatkan tinju, siku, lutut dan tulang kering, Thai Boxing membuat pertarungan berlangsung efisien.

Meskipun kurang efektif untuk pertahanan diri daripada seni bela diri lainnya karena kurangnya penekanan pada teknik darat, Muay Thai adalah latihan yang mematikan, menjadikannya salah satu seni bela diri terbaik untuk kebugaran.

  • Jiu Jitsu Brazil

Brazilian Jiu-Jitsu, atau lebih tepatnya disebut sebagai BJJ, adalah gaya bertarung yang menempatkan signifikansi yang sangat besar pada pertarungan bergulat dan grounding. Brazilian Jiu-Jitsu secara fisik menuntut banyak gerakan. Olahraga ini memadukan latihan aerobik dan anaerobic menjadikannya salah satu seni bela diri terbaik untuk kebugaran.

  • Mixed Martial Arts/MMA

Sama seperti namanya, Mixed Martial Arts atau lebih populer disebut MMA merupakan perpaduan teknik yang efektif yang bersumber dari berbagai seni bela diri. Karena menggabungkan teknik yang paling efektif dari semua gaya, ini jadi alasan kenapa MMA akan selalu menjadi salah satu seni bela diri terbaik untuk kebugaran yang bisa Anda pilih. Bonusnya lagi, MMA adalah pilihan bela diri terbaik yang bisa melindungi Anda dari berbagai jenis kejahatan di luar sana.

  • Gulat

Seperti BJJ, gulat banyak menggunakan gerakan grounding. Gulat banyak menggunakan tubuh bagian atas dan berfokus pada kendali lawan. Meskipun terdengar kurang bagus untuk membela diri, begitu Anda berhasil menjatuhkan lawan ke tanah maka pertarungan selanjutnya akan jadi lebih mudah. Dibanding Jiu Jitsu, gulat dianggap lebih baik terutama untuk menurunkan berat badan karena fokusnya dalam gerakan pertahanan.

  • Taichi

Jika Anda mencari olahraga bela diri yang tidak terlalu menguras tenaga atau mencari opsi pemanasan, Taichi adalah pilihan terbaik. Taichi berfokus pada keseimbangan dan penguatan otot tubuh dan cocok dicoba oleh Anda yang belum terlalu familier dengan bela diri.

Jika Anda sudah memastikan jenis olahraga bela diri terbaik apa yang ingin Anda lakoni, jangan lupa mencari tahu lebih lanjut. Berkonsultasi pada ahlinya juga akan membantu Anda menemukan opsi terbaik yang paling pas mendukung kesehatan dan kebugaran tubuh.

Read More

Simak Beberapa Kebiasaan Ibu agar Mencegah Obesitas Anak!

Obesitas atau kelebihan berat badan yang selama ini menjangkit orang-orang dewasa juga bisa terjadi pada anak-anak. Kelebihan berat badan terjadi jika berat badan anak terlampau jauh dari berat badan ideal yang dihitung dengan cara membandingkan berat badan dengan tinggi badan atau dengan hitungan BMI (body mass index) atau Indeks Masa Tubuh (IMT). Keadaan ini dapat meningkatkan kemungkinan terjangkit penyakit komplikasi kronis dan mengganggu psikologis anak-anak yang menyebabkan mereka minder  terhadap lingkungan dan tidak percaya diri karena obesitas tersebut, sulit melakukan kegiatan sehari-hari dengan cekatan karena mudah lelah, dan lain sebagainya.

Terlebih pada anak-anak, berat badan yang berlebihan dapat mengganggu keaktifan dan aktivitas harian mereka yang membutuhkan banyak energi. Anak-anak dapat menjadi cepat lelah, tidak bersemangat dan sesak napas karena kelebihan lemak yang menekan organ pernapasan. Obesitas pada anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding dengan obesitas pada orang dewasa terhadap penyakit-penyakit komplikasi seperti diabetes, penyakit hati dan lain-lain. Oleh karena itu, obesitas pada anak bukan lah penyakit ringan dan pencegahan serta pengobatannya penting untuk para orang tua ketahui.

Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 40% orang dewasa dan 20% anak-anak mengalami obesitas. Hal itu menimbulkan kekhawatiran sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua untuk lebih peduli terhadap langkah-langkah preventif agar angka tersebut tidak makin bertambah kedepannya. Hal itu dapat dilakukan dengan kerja sama yang baik antara anak dan orang tuanya. Penelitian menyebutkan bahwa seorang ibu yang menjalankan setidaknya lima kebiasaan sehat dibawah ini, dapat mencegah obesitas pada anak sekitar 75%. Apa sajakah kebiasaan tersebut?

  1. Lakukan setidaknya 150 menit kegiatan fisik yang penuh semangat setiap minggunya.

Untuk ibu yang memiliki kebiasaan merokok, sebaiknya mulai berhenti merokok.

  • Konsumsi lebih banyak makanan sehat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian utuh seperti gandum, beras, quinoa, sorgum, lemak tak jenuh, omega-3.
  • Kurangi konsumsi daging merah dan daging yang sudah diproses seperti sosis atau hot dog, minuman dengan pemanis buatan, lemak trans karena dapat meningkatkan kolesterol jahat, dan sodium.

Lalu apakah hubungannya antara kebiasaan hidup sehat ibu dengan obesitas pada anak? Jika seorang ibu mencontohkan kebiasaan hidup sehat, niscaya anak akan melihat dan mengikuti. Dengan melakukan beberapa kebiasaan diatas secara bersama-sama, keduanya akan melihat keuntungan yang bisa didapat. Seorang ibu yang mengonsumsi makanan sehat, melakukan olahraga dan tidak merokok dapat mengurangi risiko obesitas dari 25% hingga 40%. Ditambah jika berat badan sudah ideal maka akan mengurangi lagi risiko obesitas hingga 75%.

Sangat menarik dan mengejutkan bahwa kebiasaan ibu memiliki efek yang lebih besar dibanding dengan kebiasaan anak itu sendiri dalam mencegah obsesitas pada anak. Jadi, mulai sekarang, biasakan memotivasi anak dan memberikan contoh hidup sehat kepada mereka.

Read More

Infeksi Lambung: Penyakit di Balik Wafatnya Torro Margens

Aktor senior Torro Margens tutup usia pada Jumat, 4 Januari 2019 silam di RSUD Syamsudin SH, Sukabumi, Jawa Barat. Penyebab meninggalnya dikatakan karena infeksi lambung atau gastritis – yang menyebabkan Torro muntah darah sebelum dirawat di rumah sakit.

Meskipun sebelumnya Toro belum pernah memiliki riwayat penyakit ini, namun kondisi Torro dengan cepat mengalami penurunan hingga harus dirawat. Namun, apa sebenarnya penyakit yang dialami Toro ini? Mengapa sangat parah hingga dapat menyebabkan kematian? Berikut ulasannya untuk Anda.

Helicobacter Pylori: Penyebab Kerusakan Lambung pada Gastritis

Helicobacter pylori merupakan jenis bakteri – organisme yang dapat menyebabkan infeksi. Infeksi H. pylori merupakan kondisi yang umum ditemukan di masyarakat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, dan infeksinya terkadang mulai terjadi saat masa kanak-kanak. Penyebabnya adalah makanan, air, atau alat makan yang terinfeksi bakteri. Air liur atau cairan tubuh lain dari penderita juga dapat menjadi sumber penyebaran penyakit.

Karena tidak menunjukkan gejala, banyak orang tidak menyadarinya adanya infeksi. Meskipun demikian, jika dibiarkan, infeksi H. pylori sendiri dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena bakteri dapat menyebabkan inflamasi pada dinding lambung.

Infeksi dari bakteri ini pada akhirnya akan menyebabkan gastritis, saat dinding lambung mengalami kerusakan. Bagi kebanyakan orang, gastritis bukan merupakan penyakit yang serius dan dapat sembuh dengan cepat jika mendapat terapi. Namun jika tidak, penyakit ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Jika dibiarkan, gastritis erosif dapat menyebabkan ulkus atau erosi pada dinding lambung yang biasa ditandai dengan perdarahan. Tanda dan gejalanya berupa sesak napas, lemas atau ingin pingsan, terdapat darah merah saat muntah, tinja berwarna hitam, darah segar pada tinja, dan tampak pucat. Jika Anda mengalami tanda atau gejala demikian maka Anda akan sangat disarankan untuk segera menghubungi atau menemui dokter.

Mematikan, tetapi Sulit Dihindari

Infeksi H. pylori merupakan hal yang sangat sulit dilakukan – didukung fakta bahwa bakteri ini dapat ditemukan pada sekitar 50% populasi di dunia dan tidak menunjukkan gejala. Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa infeksi H. pylori ditemukan tinggi pada lingkungan tempat tinggal yang padat dan status sosioekonomi yang lebih rendah.

Meskipun demikian, gastritis dapat dihindari dengan membatasi atau menghindari paparan ke pemicu yang sudah dikonfirmasi peneliti dan tenaga kesehatan, seperti tembakau, rokok, alkohol, dan kopi. Anda juga bisa membiasakan pola makan yang baik, seperti porsi makan yang kecil dan makan secara perlahan, olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan menghindari stres melalui meditasi, yoga, tai chi, atau pijatan.

https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/gastritis
Read More

7 Resolusi Tahun Baru untuk Hidup Sehat Selain Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan hampir selalu menjadi resolusi tahun baru yang tidak pernah berubah, karena nampaknya resolusi satu ini sangat sulit untuk dicapai. Mengapa tidak membuat sesuatu yang baru untuk tahun ini, ketimbang mengejar resolusi menurunkan berat badan yang notabene tidak akan dilakukan secara konsisten. Biarkan diri Anda fokus pada menjalani kehidupan yang sehat, ideal, dan seimbang untuk mendapatkan tubuh yang bugar dan fit. Dengan begitu, berat badan yang ideal pun akan mengikuti sebagai hasil yang nyata. Berikut ini adalah 7 resolusi tahun baru untuk hidup yang lebih sehat selain menurunkan berat badan.

1. Aktif dalam Kegiatan yang Anda Sukai
Jika Anda merasa kehidupan di tahun lalu terasa berantakan tanpa tujuan yang jelas, cobalah untuk mencari minat dan passion Anda yang sesungguhnya. Temukan aktivitas yang Anda sukai, dan buatlah aktivitas itu menjadi sarana pelepasan energi dan pikiran ke arah yang positif. Anda dapat mulai mengikuti komunitas tari, klub lari, komunitas sepeda, atau beragam kegiatan lain yang tanpa sadar dapat membantu Anda meluangkan waktu ke arah yang lebih positif.

Anda juga bisa mencari peluang baru dengan mengikuti pelatihan instruktur senam atau kebugaran untuk mendapatkan sertifikat resmi. Dengan begitu, tidak hanya mendapat tubuh bugar, Anda juga berkesempatan untuk membuka peluang pendapatan baru.

2. Beristirahatlah dari Media Sosial
Media sosial dapat mengalihkan perhatian kita dan menghabiskan waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk menunjang kesehatan mental dan fisik Anda. Aturlah jadwal penggunaan smartphone, khususnya untuk memeriksa postingan teman dan kerabat di sosial media pada waktu-waktu tertentu. Sebaliknya, gunakan waktu Anda untuk berbicara langsung pada teman dan kerabat. Menjaga hubungan sosial di dunia nyata akan sangat berguna untuk menunjang kesehatan mental dan kemampuan sosial Anda menjadi lebih baik.

3. Temukan Partner
Menjalani progres resolusi seorang diri tentu akan terasa sepi. Tidak ada salahnya untuk mencari partner atau kelompok untuk berbagi resolusi, saling mendukung dan mengingatkan dalam setiap prosesnya. Anda dapat membuat grup di menjadi sarana pengingat, motivasi, dan berbagi informasi seputar pencapaian target dari resolusi hidup sehat yang Anda ingin capai. Memiliki partner atau teman kelompok dengan tujuan dan target yang sama akan terasa lebih menyenangkan.


4. Perbanyak Asupan Sayuran
Tidak perlu untuk mengurangi jatah makan hanya demi penurunan berat badan. Namun, cobalah untuk menjaga asupan agar lebih sehat dengan kandungan gizi dan nutrisi yang cukup dan seimbang. Perbanyak asupan buah dan sayuran untuk mencegah penyakit seperti diare dan sembelit. Selain itu, kurangi juga konsumsi makanan cepat saji, gorengan, dan segala makanan olahan yang berdampak buruk pada kesehatan

Dengan begitu, tanpa disadari Anda akan memperoleh pencernaan dan metabolisme tubuh yang sehat sehingga berat badan Anda akan turun hingga mencapai angka yang ideal.

5. Luangkan Waktu untuk Masak
Keluarkan buku resep, panci, dan wajan kesayangan Anda. Mulailah untuk memasak makanan sehat dan bergizi untuk asupan makan yang sehat, bergizi, dan tentunya higienis. Anda tentu tidak tahu bagaimana pemilihan bahan baku dan cara pengolahan makanan di luar sana. Jadi, tidak ada salahnya untuk memastikan asupan terbaik dengan membuatnya sendiri.

Anda juga bisa mengajak keluarga atau kerabat untuk memasak bersama. Tidak hanya dapat membuat masakan sehat dan lezat, Anda juga bisa membangun hubungan sosial yang baik sehingga mengurangi potensi stres dan kesepian.

6. Luangkan Waktu untuk Bermeditasi
Latih diri Anda untuk dapat fokus, rileks, dan konstentrasi dalam mengambil segala pengaruh positif, kenikmatan hidup, dan kebahagiaan dari segala hal yang ada di sekitar Anda. Caranya adalah dengan bermeditasi setidaknya selama 10 menit dalam satu hari. Hal ini terbukti dapat memperkuat mental, memori, dan ketahanan fisik serta mengurangi stres.

7. Belajar Mengatakan Tidak
Tidak bisa dipungkiri bahwa ada banyak pengaruh sosial yang membawa Anda pada masalah dan keterpurukan dalam gaya atau pola hidup. Mulai dari ajakan sosial untuk merokok, minum alkohol, tidur larut malam, dan beragam aktivitas tidak sehat lainnya. Meskipun sebagian dari mereka menganggap bahwa itu bagian dari menikmati hidup yang hanya sekali, jangan sekalipun Anda terpengaruh dan kembali. Sadari bahwa hidup memang hanya sekali dan karena itulah Anda memilih untuk menjalaninya dengan kehidupan yang sehat dan ideal.

Read More