Kekurangan Vitamin C Sebabkan Gejala Skorbut, Apakah Itu?

Vitamin C atau yang dikenal sebagai asam askorbat adalah vitamin yang ditemukan dalam berbagai makanan dan dijual sebagai suplemen makanan. Vitamin C adalah nurtisi penting yang terlibat di dalam perbaikan jaringan dan produksi enzimatik dari neurotransmitter tertentu.

Jadi, ketika tubuh seseorang kekurangan vitamin C maka akan mudah terserang berbagai penyakit, salah satu penyakit yang menyerang tubuh karena kekurangan vitamin C adalah skorbut. Apakah skorbut itu dan gejala skorbut apa yang bisa muncul pada tubuh penderita. Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu skorbut?

Skorbut adalah penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah, kulit, dan proses penyembuhan tubuh dan mengakibatkan anemia, perdarahan pada kulit serta penyakit gusi. Penyakit skorbut ini terjadi saat Anda kekurangan vitamin C.

Umumnya vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, artinya tubuh tidak memperoduksi atau menyimpan vitamin tersebut. Jadi, untuk menjaga kesehatan dan tidak terkena skorbut maka Anda harus mengonsumsi vitamin C secara rutin, namun tidak berlebihan.

Gejala skorbut

Gejala penyakit ini cenderung akan muncul secara perlahan dan memburuk seiring berjalannya waktu. Mereka cenderung tidak jelas, jadi Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda atau anak Anda sedang mengalami efek dari kekurangan nutrisi tersebut.

Gejala yang umum dan bisa berkembang menjadi lebih parah pada penyakit ini, meliputi:

  • Kelelahan dan nyeri otot
  • Kehilangan selera makan
  • Sendi kaku dan bengkak
  • Perdarahan dan memar spontan (tanpa tahu sebabnya)
  • Gingivitis, ulserasi pada gusi Anda, pembesaran gusi
  • Kehilangan gigi
  • Iritabilitas dan atau perubahan suasana hati
  • Depresi
  • Mulut dan mata kering
  • Kelelahan
  • Infeksi yang sering terjadi
  • Sering mimisan

Tidak hanya pada orang dewasa, gejala yang muncul dari penyakit skorbut ini pun sama dengan yang terjadi pada anak-anak. Anak-anak dengan skorbut umumnya rentan gagal tumbuh, yang merupakan kondisi yang ditandai dengan kurangnya pertumbuhan fisik, serta gangguan perkemabngan kognitif dan sosial.

Komplikasi skorbut

Vitamin C biasnaya meningkatkan penyerapan zat besi pada usus, sehingga kekurangan vitamin C dapat menyebabkan anemis defisiensi zat besi. Anemia justru dapat memperburuk keadaan Anda. Pada kasus yang parah, akan menyebabkan Anda menjadi pusing, kulit pucat, detak jantung cepat, dan sesak napas.

Selain itu, jika Anda tidak segera mengatasi penyakit ini, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti demam, penyakit kuning, luka terbuka, disfungsi multi-organ, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Penyebab skorbut

Kekurangan vitamin C dalam tubuh sama artinya dengan tubuh tidak memproduksi atau menyiman vitamin tersebut, jadi Anda harus sering-sering “mengisi ulang” untuk memastikan vitamin tersebut tetap ada di dalam tubuh. Pola makan yang tidak seimbang pun dapat menyebabkan malnutrisi yang biasanya dikaitkan dengan penyakit skorbut ini. Jadi, pastikan Anda mengonsumi makanan sehat serta buah-buahan.

Selain kekurangan vitamin C, beberapa faktor risiko berikut pun bisa mneyebabkan Anda terkana skorbut. Meliputi:

  • Mengikuti diet ketat yang rendah vitamin C
  • Mengalami gangguan makan
  • Hidup dengan demensia atau penyakit mental yang mengganggu makan dan/atau nafsu makan
  • Usia lanjut
  • Kecanduan alkohol
  • Merokok
  • Operasi bypass lambung, yang dapat mengganggu kemampuan Anda untuk menyerap nutrisi
  • Masalah gastrointestinal seperti penyakit Chohn atau sindrom malabsorptive

Cara mengurangi risiko penyakit skorbut

Ada beberapa hal yang perlu Anda hindari untuk mengurangi risiko penyakit ini, beberapa di antaranya:

  • Tidak merokok
  • Memastikan diet yang seang And jalani kaya akan makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, beri, paprika, sayuran hijau, kentang dan melon
  • Menjaga pola makan seimbang yang mencakup variasi makanan dari masing-masing kelompok makanan.

Nah, jika Anda mengalami gejala skorbut maka mudah saja. Anda hanya perlu mengonsumsi vitamin C dari makanan yang biasa Anda konsumsi. Jika dengan makanan belum tercapai juga, Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin C. atau, Anda dapat mengunjungi dokter untuk mendapatkan konsultasi tentang masalah Anda ini dan mendapatkan solusi serta perawatan lebih lanjut.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*