Gejala dan Penyebab Polip Hidung

Pernahkah Anda menderita kondisi seperti demam yang tidak kunjung sembuh dan hidung mampet yang tidak kunjung reda, bahkan setelah meminum obat flu OTC atau obat-obatan anti alergi? Mungkin Anda menderita polip hidung. Polip hidung adalah pertumbuhan jinak non-kanker yang terjadi di jaringan lapisan, atau mukosa, hidung.

Penyebab polip hidung

Polip hidung tumbuh di jaringan yang meradang pada mukosa hidung. Mukosa adalah lapisan yang sangat basah dan berfungsi untuk melindungi bagian dalam hidung dan sinus, serta melembapkan udara yang Anda hirup. Pada saat terjadi infeksi ataupun iritasi yang disebabkan oleh alergi, mukosa hidung akan bengkak dan memerah, dan mungkin akan memproduksi cairan yang menetes. Dengan iritasi yang berkepanjangan, mukosa dapat membentuk polip. Polip hidung adalah pertumbuhan mirip kista berbentuk bundar dan kecil yang dapat menyumbat hidung. Meskipun beberapa orang dapat memiliki polip tanpa adanya masalah hidung sebelumnya, beberapa faktor tertentu dapat memicu terbentuknya polip seperti infeksi sinus kronis, penyakit asthma, rhinitis alergi, sindrom Churg-Strauss, sensitivitas terhadap obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan aspirin, serta cystic fibrosis. Selain itu, mungkin ada tendensi turunan bagi beberapa orang untuk menderita polip hidung. Hal tersebut mungkin disebabkan karena gen mereka yang menyebabkan mukosa untuk bereaksi terhadap peradangan.

Gejala polip hidung

Polip hidung adalah pertumbuhan yang lunak dan tidak sakit di dalam lubang hidung. Karena tidak menimbulkan rasa sakit, kebanyakan orang sering tidak menyadari mereka menderita kondisi medis ini. Namun, polip hidung dapat tumbuh dan membesar sehingga mampu menutup lubang hidup yang menyebabkan seseorang sulit untuk bernapas. Selain sulit napas, beberapa gejala lain yang ditimbulkan oleh kondisi ini seperti rasa atau sensasi hidung tersumbat, hidung meler, tetesan postnasal (kondisi di mana kelebihan lendir menetes kembali ke belakang tenggorokan), hidung tersumbat, indra penciuman menjadi berkurang, bernapas menggunakan mulut, merasakan adanya tekanan di dahi ataupun wajah, apnea tidur, dan juga tidur mendengkur. Selain itu, rasa sakit atau pusing mungkin dapat timbul terutama apabila terdapat infeksi pada sinus.

Apabila Anda memiliki kondisi atau gejala tersebut di atas, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lanjut karena apila dibiarkan tanpa pengobatan, polip hidung dapat menyebabkan komplikasi kesehatan karena sifatnya yang menghambat aliran udara dan pengeringan cairan. Selain itu, iritasi jangka panjang dan pembengkakan (peradangan) juga dapat menyebabkan komplikasi seperti apnea tidur obstruktif (kondisi medis serius di mana Anda akan berhenti bernapas sejenak dan kembali bernapas dengan sering saat tidur), sinusitis kronis dapat memperburuk kondisi asthma, dan polip hidung dapat membuat Anda menjadi lebih rentan untuk terkena infeksi sinus di kemudian hari.

Diagnosa polip hidung

Polip hidung akan mudah terlihat apabila dokter memeriksa lubang hidung menggunakan alat seperti otoscope dan nasoscope. Apabila polip hidung terletak di bagian yang lebih dalam, dokter mungkin harus melakukan endoskopi, yaitu sebuah prosedur medis menggunakan tabung yang fleksible dan tipis dengan kamera dan lampu di ujungnya, ke dalam lubang hidung. Selain itu, pemindaian CT ataupun MRI mungkin diperlukan untuk menentukan ukuran polip hidung yang sebenarnya serta lokasi di mana polip berada. Pemindaian atau scanning juga dapat menunjukkan apabila polip hidung merusak tulang di sekitar tempat polip tumbuh. Pemindaian CT dan MRI juga dapat menentukan apakah kondisi yang dimiliki merupakan pertumbuhan akibat kanker ataupun hanya polip biasa.

Read More

Menegakkan Diagnosis dengan Prosedur Tomografi

Kadang untuk memperoleh diagnosis yang tepat, dibutuhkan prosedur medis tertentu. Tomografi merupakan salah satu prosedur medis yang akan disarankan dokter dalam upaya memperoleh diagnosis yang tepat.

Tomografi merupakan prosedur untuk menghasilkan tomogram, yaitu potongan gambar dua dimensi dari bagian objek tiga dimensi. Jenis prosedur tomografi yang paling umum dilakukan adalah tomografi terkomputerisasi atau computerized tomography-scan, di mana tindakan ini lebih dikenal dalam istilah singkatnya, CT-scan.

Tindakan tomografi memanfaatkan teknologi sinar-X yang mengitari tubuh untuk menghasilkan gambaran potong lintang dan akan diproses oleh komputer. Dibanding prosedur sinar-X sederhana, teknologi CT-scan dapat memberikan gambaran informasi yang lebih detil terkait jaringan lunak, pembuluh darah, serta tulang.

Alasan dilakukannya prosedur tomografi

Seperti semua prosedur medis, tomografi tentu dilakukan berdasarkan indikasi medis tertentu. Umumnya tindakan ini dilakukan untuk mendiagnosis penyakit infeksi, gangguan otot, atau patah tulang. Prosedur ini juga dilakukan untuk mengetahui kondisi organ dalam. Dokter biasa menyarankan prosedur tomografi untuk memeriksa pembuluh darah dan struktur organ dalam lainnya. Deteksi adanya cedera organ dalam atau adanya perdarahan internal juga dapat dilakukan dengan tomografi.

Prosedur ini juga dilakukan untuk menegakkan diagnosis kanker. Dengan tomografi, letak atau massa tumor dapat diketahui. Kadang tindakan ini juga dilakukan untuk memonitor efektivitas terapi pada penyakit kanker atau penyakit jantung. Tomografi juga dapat dilakukan untuk memandu prosedur diagnosis lain, seperti biopsi atau tindakan pembedahan.

Prosedur CT-scan atau tomografi

Pelaksanaan tindakan tomografi atau CT-scan membutuhkan ruangan khusus. Di ruangan tersebut, Anda akan diminta berbaring di meja mesin tomografi. Sementara dokter akan berada di ruangan kontrol. Meski berada di ruang kontrol, dokter tetap dapat melihat dan berkomunikasi dengan Anda dari ruang tersebut, sebab tersedia alat komunikasi khusus di sana.

Bila sudah siap, dokter yang dibantu petugas khusus akan menjalankan mesin tomografi atau CT-scan. Ketika mesin dinyalakan, sinar X-Ray akan berputar mengitari tubuh Anda. Prosedur akan berlangsung antara 20-60 menit, tergantung bagian tubuh yang diperiksa.

Selama mesin beroperasi, Anda akan mendengar suara mesin dan merasakan meja mesin bergerak beberapa milimeter. Beberapa pasien menjadi panik karenanya. Namun, penting sekali untuk tetap tenang sebab gerakan Anda akan memengaruhi hasil pemeriksaan. Oleh sebab itu, pasien anak biasanya diberikan obat penenang oleh dokter, tujuannya untuk meminimalisasi gerakan selama proses tomografi berlangsung.

Gambaran hasil pemeriksaan tomografi akan dievaluasi oleh dokter radiologi. Selama proses evaluasi, dokter radiologi akan membaca abnormalitas pada tubuh pasien, seperti adanya tumor, bekuan darah, patah tulang, maupun kondisi lainnya.

Dokter radiologi akan mendiskusikan hasil CT-scan tersebut dengan dokter yang merawat Anda. Jika memang ditemukan kondisi tubuh tidak normal dari hasil pemeriksaan tomografi, maka dokter radiologi mungkin saja merekomendasikan pemeriksaan lain untuk menunjang tegaknya diagnosis. Tidak menutup kemungkinan juga hasil pemeriksaan tersebut sudah cukup menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan terapi yang tepat.

Kadang dibutuhkan zat kontras untuk melaksanakan CT-scan. Nah, bagi Anda yang menjalani CT-scan atau tomografi dengan menggunakan zat kontras, setelah prosedur selesai sebaiknya Anda minum banyak air putih. Tujuannya, untuk membantu ginjal membersihkan sisa zat kontras dari dalam tubuh.

Secara umum, prosedur tomografi sangat aman dilakukan. Akan tetapi, tetap ada beberapa risiko yang mungkin timbul dari prosedur medis ini. Sebagai contoh, Anda berisiko menerima paparan radiasi yang lebih besar dibanding foto sinar-X. Bila prosedur CT-scan dijalani beberapa kali, risiko mengalami penyakit kanker meningkat. Kemudian, beberapa orang juga mungkin memiliki alergi terhadap zat kontras.

Maka, penting sekali untuk berdiskusi dengan dokter yang merawat Anda sebelum menjalani prosedur tomografi.

Read More

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tidur

Obat tidur memiliki efek samping yang harus diwaspadai.

Merupakan jenis obat yang resep konsumsinya diberikan oleh dokter sebagai langkah pengobatan dalam jangka waktu pendek untuk gangguan dan masalah tidur disebut dengan obat tidur. Pemakaian dan penggunaan obat ini harus dan wajib dalam pengawasan dokter, karenanya jika tidak dikonsumsi dengan baik, penggunaan obat ini mampu membawa efek samping yang berbahaya.

Ketika seseorang mengalami gangguan dan masalah tidur, sebaiknya jangan terburu-buru dalam mengonsumsi obat tersebut sebagai cara untuk mengatasinya. Perlu mengetahui apa saja efek samping yang ditimbulkan dari mengonsumsi obat ini, bagi orang dalam kondisi tertentu akan merasakan efek yang berbeda.

Efek Samping Obat Tidur

Tidak berbeda jauh dengan penggunaan obat lain pada umumnya, obat yang dipakai untuk memudahkan tidur juga memiliki efek samping. Selain itu, efek yang ditimbulkan oleh obat ini berbeda-beda tergantung dari jenis obat tersebut. Berikut beberapa efek samping yang pada umumnya terjadi.

  • Munculnya perubahan nafsu makan.
  • Bertambahnya berat badan.
  • Perubahan mood atau suasana hati hingga perilaku.
  • Perubahan libido.
  • Munculnya gangguan pada ingatan hingga tidak fokus.
  • Munculnya sensasi terbakar hingga kesemutan pada kaki, tangan dan lengan.
  • Menderita diare.
  • Menjadi susah buang air besar dan kecil.
  • Menjadi susah menjaga keseimbangan.
  • Beberapa anggota tubuh menjadi bergetar atau tremor.
  • Merasakan sakit kepala.
  • Kondisi mulut dan tenggorokan menjadi kering.
  • Kerap buang angin.
  • Mengalami kondisi mengantuk di siang hari.
  • Lemas hingga nyeri perut dan mual.
  • Mengalami kondisi detak jantung yang tidak teratur.
  • Munculnya reaksi alergi parah yang disebut anafilaksis. Reaksi ini meliputi angoedema, atau pembengkakan parah pada wajah.
  • Timbulnya ketergantungan, seseorang bisa jadi susah dan tidak dapat tidur sebelum mengonsumsi obat khusus tidur terlebih dahulu.

Efek samping lain bisa saja terjadi dalam kasus tertentu, seperti parasomnia, merupakan kondisi di mana tingkah laku serta tindakan menjadi tidak dapat terkontrol. Seseorang yang mengalami kondisi ini bahkan bisa menjadi tidak sadar dengan apa yang sedang terjadi. Seperti misalnya, para penderita melakukan aktivitas makan minum tanpa sambil tidur.

Hal Yang Harus Diperhatikan

Obat yang khusus digunakan agar seseorang dapat tidur ini tidak serta merta bisa dikonsumsi oleh banyak orang, terdapat kondisi tertentu bagi seseorang tidak boleh mengonsumsi obat ini. Misalnya, orang yang menderita penyakit asma, obat ini justru akan membuat si penderita semakin sulit untuk bernapas karena efek samping yang ditimbulkan, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter agar mengetahui penyebab dan latar belakang munculnya kondisi susah tidur, hal ini dilakukan sebelum mengonsumsi obat tersebut.
  • Obat ini dianjurkan untuk dikonsumsi dalam waktu 15 menit sebelum tidur, akibatnya jika obat ini dikonsumsi tidak dalam waktu itu bisa membuat seseorang kehilangan konsentrasi dan kesadaran.
  • Sebelum mengonsumsi obat ini, selalu baca semua instruksi dari mulai dosis yang tertera pada label hingga efek sampingnya. Jika ada informasi yang tidak dimengerti, segera lakukan konsultasi ke dokter.
  • Sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini dengan minuman keras, perpaduan dari keduanya mampu meningkatkan efek samping, bahkan dapat sampai menyebabkan napas berhenti.
  • Tidak diperbolehkan mengonsumsi jeruk Bali bahkan dalam bentuk jus ketika di saat yang sama juga mengonsumsi obat ini. Buah ini mampu meningkatkan kadar obat yang diserap pembuluh darah.
  • Obat tidur dalam jenis tertentu digunakan untuk konsumsi jangka waktu pendek, seperti salah satunya untuk 10 hari, ini merupakan alasan mengapa tidak diperbolehkan konsumsi jangka panjang.
Read More

Cara Ideal untuk Menurunkan Berat Badan dengan Diet Semangka

Diet semangka hanya bisa dijalankan selama 5 hari atau paling lama 1 minggu

Setiap orang ingin membentuk tubuh yang ideal. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan agar mewujudkan impian tersebut. Salah satu cara yang penting adalah diet. Ada berbagai cara diet yang dapat dilakukan, salah satunya adalah diet semangka.

Banyak orang berpikir bahwa menerapkan diet semangka tidak hanya membantu pembentukan berat badan yang ideal, namun juga untuk meredakan peradangan dan dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Orang-orang mencoba berbagai macam buah untuk menerapkan diet, salah satunya adalah semangka. Semangka merupakan salah satu buah yang memiliki rendah kalori sehingga mudah menarik perhatian orang. Selain itu, terdapat serat yang baik yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Kata semangka juga diartikan sebagai “watermelon” dalam bahasa Inggris, karena sebagian besar dari semangka mengandung air sehingga dapat membantu proses detox (racun dari dalam tubuh).

Semangka diklaim sebagai air yang dapat dikunyah. Artinya, buah tersebut memiliki rendah kalori, namun tetap membuat konsumen kenyang, karena proses pengunyahan masih perlu dilanjutkan. Hal tersebut akan membuat tubuh beranggapan bahwa konsumen benar-benar sedang konsumsi buah tersebut.

Cara Melakukan Diet Semangka

Jika Anda ingin mencoba pola diet semangka, Anda hanya perlu lakukan cara ini dalam jangka pendek. Selain itu, tidak ada peraturan untuk menerapkan pola tersebut, namun Anda perlu pahami beberapa hal sebagai berikut:

  • Diet semangka hanya berlaku antara 5 hari sampai 1 minggu.
  • Pada ketiga hari pertama, Anda hanya boleh makan semangka, baik ketika sarapan, makan siang, maupun makan malam.
  • Setelah melewati 3 hari pertama, Anda boleh makan dua kali sehari dan makan semangka sebagai kudapan atau jika merasa lapar.
  • Selama diet semangka berlangsung, Anda sebaiknya imbangi dengan makanan sehat yang mengandung serat, biji-bijian, dan protein rendah lemak.
  • Selama diet semangka berlangsung, Anda hanya diperbolehkan untuk minum air putih setelah makan.

Tidak hanya cara yang harus diperhatikan selama menjalani diet semangka, Anda juga perlu pahami bahwa selama menjalani cara diet ini, Anda perlu konsumsi buah semangka dalam jumlah tertentu, yakni sebanyak 1 kg untuk setiap 10 kg berat badan. Contohnya, jika Anda memiliki berat badan sebesar 60 kg, maka Anda perlu konsumsi semangka dengan total 6 kg selama diet tersebut berlangsung.

Dampak Buruk Diet Semangka

Diet semangka bisa saja dilakukan. Namun, tidak semua orang dapat melakukan cara ini, karena dapat menimbulkan efek samping pada tubuh seperti diare, mual, dan muntah. Oleh karena itu, sebelum melakukan ini, Anda sebaiknya konsultasikan masalah tersebut dengan dokter.

Diet semangka tidak hanya terdapat efek samping yang perlu diperhatikan, namun juga perlu pahami jika Anda hanya konsumsi semangka, tubuh akan mengalami kekurangan nutrisi yang dibutuhkan seperti protein dan karbohidrat. Demi menjaga asupan gizi, orang-orang yang sebaiknya tidak menjalankan diet semangka adalah anak-anak, ibu hamil, orang yang mengalami diabetes, dan orang yang mengalami gangguan pada sistem imun.

Walaupun tidak terdapat nutrisi lain seperti lemak pada semangka, Anda juga perlu konsumsi makanan bergizi lain seperti lemak untuk menjaga gizi di dalam tubuh. Selain itu, Anda tidak disarankan untuk diet semangka sepanjang waktu, namun ada cara lain untuk melakukan diet yang mungkin efektif bagi tubuh Anda.

Selain itu, diet semangka tidak hanya diimbangi dengan pola makan yang teratur seperti konsumsi makanan yang sehat, namun Anda sebaiknya juga berolahraga untuk membantu pembentukan tubuh yang ideal. Jika Anda sudah mencoba diet semangka dan hasilnya tidak baik, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Read More

Kurang Populer, Manfaat Sit Up Ini Tak Bisa Diremehkan

Manfaat sit up tidak hanya untuk melatih otot, namun juga dapat mencegah osteoporosis.

Mungkin Anda telah sering dan paham betul gerakan sit up. Pasalnya, sit up teramat populer dalam dunia olah tubuh. Bersamaan dengan push up dan back up, sit up menjadi sarana bagi mereka yang ingin mendapatkan bentuk tubuh yang baik. Akan tetapi, mungkin selama ini manfaat sit up yang diketahui hanyalah membentuk perut, padahal di balik itu ada beragam manfaat sit up lain yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Apa saja, sih, manfaat sit up yang kurang populer tersebut? Berikut daftar dan rincian manfaat sit up lain yang jarang diketahui orang:

  • Menjaga Sistem Metabolisme

Sistem metabolisme yang baik pada tubuh sangat diperlukan guna menjaga kondisi tetap sehat. Hal ini sesuai dengan kerja metabolisme sebagai pengolah berbagai jenis zat asing yang masuk ke dalam tubuh Anda, termasuk juga makanan yang Anda konsumsi. Sistem metabolisme melibatkan berbagai jenis hormon termasuk juga berbagai macam hormon pertumbuhan.

Jika sistem metabolisme Anda tidak bekerja dengan baik, maka ada sisa metabolisme yang berkumpul di organ tertentu hingga pada akhirnya menjadi penyebab timbulnya penyakit. Solusi untuk masalah ini adalah dengan melakukan sit up. Otot yang ada di bagian perut akan dapat terbangun jika Anda melakukan sit up secara rutin.

Ketika semua otot perut Anda bekerja secara aktif, maka pasokan oksigen di dalam pembuluh darah Anda akan terpenuhi. Jika darah Anda lancar, hal ini akan memaksimalkan kerja metabolisme yang ada dalam tubuh.

  • Menjaga Pencernaan

Siapa sangka bahwa manfaat sit up secara rutin bisa menjaga pencernaan? Manusia memang membutuhkan makan sebagai sumber tenaga. Namun, mekanisme sistem pencernaan manusia amat menentukan. Jika sistem pencernaan tak bekerja dengan baik, semua sisa makanan yang berkumpul di usus bisa menyebabkan radang atau kanker. 

Untuk mencegah kondisi tersebut, Anda bisa melakukan gerakan sit up. Pasalnya dengan menjalankan sesi sit up, otot perut akan membantu usus melakukan pekerjaannya dengan baik dalam mengolah makanan yang ada.

  • Mengencangkan Otot

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1998 oleh peneliti dari Penn State University dan dipublikasikan dalam Journal of Strength and Conditioning Research menyimpulkan bahwa testosteron itu konsisten dalam merespons otot. Gerakan sit up yang menggunakan otot-otot besar dada, yaitu kelompok otot besar deltoid di bahu dan trisep, sekaligus otot lain, termasuk otot perut yang bertindak sebagai stabilisator akan menjaga mereka tetap dalam massa yang ideal.

  • Menjaga Postur Tubuh

Postur tubuh yang sempurna merupakan impian setiap orang. Anda bisa mendapatkannya dari manfaat sit up secara rutin ini. Anda bisa melakukan latihan sit up secara rutin selama 10 hingga 20 kali setelah bangun tidur yang mana sih bisa membangun semua otot tubuh untuk bekerja dengan baik dan tubuh menjadi lebih stabil. Dengan begitu, Anda bisa menjaga keseimbangan dan bisa mendapatkan postur tubuh yang bagus.

  • Mencegah Osteoporosis

Manfaat sit up yang lain adalah mencegah datangnya masalah tulang, termasuk osteoporosis. Hal ini terbukti dari beberapa penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para ahli. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Hormone Foundation.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, latihan sit up ternyata mampu memicu berkembangnya hormon testosteron. Hormon ini sendiri sangat terkait dengan masalah tulang tersebut. Dengan meningkatnya produksi hormon testosteron, risiko osteoporosis dapat dihindari lebih dini, terutama bagi kaum pria.

Nah, kira-kira itulah beragam manfaat sit up lain yang juga tak kalah pentingnya bagi kelangsungan hidup manusia. Jadi, manfaat sit up tak hanya sebatas menjadikan otot perut menjadi six pack saja, ya!

Read More

Tips Puasa untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat

Puasa untuk ibu hamil memerlukan keseimbangan cairan dan nutrisi yang sangat ketat karena terdapat berbagai perubahan dalam tubuh dalam calon ibu dan adanya Si Kecil yang perlu diperhatikan asupan nutrisinya.

Puasa memang memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Namun, bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, apakah aman untuk kesehatan? Setiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan dan usia janin yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak ada standar yang tetap dalam menentukan boleh atau tidaknya ibu hamil berpuasa saat masa kehamilannya.

Meskipun kontroversi tentang boleh tidaknya ibu hamil berpuasa belum menemukan titik terang, tetapi berpuasa saat sedang mengandung tidak terlalu dianjurkan. Saat berpuasa, tubuh akan memproduksi senyawa keton yang dapat memberikan dampak negative pada calon bayi.

Puasa untuk ibu hamil menimbulkan berbagai risiko yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah masalah kekurangan zat besi, terutama saat trimester ketiga, yang dapat meningkatkan peluang anak mengalami anemia saat ulang tahun pertamanya. Ketika ibu hamil berpuasa, juga bisa mengurangi asupan zat besi untuk buah hati.

Puasa untuk ibu hamil berpotensi untuk menimbulkan berbagai risiko lainnya, seperti:

  • Berat badan yang sedikit lebih rendah dari normal, khususnya saat puasa dilakukan di trimester pertama
  • Akan merasa lemas
  • Melahirkan bayi secara prematur 

Tips menjalankan puasa saat masa kehamilan:

  1. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan

Sebelum menjalankan puasa, sebaiknya Ada berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Tanyakan kepada dokter apakah kondisi kehamilan Anda memungkinkan untuk menjalankan puasa. Setelah itu, dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan tahap kehamilan untuk menentukan apakah tubuh Anda bisa untuk berpuasa atau tidak.

Ibu hamil dengan komplikasi kesehatan, seperti diabetes gestasional dan anemia, kemungkinan tidak dianjurkan untuk berpuasa saat masa kehamilan.

  • Perhatikan asupan nutrisi ibu hamil berpuasa

Ibu hamil yang menjalankan berpuasa dengan nutrisi yang sesuai tidak menyebabkan dampak ke pertumbuhan janin yang ada dalam rahim dan waktu kelahiran. Selain itu, ibu hamil yang berpuasa pada trimester pertama kehamilan berisiko 1,5 kali lebih besar untuk mempunyai bayi dengan berat badan rendah dibandingkan ibu yang tidak berpuasa.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa. Berikut tips agar nutrisi ibu hamil terpenuhi:

  • Konsumsi sumber karbohidrat yang berasal dari nasi, mie, kentang, protein hewani, protein nabati, sayuran dan buah-buahan saat berbuka puasa dan sahur
  • Perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan (5 porsi perhari)
  • Kurangi makanan yang kadar gulanya tinggi
  • Perbanyak asupan cairan yang berasal dari air putih, susu dan jus buah
  • Kurangi konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda
  • Batasi aktivitas saat berpuasa

Selain asupan makanan, bagi ibu hamil yang berpuasa juga perlu mengurangi aktivitas agar tidak mengalami kelelahan. Anda perlu beristirahat beberapa jam di siang hari untuk membantu dalam mempertahankan energi saat puasa.

Setelah masa berpuasa selesai, ibu hamil harus kembali ke rutinitas awal dengan mengonsumsi nutrisi dan kalori yang dibutuhkan, serta berolahraga ringan, seperti berjalan dan yoga, untuk membantu memperpendek durasi persalinan, mengurangi risiko kehamilan sesar dan diabetes gestasional.

Read More

Colonoscopy

Jika pasien mengalami masalah pada bagian perut, salah satu cara untuk memeriksa kondisi di bagian perut adalah colonoscopy. Colonoscopy merupakan cara yang dilakukan dokter untuk mendeteksi jika pasien mengalami perubahan atau abnormalitas pada usus.

Colonoscopy dilakukan dengan benda yang disebut sebagai kolonoskop. Kolonoskop terdapat selang fleksibel dilengkapi dengan kamera. Benda tersebut akan dimasukkan ke anus pasien untuk dipantau melalui layar jika pasien terindikasi mengalami masalah pada bagian usus.

Alasan Colonoscopy Perlu Dilakukan

Ada baiknya dokter menggunakan metode colonoscopy untuk membantu pasien karena alasan berikut:

  • Colonoscopy dapat mendeteksi lebih cepat kanker usus besar yang terjadi pada pasien.
  • Colonoscopy dapat mengetahui jika pasien mengalami kekambuhan pada perut atau tidak.
  • Colonoscopy dapat mencari tahu penyebab yang memungkinkan terjadi pada sistem pencernaan berupa nyeri pada perut, diare, bahkan darah pada tinja.
  • Colonoscopy dapat memberikan keterangan jika pasien perlu didiagnosis karena kondisi perut abnormal.

Orang-Orang Yang Perlu Menjalani Colonoscopy

Colonoscopy penting untuk dilakukan karena dapat membantu orang yang mengalami masalah kesehatan sebagai berikut:

  • Kanker usus besar atau polip.
  • Kanker kolon.
  • Kondisi yang dapat memicu pasien mengalami kanker usus besar.
  • Orang yang memiliki kondisi serius pada sistem pencernaan seperti diare kronis dan konstipasi kronis.

Persiapan Untuk Menjalani Colonoscopy

Jika pasien ingin menjalani colonoscopy, ada persiapan yang perlu mereka lakukan. Sebelum mereka menjalani colonoscopy, mereka perlu mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh agar tidak mengganggu hasil pemeriksaan. Pasien dapat mengeluarkan isi perut dengan dua cara. Cara yang bisa dilakukan antara lain:

  • Diet khusus

Pasien perlu menjalani diet khusus dengan tidak makan atau puasa selama persiapan colonoscopy, namun mereka tetap diperbolehkan untuk minum air mineral, sup kaldu, atau teh tanpa penambah rasa.

Selain itu, pasien sebaiknya tidak minum cairan berwarna merah seperti sirup supaya tidak terjadi kesalahpahaman jika dokter memeriksa bagian usus pasien. Dokter mungkin mengira jika cairan tersebut adalah darah.

  • Obat pencahar

Obat pencahar atau lebih umum disebut sebagai laksatif, adalah cara lain yang bisa digunakan pasien untuk membuang kotoran dari perut dalam bentuk pil atau cairan. Pasien sebaiknya gunakan laksatif dalam waktu dekat, sebelum melakukan colonoscopy.

Selain dalam kemasan pil atau cairan, pasien bisa menggunakan obat pencahar melalui anus. Hal ini disebut sebagai enema. Enema bisa dibeli di apotek. Dokter juga sering menggunakan enema dalam proses pemeriksaan karena lebih efektif dari obat pencahar biasa.

Di sisi lain, pasien sebaiknya konsultasikan metode ini dengan dokter. Metode ini belum tentu berhasil sepenuhnya karena beberapa obat bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan colonoscopy. Contoh obat yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan tersebut adalah obat diabetes, obat hipertensi, obat penyakit jantung, obat pengencer darah, dan suplemen yang mengandung zat besi.

Prosedur Colonoscopy

Setelah pasien mengosongkan perut melalui cara yang disebutkan di atas, pasien dapat memulai colonoscopy. Proses ini memakan waktu antara 30 menit sampai satu jam. Prosedur-prosedur yang pasien perlu lakukan selama menjalani colonoscopy adalah sebagai berikut:

  • Pasien diminta untuk ganti pakaian dengan pakaian rumah sakit.
  • Dokter akan meminta pasien untuk berbaring di meja pemeriksaan dengan posisi miring dan kedua lutut pasien menempel pada dada.
  • Agar pasien merasa rileks, pasien akan dibius dalam bentuk pil atau suntikan.
  • Setelah pasien tidak menyadarkan diri, dokter akan memasukkan kolonoskop ke dalam anus. Dokter juga dapat memompa karbondioksida ke usus besar supaya dapat memberikan ruang untuk kolonoskop dan memantau perkembangan colonoscopy.
  • Dokter akan mengambil sampel berupa gambar selama pemeriksaan berlangsung.
  • Setelah dokter selesai melakukan colonoscopy pada pasien, dokter akan mengeluarkan kolonoskop dari tubuh pasien. Ketika pasien sadar, pasien akan mengalami kram pada perut dan merasa ingin buang air besar.

Hasil Colonoscopy

Setelah pasien selesai melakukan colonoscopy, mereka nanti akan mendapatkan hasilnya. Pasien bisa saja mendapatkan hasil colonoscopy yang normal (negatif) atau tidak normal (positif). Dokter menemukan polip pada usus besar atau jaringan abnormal sehingga mempengaruhi hasil pemeriksaan.

Pasien yang mengalami polip pada usus besar bukan berarti akan mengalami kanker. Namun, pasien tetap memiliki risiko yang meliputi tumor ganas. Oleh karena itu, dokter akan mengatasi masalah ini dengan mengambil sampel jaringan polip pasien yang kemudian akan diperiksa di laboratorium.

Jika pasien mendapatkan hasil positif setelah melakukan pemeriksaan colonoscopy, mereka bisa melakukan colonoscopy lagi. Metode colonoscopy yang dilakukan terhadap pasien belum tentu memberikan hasil yang baik.

Read More

Manfaat dan Efek Samping Rontgen Dada

Pemeriksaan sinar-X merupakan alat pencitraan yang digunakan dunia medis di seluruh dunia. Sejak pertama kali digunakan untuk memeriksa tulang 100 tahun yang lalu, pemeriksaan sinar-X sudah menyelamatkan banyak nyawa dan membantu menemukan banyak penemuan. Pada dasarnya, sinar-X terjadi secara alami dari radiasi elektromagnetik. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan menunjukkan kekhawatiran mereka tentang implikasi kesehatan dari sinar-X. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah manfaat yang didapatkan dari pemeriksaan sinar-X, seperti rontgen dada misalnya, sebanding dengan risiko kesehatan yang mungkin dapat ditimbulkan? Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Apa sesungguhnya sinar-X yang digunakan saat rontgen dada?

Tindakan rontgen dada menggunakan sinar-X sebagai alat untuk memproduksi gambar jantung, paru-paru, pembuluh darah, saluran pernapasan, dan tulang yang ada di dada dan tulang punggung. Saat Anda pergi ke dokter karena memiliki keluhan berupa sakit dada atau sesak napas, biasanya Anda akan mendapatkan pemeriksaan sinar-X. Gambar yang dihasilkan dari tindakan pencitraan tersebut akan membantu dokter untuk memutuskan apakah Anda memiliki penyakit jantung, masalah paru-paru, pneumonia, tulang rusuk yang patah, empisema, kanker, dan kondisi kesehatan lain. Namun, apa sesungguhnya sinar-X yang digunakan dalam tindakan rontgen dada?

Sinar-X pertama kali dideskripsikan oleh Wilhelm Rontgen. Beberapa minggu setelah dirinya menemukan bahwa kita bisa menggunakan sinar-X tersebut untuk melihat tulang, sinar-X digunakan untuk kepentingan medis, dengan orang pertama yang mendapatkan pemeriksaan sinar-X adalah Eddie McCarthy pada tahun 1986 akibat terjatuh saat berselancar. Semua orang di muka Bumi mendapatkan paparan radiasi dalam jumlah tertentu. Benda-benda radioaktif ditemukan secara alami di udara, tanah, air, bebatuan, dan tanaman. Sumber radiasi alami terbesar untuk manusia adalah radon. Sebagai tambahan, Bumi secara terus-menerus mendapatkan paparan radiasi kosmik, termasuk sinar-X. Sinar tersebut tidak membahayakan, tetapi tidak bisa dihindari. Radiasi dalam kadar yang rendah hampir tidak menimbulkan efek yang berarti.

Manfaat sinar-X dalam dunia medis

Fakta bahwa sinar-X telah digunakan dalam dunia medis dalam waktu yang lama menunjukkan manfaat yang dibawanya. Meskipun penggunaan sinar-X saja tidak cukup untuk mendiagnosa penyakit atau suatu kondisi, tindakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dalam proses diagnosa. Beberapa manfaat dari sinar-X dalam dunia medis seperti:

  • Non-invasif. Sinar-X dapat membantu mendiagnosa sebuah gangguan medis tanpa harus memeriksa bagian tubuh seseorang secara langsung.
  • Pemandu. Sinar-X dapat membantu tenaga medis saat memasukkan kateter, stent, atau alat lain ke dalam tubuh pasien.
  • Penemuan yang tidak disangka. Sinar-X terkadang bisa menunjukkan fitur atau patologi yang berbeda dari alasan utama gambar pencitraan. Misalnya, infeksi pada tulang, gas atau cairan di area yang seharusnya tidak ada gas ataupun cairan, serta beberapa jenis tumor.

Efek samping sinar-X

Ketika seseorang melakukan rontgen dada, adakah efek samping dari sinar-X bagi kesehatan tubuh? Sinar-X sering dihubungkan dengan meningkatnya risiko kanker. Namun, risiko tersebut sangat rendah dengan efek samping yang singkat. Namun, paparan terhadap level radiasi yang tinggi dan menyebabkan beberapa efek samping, misalnya muntah, berdarah, pingsan, rambut rontok, dan kulit yang mengelupas. Namun sinar-X yang digunakan dalam dunia medis berada dalam dosis radiasi yang rendah sehingga tidak akan memberikan efek samping pada kesehatan mereka yang mendapatkan paparan sinar tersebut. Secara keseluruhan, penggunaan sinar-X untuk melakukan tindakan rontgen dada penting agar mendapatkan diagnosa yang tepat dan akurat. 

Read More

Makan Siang Sehat Jangan Sampai Lupa

Makan siang sehat merupakan waktu makan yang penting bagi semua orang. Makan siang dapat menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga otak serta tubuh dapat bekerja dengan lebih efektif di siang dan sore hari. Makan siang buatan sendiri tidak hanya lezat namun dapat Anda atur sendiri bahan-bahan dan nutrisi apa saja yang bisa Anda tambahkan. Sementara itu, makan siang di kantin ataupun restoran masih dapat mengikuti pola nutrisi yang dibutuhkan apabila Anda memilih menu yang tepat. Survey diet dan makanan menunjukkan bahwa kebanyakan orang perlu mengurangi asupan minyak jenuh, garam, serta gula, dan meningkatkan konsumsi serat, buah, sayur, dan minyak ikan.

Kunci dari makan siang sehat adalah keragaman serta cara mendapatkan keseimbangan makanan yang tepat untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Asupan harian tubuh kita akan kalori dan nutrisi dibagi atas makanan dan camilan yang kita makan dalam satu hari. Salah satu membagi asupan kalori dalam sehari adalah dengan mengonsumsi 20% dari jumlah kalori total saat sarapan, 30% saat makan siang, dan 30% saat makan malam, serta ditambah 20% untuk camilan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, menu makan siang sehat apa saja yang perlu Anda makan? Menu ideal adalah roti gandum utuh, nasi, ataupun pasta. Anda juga perlu menambahkan protein rendah lemak seperti tuna, telur, udang, dan ayam. Penting pula untuk menambahkan banyak sayuran dan buah-buahan seperti apel, tomat ceri, wortel, mentimun, dan juga anggur kering. Jangan lupa minum. Air putih biasa sangat ideal untuk pendamping makan siang Anda. Namun Anda juga bisa menambahkan susu ataupun minuman oat bagi Anda yang menderita intoleransi laktosa.

Tidak Makan Siang Apakah Berbahaya?

Beberapa orang berpikir mereka dapat menjalani hari tanpa perlu makan siang. Namun ada beberapa masalah yang mungkin akan muncul. Tidak makan siang sama seperti Anda sedang menjalankan puasa kecil, dan dapat membuat perut terasa sangat lapar, terutama apabila sarapan Anda kurang. Dalam kondisi ini, tubuh Anda sedang dalam “survival mode”, dan apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda akan merasa sangat lapar dan hanya akan memikirkan makanan. Tentu hal ini dapat mempengaruhi performa Anda saat bekerja.

Bahan bakar eksklusif otak, glukosa, akan terkompromi setelah 4 hingga 6 jam apabila tubuh tidak mendapatkan makanan. Hal ini disebabkan glukosa yang tersimpan di dalam hati sebagai glikogen habis terpakai dalam waktu tersebut. Saat glukosa darah semakin menipis, hati akan merubah glikogen menjadi glukosa dan melepaskannya ke dalam darah. Apabila glikogen terus menipis, tubuh akan menggunakan metode menyediakan energi dengan kurang efektif. Selain itu, apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda mungkin akan makan terlalu banyak ketika ada kesempatan. Hal ini akan membuat Anda kesulitan dalam mengatur berat badan. Mendapatkan makan siang sehat penting agar tubuh terus mendapatkan energi serta nutrisi yang dibutuhkan untuk beraktivitas setiap harinya. Selainsebagai bahan bakar menjalani hari, makan siang sehat juga dapat menjadi kebiasaan sehat Anda apabola ingin mencoba mengurangi berat badan. Obesitas tidak hanya akan mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena beberapa penyakit serius seperti penyakit jantung dan pembuluh darah serta penyakit diabetes tipe 1.

Read More

Apakah Floaters Berbahaya? Gejala dan Penyebab

Pernahkan Anda melihat bitnik-bintik atau titik yang melayang pada bidang penglihatan Anda? Bintik-bintik berwarna hitam atau abu-abu tersebut disebut dengan istilah “floaters”. Floaters tidak menyebabkan rasa sakit atau menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, karena mengganggu penglihatan, floaters dapat mengganggu Anda menjalani aktivitas sehari-hari. Karena floaters berada di dalam cairan mata Anda, floaters akan bergerak mengikuti gerakan mata. Apabila Anda mencoba untuk melihatnya, floaters akan terlihat menjauh. Floaters biasanya muncul ketika Anda melihat sebuah obyek yang terang seperti langit, benda yang memantulkan cahaya, dan kertas kosong. Floaters dapat muncul pada salah satu mata ataupun keduanya. Floaters tidak membutuhkan perawatan karena tidak membahayakan penglihatan. Meskipun demikian, terkadang floaters membuat seseorang kesulitan dalam melihat dan membutuhkan pembersihan untuk mengembalikan penglihatan. Selain itu, floaters dapat menjadi gejala atau tanda-tanda masalah kesehatan, seperti kerusakan pada retina.

Gejala floaters

Gejala utama munculnya floaters pada mata adalah munculnya obyek-obyek aneh tertentu pada bidang penglihatan seseorang. Floaters dapat muncul dlam bentuk yang berbeda-beda, seperti titik atau bintik berbayang, garis kecil, lingkaran, bentuk sarang laba-laba, dan bentuk-bentuk tidak teratur lainnya. Floaters juga dapat menyerupai daerah penglihatan yang lebih gelap ataupun lebih terang. Terkadang, daerah yang memiliki floaters akan sedikit terlihat buram atau kabur apabila dibandingkan dengan daerah lain pada bidang penglihatan Anda.

Meskipun berukuran kecil, floaters dapat mengganggu pandangan secara signifikan karena dekat dengan daerah input mata. Salah satu karasteristik floaters adalah ia sering bergerak bolak-balik di bidang pandangan Anda. Mencoba melihat floaters secara langsung akan membuat floaters bergerak menjauh dari penglihatan. Saat seseorang mengistirahatkan mata mereka, floaters akan melayang dengan sendirinya.

Penyebab floaters

Perubahan-perubahan pada daerah mata yang disebabkan faktor usia menjadi penyebab utama kasus floaters. Kornea dan lensa pada mata memusatkan cahaya ke retina di belakang mata. Saat cahaya melewati mata dari depan ke belakang, cahaya akan melewati zat seperti kaca dan berbentuk seperti jelly yang ada di dalam mata. Perubahan-perubahan pada zat tersebut dapat menyebabkan terbentuknya floaters. Hal ini merupakan hal yang wajar dan lumrah terjadi terutama dengan bertambahnya usia yang disebut dengan sinergi vitreous. Vitreous yang tadinya kental menjadi lebih encer dengan bertambahnya usia, dan bagian dalam mata akan dipenuhi serpihan dan endapan. Serat-serat mikroskopis di dalam vitreous juga akan merumpun. Saat cahaya melewati mata, serpihan dan endapan tersebut akan menyebabkan terbentuknya bayangan yang disebut dengan floaters. Selain itu, floaters juga bisa disebabkan oleh hal-hal seperti:

  • Cedera mata. Apabila mata terkena pukulan atau rusak akibat kecelakaan, hal ini dapat menyebabkan terbentuknya floaters.
  • Rabun dekat. Orang-orang yang memiliki gangguan rabun dekat akan sering mengalami floaters. Selain itu, sinergi vitreous juga akan terjadi lebih cepat pada mereka yang menderita rabun dekat.
  • Peradangan. Bengkak atau peradangan pada mata sering menyebabkan infeksi yang berujung pada terbentuknya floaters.
  • Retinopati diabetes. Diabetes dapat merusak pembuluh darah yang menuju retina. Saat pembuluh tersebut rusak, retina mungkin tidak akan bisa menafsirkan gambar dan cahaya yang mengenainya.
  • Endapan. Berbagai macam endapan yang terbentuk di dalam vitreous dapat mengganggu cahaya yang lewat dari bagian depan mata ke bagian belakang.

Floaters tidak memberikan rasa sakit saat terjadi. Namun, segera temui dokter mata Anda apabila floaters menyebabkan sakit, Anda kehilangan penglihatan, buta sebelah, ataupun floaters mengalami perubahan bentuk dan ukuran.

Read More