Perhatikan Makanan & Minuman yang Dapat Turunkan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh didukung oleh keseimbangan gaya hidup yang sehat. Tidur yang cukup, olahraga, dan diet yang sehat berkontribusi untuk menjaga sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Ketika sistem kekebalan tubuh terganggu, tubuh akan mudah sakit.

Apakah makanan yang kita konsumsi dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh? Sayangnya, jawabannya adalah ya. Makanan atau minuman yang kita konsumsi berperan besar dalam memengaruhi kondisi tubuh kita, termasuk kekebalan tubuh. Lantas, apa saja bahan konsumsi yang tidak baik itu?

  • Alkohol

Beberapa macam alkohol (terutama minuman beralkohol dan anggur) mengandung jumlah gula yang tinggi, dan suatu penelitian mengatakan bahwa jumlah alkohol yang berlebihan juga dapat memengaruhi populasi mikroorganisme di usus atau mengubah integritas lapisan usus.

  • Minuman Berkafein

Jumlah waktu  tidur yang cukup sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kopi dan teh bersifat melindungi kesehatan, karena tingginya tingkat antioksidan yang dikaitkan dengan anti-peradangan. Namun, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur, dan hasil itu dapat meningkatkan peradangan dan mengganggu kekebalan tubuh.

Untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh, kurangi minuman berkafein tanpa nutrisi yang dibuat dengan gula atau pemanis buatan, seperti soda dan minuman berenergi. Ketika menikmati kopi dan teh usahakan setidaknya enam jam sebelum waktu tidur untuk mencegah gangguan tidur.

  • Minyak Sayur dan Biji-bijian

Minyak olahan seperti kedelai, jagung, kanola, bunga matahari, safflower, dan minyak kacang, memiliki tingkat asam lemak tak jenuh ganda (terutama omega-6s) yang tinggi. Itu dapat menciptakan ketidakseimbangan dalam asam lemak tubuh dan meningkatkan peradangan. Sebaiknya, masalaklah dengan minyak zaitun atau minyak kelapa.

  • Yogurt

Sebuah penelitian mengatakan bahwa tidak semua yogurt diciptakan sama, beberapa di antaranya ada yang menggunakan gula tambahan dan bahan buatan lain dalam produknya. Masalahnya, sering kali bahan buatan itu mengandungan sesuatu yang sama sekali tidak bermanfaat untuk kegiatan.

Meski keadaan probiotik di dalam usus amat penting lantaran dapat menyebabkan masalah pencernaan, akan tetapi menyuplai tubuh dengan yogurt yang tidak sedat juga bisa menimbulkan masalah baru. Jadi pastikan yogurt yang dipilih memberikan apa yang tubuh butuhkan.

  • Makanan Asinan

Sementara makanan asinan seperti sauerkraut atau kimchi mengandung banyak rasa dalam kalori yang sangat sedikit, seorang ahli kesehatan melaporkan bahwa makanan asinan juga dapat mengemas natrium raksasa, yang dapat menyebabkan dehidrasi, retensi cairan, dan bahkan memperburuk kondisi seperti penyakit ginjal.

  • Buah Kering atau Manisan Kalengan

Meskipun buah-buahan umumnya sehat, sangat penting untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak gula agar sistem kekebalan tubuh kita tetap sehat. Kita harus mengurangi memakan buah-buahan kering atau kalengan, terutama kurma kering dan buah-buahan yang dikemas dalam jus atau sirup. Karena gula yang ditambahkan pada dasarnya dapat mengubah camilan sehat menjadi tidak sehat.

  • Sup Kalengan

Sup adalah makanan pokok yang enak yang bisa menyediakan protein, serat, dan nutrisi lain dari sayur atau bahan lain. Namun, mengonsumsi sup kalengan, meskipun enak, hal itu bukanlah menjadi pilihan baik untuk kesehatan. Banyak sup kalengan yang mengandung bahan buatan dan kadar natrium yang tinggi. Belum lagi bahan kimia yang dapat larut ke dalam sup dari kaleng. Sehingga patut diwaspadai akan kandungannya bagi kesehatan. Mungkin saja kandungan sup tersebut dapat mengganggu sistem kekebelan tubuh Anda.

***

Memilih makanan yang benar sangatlah penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Kurangi makanan junk food serta makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, karena mereka tidak hanya memengaruhi berat badan Anda, tetapi juga memiliki kemungkinan menurunkan daya tahan tubuh terhadap bakteri dan virus.

Read More

Mengenal Obat-obatan yang Biasa Digunakan untuk Suntik Keloid

Suntik keloid dilakukan oleh dokter spesialis kulit.

Terjadinya luka, apalagi di bagian tubuh yang terbuka, kadang menimbulkan masalah baru di luar lukanya itu sendiri. Keloid misalnya, kemunculan bekas luka yang menonjol itu mungkin menjadi masalah besar bagi sebagian orang, meski bisa disembuhkan dengan berbagai prosedur termasuk suntik keloid.

Akan tetapi, kenyataan itu tak mengubah kenyataan yang lain bahwa banyak orang lebih takut dengan bekas luka ketimbang lukanya itu sendiri. Kondisi inilah yang mendorong dunia medis untuk terus menciptakan pelayanan terbaik untuk mengakomodir kebutuhan tersebut.

Suntik keloid contohnya. Prosedur ini lahir dari pembaharuan dari prosedur-prosedur sebelumnya yang dinilai tak lagi efisien. Pasalnya menyuntikkan “sesuatu” di bagian tubuh yang terdapat keloid, dinilai lebih aman, murah, dan tidak menyakitkan dibanding prosedur lain.

“Sesuatu” yang dimaksud di paragraf sebelumnya adalah obat. Dilansir dari laman SehatQ, ada berbagai macam obat yang biasa digunakan dalam prosedur suntik keloid, di antaranya:  

  • Kortikosteroid

Kortikosteroid adalah obat yang mengandung hormon steroid yang berguna untuk menambah hormon steroid dalam tubuh bila diperlukan, dan meredakan peradangan atau inflamasi, serta menekan kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.

Efek samping kortikosteroid sebagian besar terjadi karena konsumsi kortikosteroid oral. Namun, kortikosteroid topikal, hirup, dan injeksi, juga bisa menimbulkan efek samping tertentu. Munculnya efek samping tersebut dapat berbeda tergantung dengan kondisi masing-masing pasien. Konsumsi obat jangka panjang juga bisa menimbulkan kemungkinan efek samping.

  • Fluorourasil 

Obat yang juga dikenal dengan sebutan 5-FU atau f5U ini adalah obat dari analog pirimidina yang digunakan untuk perawatan kanker. Ada berbagai macam kanker yang bisa diobati dengan fluoraurasil. Obat ini juga dapat digunakan sebagai krim untuk mengatasi keratosis aktinik, karsinoma sel basal, dan kutil kulit. 

Ketika digunakan dengan injeksi, kebanyakan orang mengalami efek samping. Efek samping yang umum termasuk radang mulut, kehilangan nafsu makan, menurunnya jumlah sel darah, rambut rontok, dan radang kulit. Saat digunakan sebagai krim, iritasi pada bagian kuli yang teraplikasi biasanya terjadi. Sementara itu, penggunaan bentuk apa pun dalam kehamilan dapat membahayakan bayi.

  • Bleomycin

Sama seperti jenis sebelumnya, obat yang digunakan untuk suntik keloid ini juga sebenarnya merupakan obat antikanker. Malah secara lebih spesifik diketahui bahwa bleomycin merupakan obat yang digunakan untuk kemoterapi.

Bleomycin tersedia dalam bentuk suntikan, sehingga pemberian obat harus diberikan oleh dokter atau petugas medis atas instruksi dokter. Dokter juga akan memantau pernapasan, tekanan darah, dan fungsi ginjal selama bleomycin diberikan.

Alasannya, cukup banyak resiko atau efek samping yang bisa terjadi setelah penggunaan obat ini, mulai dari gatal-gatal, mual, rambut rontok, hingga nyeri dada dan sakit kepala berat.

  • Interferon

Interferon dalam bentuk obat bekerja dengan meningkatkan respon kekebalan tubuh dan menghambat pertumbuhan virus, bakteri, atau kanker. Pada dasarnya interferon terbagi lagi dalam 3 kelompok besar, yakni Alfa, Beta, dan Gamma. Masing-masing kelompok tersebut memiliki tipe obat dengan fungsi, merek dagang, dan dosis yang berbeda-beda.

Adapun interferon yang digunakan dalam prosedur suntik keloid adalah Interferon Alfa-2b. Jenis ini juga lazim digunakan untuk mengatasi condyloma acuminata (kutil kelamin), Leukemia sel berambut, Leukemia myeloid kronis, Hepatitis C kronis, Hepatitis B kronis aktif, melanoma, sarkoma Kaposi terkait AIDS, tumor karsinoid, limfoma folikular, dan multiple myeloma.

Efek samping dari penggunaan interferon berbeda-beda, tergantung jenis dan tipe obat. Efek samping yang dapat terjadi seperti sakit kepala; demam; dan nyeri otot.

  • Verapamil

Ini merupakan obat yang biasa digunakan untuk penyakit-penyakit kardiovaskular, seperti aritmia, angina, hingga tekanan darah tinggi. Verapamil bekerja dengan cara menghambat kalsium masuk ke sel-sel otot di pembuluh darah, sehingga otot pembuluh darah menjadi lebih rileks. Otot yang rileks akan membuat aliran darah lebih lancar, sehingga menurunkan tekanan darah dan meredakan keluhan angina.

Dalam perannya dalam prosedur suntik keloid, Verapamil bekerja sebagai pelebur saluran kalsium yang terhambat oleh sekresi molekul matriks ekstraseluler (misalnya, kolagen, GAG, fibronektin) dan meningkatkan fibrinase. Verapamil dapat bertindak sebagai modalitas alternatif yang efektif dalam pencegahan dan pengobatan bekas luka keloid dan hipertrofik.

Dosis verapamil diberikan sesuai usia, kondisi, dan respons tubuh pasien terhadap obat. Prosedur suntik keloid dengan verapamil mungkin akan menimbulkan efek samping bawaan obat, seperti sakit kepala, mual, hingga sembelit.

***

Di antara semua obat di atas, yang paling umum digunakan adalah kortikosteroid. Dalam menyembuhkan luka, kortikosteroid memiliki kemampuan untuk memutus ikatan antara serat-serat kolagen yang dihasilkan oleh jaringan parut.

Suatu riset mengungkapkan bahwa suntik keloid menggunakan kortikosteroid merek triamcinolone memberikan hasil yang optimal pada 50-100% kasus, dengan angka kekambuhan sekitar 9–50%. Untuk hasil yang lebih baik, terkadang triamcinolone dikombinasikan dengan obat lain untuk suntik keloid seperti 5-fluorouracil atau bleomycin.

Read More

Sering Menangis Tanpa Sebab? Hati-hati Gejala Depresi

Meskipun setiap orang pastinya pernah merasa sedih dari waktu ke waktu, depresi mayor merupakan sebuah kondisi yang berbeda. Gangguan depresi mayor atau depresi klinis membuat Anda merasakan rasa sedih, kesepian, dan hilangnya ketertarikan akan hal-hal yang dulu Anda sukai, serta sering menangis tanpa sebab. Saat perasaan tersebut terjadi selama lebih dari dua minggu, dokter akan mendiagnosa kasus Anda sebagai gangguan depresi mayor. Gejala-gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda membutuhkan bantuan profesional. Bicaralah dengan dokter apabila Anda memiliki gejala yang dapat mengindikasi adanya depresi.

Gejala umum depresi

Gejala yang ditimbulkan depresi dapat berbeda-beda tergantung setiap individu. Namun, bagi kebanyakan orang, depresi dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, berinteraksi dengan orang lain, atau pergi ke sekolah atau kantor. Bahkan tidak jarang orang dengan gangguan depresi menangis tanpa sebab. Apabila Anda menderita depresi, Anda mungkin akan mengalami hal-hal berikut ini.

  • Sedih

Gejala paling umum dari depresi adalah rasa sedih atau kekosongan yang akan bertahan selama lebih dari dua minggu. Seseorang mungkin akan menganggap gejala ini sebagai rasa putus asa. Mereka mungkin akan merasa bahwa hidup tidak akan menjadi bertambah baik, dan kadar kesedihan yang intens ini akan bertahan selamanya. Gejala ini merupakan jenis depresi kronis di mana mood seseorang terus menerus buruk.

  • Perasaan tidak berharga

Orang-orang yang depresi sering merasa dirinya sendiri tidak berharga, penuh rasa salah, dan tidak berharga. Orang-orang ini sering berfokus pada kegagalan di masa lalu atau kekurangan pribadi. Mereka sering menyalahkan diri mereka sendiri saat hidup mereka tidak berjalan sebagaimana mestinya. Remaja yang menderita depresi merasa diri mereka tidak berguna, merasa salah dimengerti dan mulai menghindari interaksi dengan orang lain.

  • Sifat mudah marah

Depresi dapat menyebabkan orang-orang menjadi mudah frustasi atau marah, bahhkan meskipun disebabkan oleh hal-hal kecil yang sepele. Baik pria ataupun wanita dapat menunjukkan gejala mudah marah. Namun, gejala tersebut biasanya berbeda. Wanita melaporkan diri mereka mudah marah pada suatu waktu, kemudian menangis tanpa sebab berikutnya. Sementara itu, pria lebih bersifat agresif dan kasar akibat depresi.

  • Kelelahan

Orang-orang dengan depresi sering merasa kurang energi atau merasa lelah setiap saat. Tugas-tugas kecil, seperti mandi atau bangun dari tempat tidur, terlihat membutuhkan banyak usaha. Kelelahan dapat memerankan peran lain pada gejala yang berhubungan dengan depresi, misalnya menarik diri dari lingkungan sosial dan rasa apati. Apabila Anda memiliki depresi, Anda akan merasa kewalahan hanya dengan berpikir perlu pergi keluar.

  • Rasa bersalah

Depresi sering disebabkan karena reaksi kimia tidak seimbang di otak. Namun, orang-orang dengan depresi lebih sering menyalahkan diri sendiri, alih-alih menyalahkan penyabab tersebut.

  • Menangis tanpa sebab

Orang-orang dengan depresi sering menangis tanpa sebab. Menangis tanpa sebab juga sering ditemukan pada depresi post-partum, yang mana merupakan depresi yang terjadi setelah seorang wanita melahirkan bayinya.

  • Apatis

Orang-orang dengan depresi biasanya akan kehilangan ketertarikan dan berhenti mendapat kebahagiaan dari aktivitas yang dulunya mereka suka, seperti hobi dan hubungan seksual.

Saat Anda memiliki deprisi, merawat gejala seperti menangis tanpa sebab, bertindak apatis, sifat mudah marah dan lain-lain bukan suatu hal yang bisa Anda lakukan seorang diri. Merawat gangguan depresi membutuhkan bantuan dari kombinasi antara psychotherapy dan minum obat-obatan tertentu. Apabila Anda memiliki depresi, konsultasi dengan tenaga medis ahli kesehatan mental.

Read More

Gangguan di Perut Jadi Tanda Anak Alami Lactose Intolerant

Apakah anak Anda tidak bisa menerima susu dan produk olahannya? Jika ya, belum tentu ia mengalami alergi susu. Namun, mungkin saja buah hati Anda mengalami lactose intolerant, lho.

Secara sederhana lactose intolerant atau dalam bahasa Indonesia dipadankan dengan intoleransi laktosa adalah satu kondisi di mana seseorang tidak mampu mencerna laktosa. Laktosa sendiri merupakan bentuk disakarida dari karbohidrat yang dapat dipecah menjadi bentuk lebih sederhana yaitu galaktosa dan glukosa. Laktosa ada di dalam kandungan susu, dan merupakan 2-8 persen bobot susu keseluruhan.

Kondisi ini terjadi karena pengidap intoleransi laktosa tidak memiliki cukup laktase dalam sistem pencernaannya. Akibatnya, mereka rentan terhadap susu dan produk turunannya. Laktase merupakan enzim yang digunakan oleh tubuh untuk memecah dan menyerap laktosa.

Lactose intolerant dapat terjadi pada segala jenis usia. Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang kekurangan enzim laktase di dalam tubuhnya, tetapi utamanya disebabkan oleh gangguan kesehatan di saluran cerna.

Kondisi ini amat mengkhawatirkan jika terjadi pada bayi, utamanya mereka yang berusia di bawah tiga tahun. Sebab, anak usia batita masih amat bergantung pada susu untuk memenuhi kebutuhannya. Di bawah ini ada beberapa gejala yang bisa menandakan anak mengalami lactose intolerant, di antaranya:

  • Diare

Intoleransi laktosa menyebabkan diare dengan meningkatkan volume air di usus besar. Hal ini menyebabkan meningkatnya volume dan kandungan cairan tinja. Ini lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak daripada pada orang dewasa.

Di usus besar, fermentasi mikroflora laktosa menjadi asam lemak dan gas rantai pendek. Sebagian besar asam-asam ini diserap kembali ke usus besar. Asam sisa dan laktosa meningkatkan jumlah air yang dikeluarkan tubuh ke usus besar.

Diare ditandai dengan intensitas buang air besar yang sering dengan tekstur tinja yang encer ini sebenarnya respons alami tubuh dalam melawan kuman yang membahayakan saluran cerna.

  • Sembelit

Sembelit ditandai dengan tinja yang keras dan jarang, buang air besar yang tidak sempurna, perut tidak nyaman, kembung, dan mengejan yang berlebihan. Kondisi ini bisa menjadi indikasi lain dari lactose intolerant, meski gejala ini lebih jarang terjadi dibandingkan diare.

Karena bakteri dalam fermentasi usus besar tidak dapat mencerna laktosa, bakteri ini menghasilkan gas metana. Metana dianggap memperlambat waktu yang dibutuhkan makanan untuk bergerak melalui usus. Hal ini menyebabkan terjadinya sembelit pada bayi.

  • Kembung dan Gangguan di Perut

Nyeri perut dan kembung adalah gejala umum dari lactose intoleran pada segala jenis umur. Ketika tubuh tidak dapat memecah laktosa, laktosa melewati usus sampai mencapai usus besar. Laktosa tidak dapat diserap oleh sel-sel yang melapisi usus besar, tetapi dapat difermentasi dan dipecah oleh bakteri alami yang hidup di usus besar. Fermentasi ini menyebabkan pelepasan asam lemak rantai pendek serta gas hidrogen, metana, dan karbondioksida.

Peningkatan asam dan gas menyebabkan sakit perut. Rasa sakit biasanya terletak di sekitar pusar dan di bagian bawah perut. Sensasi kembung disebabkan oleh peningkatan air dan gas di usus besar yang menyebabkan dinding usus meregang (distensi).

Frekuensi kembung dan sakit perut tidak berhubungan dengan banyaknya laktosa yang dicerna tetapi pada kepekaan bayi terhadap dinding usus yang meregang.

  • Gejala-Gejala Lain

Gejala utama intoleransi laktosa yang dikenali adalah gastrointestinal (berhubungan dengan lambung dan usus) namun studi kasus menunjukkan gejala-gejala lain seperti:

  • Sakit kepala;
  • Kelelahan;
  • Kehilangan konsentrasi;
  • Nyeri otot dan sendi;
  • Bisul di mulut;
  • Masalah buang air kecil;
  • Eksim.

Namun gejala-gejala ini belum ditetapkan sebagai gejala lactose intolerant yang sebenarnya dan mungkin memiliki penyebab lain.

Efek samping dari konsumsi laktosa bagi pengidap intoleransi laktosa biasanya cukup cepat. Hanya dalam waktu 30 menit sampai 2 jam, efek samping langsung terasa.Yang jelas terlihat adalah bayi menjadi lebih rewel dan tidak nyaman setelah mengonsumsi susu dan produk turunannya.

***

Itulah beberapa kondisi kesehatan yang bisa meningkatkan kewaspadaan Anda, sebagai orang tua, akan lactose intolerant pada anak Anda. Bila gejala-gejala di atas selalu muncul setelah pemberian susu, kemungkinan anak mengalami lactose intolerant amat besar. Segera temui dokter agar mendapat penjelasan yang akurat mengenai kondisi anak Anda.

Read More

Ketahui Gejala Cacat Mental pada Anak Sedari Dini

Kondisi cacat mental akan semakin parah jika tidak atau terlambat ditangani. Karena itu, menjadi penting untuk cepet mendeteksi ada tidaknya gejala cacat mental pada anak. Gejala cacat mental sendiri biasanya tidak muncul sekaligus, namun muncul perlahan hingga terpastikan pada saat usia seseorang mencapai 18 tahun.

Meskipun muncul perlahan, sebenarnya banyak gejala pasti terkait cacat mental yang bisa Anda indentifikasikan sedari seseorang masih kecil. Dengan mengetahui gejala-gejala tersebut, langkah tepat pengananan pun bisa Anda putuskan. Penanganan yang tepat pada akhirnya mampu menahan bahkan memperbaiki gejala cacat mental yang dialami oleh anak.

Berikut ini adalah beberapa gejala cacat mental yang sudah bisa dilihat dari anak masih berusia dini. Coba cek apakah tanda-tanda tersebut ada pada anak Anda? Jika Anda, segera lakukan penanganan yang tepat, yuk!

Lamban memahami bahasa

Salah satu kecenderungan cacat mental adalah tidak mampunya seseorang memahami bahasa. Ketidakmampuan tersebut biasanya mulai ditunjukkan dari kecil dengan gejala terlambat berbicara. Hanya saja yang perlu dipahami, tidak semua kondisi terlambat berbicara pada anak menandakan ia mengalami cacat mental.

Banyak juga anak yang terlambat berbicara, namun bisa dengan cepat memahami bahasa setelah diberi perawatan. Namun, kondisi terlambat berbicara bisa Anda jadikan kecurigaan terhadap gejala cacat mental. Anda pun bisa segera memeriksakan anak tersebut ke dokter yang lebih ahli.

Menarik diri dari pergaulan

Gejala cacat mental lainnya yang bisa diperhatikan lainnya adalah kemampuan anak sedari kecil dalam beradaptasi dengan lingkungan. Umumnya, anak kecil mampu berinteraksi dengan lingkungan lebih cepat daripada orang dewasa. Namun pada anak yang memiliki gejala cacat mental, interaksi tersebut menjadi lebih sulit.

Anak dengan gejala cacat mental cenderung menarik diri dari pergaulan. Mereka tergolong penyendiri karena dan memiliki dunianya sendiri. Jika Anda menemukan gejala demikian, alangkah baiknya Anda mengkonsultasikan kondisi anak tersebut kepada dokter terkait.

Memiliki kecenderungan sifat yang meledak

Cacat mental cenderung membuat kondisi emosional seseorang menjadi tidak stabil. Kestidakstabilan emosi tersebut sebenarnya sudah diperlihatkan dari kecil, namun kerap luput dari pengawasan orang tua.

Ketidakstabilan emosi pada anak membuat ia tidak mampu mengendalikan emosinya. Ketika sedang marah, ia akan mengamuk habis-habisan. Ketika sedan senang, ia bisa bertingkat menjadi amat baik. Perubahan sikap tersebut pun bisa berubah sangat cepat dan meledak-ledak. Jika ada gejala demikian, cobalah langsung berkonsultasi ke dokter.

Terlambat menguasai keterampilan umum

Seorang anak pada usia balita seharusnya sudah bisa menguasai keterampilan umum untuk anak seusianya. Keterampilan umum yang dimaksud, seperti makan sendiri, ke toilet, sampai memakai baju sendiri.

Namun, ada juga anak-anak yang sangat terlambat menguasai keterampilan-keterampilan umum yang demikian bahkan ketika usianya sudah melewati 5 tahun. Jika mendapati gejala tersebut, pasanglah kecurigaan terhadap kondisi mental anak. Mencoba berobat ke dokter untuk memastikan kondisi anak pun sangat dianjurkan.

Minim minat terhadap hal baru

Anak yang memiliki potensi cacat mental cenderung tidak peduli dengan kondisi sekitarnya. Hal ini juga membuat ia tidak mudah tertarik dengan berbagai macam hal baru. Ini berkebalikan dengan sifat anak kecil yang umumnya memiliki tingkat rasa ingin tahu yang besar.

Jika Anda menenemukan gejala minimnya minat terhadap hal baru yang dialami oleh anak, berhati-hatilah. Mungkin saja itu adalah gejala dari kecacatan mental yang diidap oleh anak tersebut.

***

Dengan mengetahui gejala cacat mental sedari diri, Anda bisa melakukan langkah tepat untuk bisa mengurangi dampaknya. Berbagai perawatan dan rehabilitasi yang pas juga bisa dilakukan. Sebaliknya jika Anda mengabaikan gejala-gejala tersebut, tingkat risiko keparahan cacat mental anak bisa semakin meningkat.

Read More

Mengapa Angiografi Serebral Perlu Dilakukan?

Angiografi serebral merupakan sebuah pemeriksaan diagnostik yang menggunakan bantuan sinar-X. Tindakan medis ini akan menghasilkan angiogram serebral, sebuah gambar yang akan membantu dokter untuk menemukan adanya penyumbatan atau ketidaknormalan lain di pembuluh darah yang ada di kepala dan leher. Penyumbatan atau kondisi tidak normal di kepala dapat menyebabkan stroke dan pendarahan pada otak. Untuk tes jenis ini, dokter akan menyuntikkan bahan pengontras ke dalam darah Anda. Bahan pengontras tersebut akan membantu sinar-X untuk memproduksi gambar pembuluh darah yang jelas yang akan digunakan dokter untuk mengidentifikasi adanya penyumbatan atau ketidaknormalan.

Penggunaan angiografi serebral

Tidak semua orang yang memiliki penyumbatan arteri membutuhkan angiografi serebral. Prosedur ini biasanya dilakukan hanya ketika dokter membutuhkan informasi lebih untuk dapat merencanakan perawatan setelah pemeriksaan dilakukan. Hal ini disebabkan karena angiografi serebral merupakan sebuah prosedur medis yang invasif dan memiliki risikonya sendiri. Angiogram juga dapat digunakan untuk membantu merawat beberapa kondisi kesehatan yang berhubungan dengan pembuluh darah pada leher dan otak. Angiografi serebral dapat membantu dokter untuk mendiagnosa penyakit aneurisma, arteriosklerosis, malformasi asteriovenosa, radang pembuluh darah, tumor otak, gumpalan darah, dan rusaknya lapisan arteri. Selain itu, angiografi serebral juga dapat membantu dokter mengetahui penyebab gejala penyakit tertentu seperti stroke, sakit kepala parah, hilangnya ingatan, pusing, padangan kabur/rabun, tubuh terasa lemas, dan hilangnya koordinasi atau keseimbangan.

Hal yang perlu diketahui sebelum angiografi serebral

Bicarakan dengan dokter tentang bagaimana Anda perlu mempersiapkan diri sebelum mendapatkan prosedur medis ini. Anda mungkin akan disarankan untuk tidak makan atau minum sebelum prosedur dilakukan. Selain itu, dokter juga mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan risiko pendarahan, seperti obat pengencer darah, aspirin, dan obat-obatan anti peradangan non-steroid. Apabila Anda adalah seorang ibu menyusui, pompalah ASI sebelum prosedur dilakukan dan jangan menyusui bayi setidaknya 24 jam setelah prosedur berhasil dilakukan. Hal ini akan memberikan tubuh Anda cukup waktu untuk mengeluarkan bahan pengontras dari dalam tubuh.

Selain itu, beritahu dokter apabila Anda memiliki alergi atau kondisi medis tertentu. Beberapa orang memiliki alergi terhadap bahan pengontras yang digunakan selama prosedur angiografi serebral. Apabila Anda memiliki alergi apapun, termasuk alergi anestesi atau bahan pengontras yang diberikan pada saat pemeriksaan pencitraan CT. Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan anti-alergi sebelum prosedur dilakukan. Beberapa jenis penyakit dan kondisi medis tertentu juga dapat meningkatkan risiko komplikasi selama prosedur angiografi serebral. Apabila Anda memiliki penyakit diabetes atau penyakit ginjal, bahan pengontras dapat menyebabkan kerusakan ginjal sementara. Selain itu, apabila Anda hamil, atau merasa sedang hamil, bertanyalah pada dokter tentang paparan radiasi yang digunakan selama pemeriksaan.

Hasil angiografi serebral sangat detail, menunjukkan gambar pembuluh darah di otak yang jelas dan akurat. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi dokter  untuk membuat diagnosa dan rencana perawat terhadap kondisi Anda. Namun bukan berarti tindakan medis ini bebas risiko. Sama seperti prosedur lain, angiografi serebral dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti alergi terhadap bahan pengontras, meningkatnya risiko kanker karena paparan radiasi berlebih, ginjal dapat cidera akibat bahan pengontras (bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes dan ginjal) dan adanya risiko darah menggumpal di sekitar ujung kateter yang dapat menyumbat arteri. Namun, manfaat yang didapat angiografi serebral melebihi risiko yang sangat jarang terjadi tersebut.

Read More

Cara Menjaga Kebersihan Diri dari Bakteri dan Kuman

Setiap harinya, Anda akan melakukan kontak langsung dengan jutaan bakteri dan virus yang ada di sekitar Anda. Bakteri dan virus tersebut dapat menempel pada tubuh, dan dalam kasus tertentu, dapat menyebabkan Anda sakit. Dengan mengetahui cara menjaga kebersihan diri, Anda tidak hanya dapat melindungi diri Anda sendiri dari penyakit berbahaya seperti SARS, MERS, dan Corona, tetapi juga orang lain di sekitar Anda. Selain itu, menjaga kebersihan diri dengan baik juga dapat memberikan tampilan yang lebih segar dan menarik. Ada berbagai macam cara menjaga kebersihan diri, mulai dari kebersihan sehabis menggunakan toilet hingga menjaga kesehatan gigi. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih terperinci.

Jenis kebersihan diri

Standar kebersihan diri tiap orang berbeda. Beberapa kategori berikut ini akan menunjukkan cara menjaga kebersihan diri yang dapat Anda ikuti.

  • Kebersihan setelah menggunakan toilet

Cuci tangan Anda dengan baik setelah menggunakan toilet. Gosok menggunakan sabun sekitar 20 hingga 30 detik, dan jangan lupa untuk benar-benar membersihkan di bagian sela-sela jari, bagian belakang tangan, dan di bawah kuku. Bilas menggunakan air hangat dan keringkan menggunakan handuk kering yang bersih. Apabila Anda tidak memiliki air yang mengalir atau sabun, membersihkan tangan menggunakan ‘hand sanitizer’ berbahan dasar alkohol juga dapat dilakukan. Gunakan produk ‘hand sanitizer’ yang mengandung sedikitnya 60 persen alkohol.

  • Kebersihan diri saat mandi

Seberapa sering Anda mandi setiap hari sangat tergantung pada pilihan pribadi. Namun, kebanyaka orang akan mendapatkan manfaat dari cara menjaga kebersihan tubuh ini apabila mereka mandi setidaknya sekali dalam sehari. Mandi menggunakan sabun dapat membersihkan sel kulit mati, bakteri, dan minyak. Anda juga perlu keramas setidaknya 2 kali dalam seminggu. Dengan keramas menggunakan sampo pada rambut dan kulit kepala, Anda dapat membersihkan penumpukan sel kulit mati dan melindungi kepala dari sisa-sisa minyak yang dapat membuat kulit iritasi.

  • Kebersihan kuku

Potong kuku dengan teratur dan jaga agar tetap pendek dan bersih. Sikat menggunakan sikat kuku khusus atau lap mandi agar kuman dan kotoran yang menumpuk. Dengan merawat kesehatan kuku, Anda dapat mencegah penyebaran kuman di mulut dan bagian bukaan tubuh lain. Penting diingat bahwa Anda harus menghindari menggigit gugu agar kuman tidak menyebar dan masuk ke dalam tubuh.

  • Kebersihan gigi

Kebersihan gigi yang biak tidak hanya sebatas gigi yang putih saja. Dengan mengetahui cara menjaga kebersihan gigi dan gusi, Anda dapat terhindar dari penyakit gusi dan gigi berlubang. Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Cobalah untuk menyikat gigi saat Anda bangun tidur dan sebelum tidur. Apabila memungkinkan, sikatlah gigi setelah Anda makan. Lakukan flossing setiap harinya dan berkumur menggunakan obat kumur antibakteri. Cara-cara tersebut dapat mencegah gigi berlubang dan mengurangi terbentuknya kantong di antara gigi dan gusi yang dapat menjadi tempat bakteri dan kuman menumpuk dan berkembang biak.

Dengan melakukan cara menjaga kebersihan diri di atas, Anda bisa terhindari dari penyakit-penyakit berbahaya dan memiliki tubuh yang sehat. Kebersihan diri yang buruk tidak hanya akan membuat seseorang memiliki bau badan yang tidak sedap dan kulit berminyak saja, tetapi juga dapat mengancam kesehatan bagi seseorang. Misalnya saja, apabila Anda tidak melakukan cara menjaga kebersihan tangan dengan rutin, ada kemungkinan Anda akan tertular bakteri dan kuman penyebab penyakit seperti Corona.

Read More

Gejala dan Penyebab Polip Hidung

Pernahkah Anda menderita kondisi seperti demam yang tidak kunjung sembuh dan hidung mampet yang tidak kunjung reda, bahkan setelah meminum obat flu OTC atau obat-obatan anti alergi? Mungkin Anda menderita polip hidung. Polip hidung adalah pertumbuhan jinak non-kanker yang terjadi di jaringan lapisan, atau mukosa, hidung.

Penyebab polip hidung

Polip hidung tumbuh di jaringan yang meradang pada mukosa hidung. Mukosa adalah lapisan yang sangat basah dan berfungsi untuk melindungi bagian dalam hidung dan sinus, serta melembapkan udara yang Anda hirup. Pada saat terjadi infeksi ataupun iritasi yang disebabkan oleh alergi, mukosa hidung akan bengkak dan memerah, dan mungkin akan memproduksi cairan yang menetes. Dengan iritasi yang berkepanjangan, mukosa dapat membentuk polip. Polip hidung adalah pertumbuhan mirip kista berbentuk bundar dan kecil yang dapat menyumbat hidung. Meskipun beberapa orang dapat memiliki polip tanpa adanya masalah hidung sebelumnya, beberapa faktor tertentu dapat memicu terbentuknya polip seperti infeksi sinus kronis, penyakit asthma, rhinitis alergi, sindrom Churg-Strauss, sensitivitas terhadap obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan aspirin, serta cystic fibrosis. Selain itu, mungkin ada tendensi turunan bagi beberapa orang untuk menderita polip hidung. Hal tersebut mungkin disebabkan karena gen mereka yang menyebabkan mukosa untuk bereaksi terhadap peradangan.

Gejala polip hidung

Polip hidung adalah pertumbuhan yang lunak dan tidak sakit di dalam lubang hidung. Karena tidak menimbulkan rasa sakit, kebanyakan orang sering tidak menyadari mereka menderita kondisi medis ini. Namun, polip hidung dapat tumbuh dan membesar sehingga mampu menutup lubang hidup yang menyebabkan seseorang sulit untuk bernapas. Selain sulit napas, beberapa gejala lain yang ditimbulkan oleh kondisi ini seperti rasa atau sensasi hidung tersumbat, hidung meler, tetesan postnasal (kondisi di mana kelebihan lendir menetes kembali ke belakang tenggorokan), hidung tersumbat, indra penciuman menjadi berkurang, bernapas menggunakan mulut, merasakan adanya tekanan di dahi ataupun wajah, apnea tidur, dan juga tidur mendengkur. Selain itu, rasa sakit atau pusing mungkin dapat timbul terutama apabila terdapat infeksi pada sinus.

Apabila Anda memiliki kondisi atau gejala tersebut di atas, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lanjut karena apila dibiarkan tanpa pengobatan, polip hidung dapat menyebabkan komplikasi kesehatan karena sifatnya yang menghambat aliran udara dan pengeringan cairan. Selain itu, iritasi jangka panjang dan pembengkakan (peradangan) juga dapat menyebabkan komplikasi seperti apnea tidur obstruktif (kondisi medis serius di mana Anda akan berhenti bernapas sejenak dan kembali bernapas dengan sering saat tidur), sinusitis kronis dapat memperburuk kondisi asthma, dan polip hidung dapat membuat Anda menjadi lebih rentan untuk terkena infeksi sinus di kemudian hari.

Diagnosa polip hidung

Polip hidung akan mudah terlihat apabila dokter memeriksa lubang hidung menggunakan alat seperti otoscope dan nasoscope. Apabila polip hidung terletak di bagian yang lebih dalam, dokter mungkin harus melakukan endoskopi, yaitu sebuah prosedur medis menggunakan tabung yang fleksible dan tipis dengan kamera dan lampu di ujungnya, ke dalam lubang hidung. Selain itu, pemindaian CT ataupun MRI mungkin diperlukan untuk menentukan ukuran polip hidung yang sebenarnya serta lokasi di mana polip berada. Pemindaian atau scanning juga dapat menunjukkan apabila polip hidung merusak tulang di sekitar tempat polip tumbuh. Pemindaian CT dan MRI juga dapat menentukan apakah kondisi yang dimiliki merupakan pertumbuhan akibat kanker ataupun hanya polip biasa.

Read More

Menegakkan Diagnosis dengan Prosedur Tomografi

Kadang untuk memperoleh diagnosis yang tepat, dibutuhkan prosedur medis tertentu. Tomografi merupakan salah satu prosedur medis yang akan disarankan dokter dalam upaya memperoleh diagnosis yang tepat.

Tomografi merupakan prosedur untuk menghasilkan tomogram, yaitu potongan gambar dua dimensi dari bagian objek tiga dimensi. Jenis prosedur tomografi yang paling umum dilakukan adalah tomografi terkomputerisasi atau computerized tomography-scan, di mana tindakan ini lebih dikenal dalam istilah singkatnya, CT-scan.

Tindakan tomografi memanfaatkan teknologi sinar-X yang mengitari tubuh untuk menghasilkan gambaran potong lintang dan akan diproses oleh komputer. Dibanding prosedur sinar-X sederhana, teknologi CT-scan dapat memberikan gambaran informasi yang lebih detil terkait jaringan lunak, pembuluh darah, serta tulang.

Alasan dilakukannya prosedur tomografi

Seperti semua prosedur medis, tomografi tentu dilakukan berdasarkan indikasi medis tertentu. Umumnya tindakan ini dilakukan untuk mendiagnosis penyakit infeksi, gangguan otot, atau patah tulang. Prosedur ini juga dilakukan untuk mengetahui kondisi organ dalam. Dokter biasa menyarankan prosedur tomografi untuk memeriksa pembuluh darah dan struktur organ dalam lainnya. Deteksi adanya cedera organ dalam atau adanya perdarahan internal juga dapat dilakukan dengan tomografi.

Prosedur ini juga dilakukan untuk menegakkan diagnosis kanker. Dengan tomografi, letak atau massa tumor dapat diketahui. Kadang tindakan ini juga dilakukan untuk memonitor efektivitas terapi pada penyakit kanker atau penyakit jantung. Tomografi juga dapat dilakukan untuk memandu prosedur diagnosis lain, seperti biopsi atau tindakan pembedahan.

Prosedur CT-scan atau tomografi

Pelaksanaan tindakan tomografi atau CT-scan membutuhkan ruangan khusus. Di ruangan tersebut, Anda akan diminta berbaring di meja mesin tomografi. Sementara dokter akan berada di ruangan kontrol. Meski berada di ruang kontrol, dokter tetap dapat melihat dan berkomunikasi dengan Anda dari ruang tersebut, sebab tersedia alat komunikasi khusus di sana.

Bila sudah siap, dokter yang dibantu petugas khusus akan menjalankan mesin tomografi atau CT-scan. Ketika mesin dinyalakan, sinar X-Ray akan berputar mengitari tubuh Anda. Prosedur akan berlangsung antara 20-60 menit, tergantung bagian tubuh yang diperiksa.

Selama mesin beroperasi, Anda akan mendengar suara mesin dan merasakan meja mesin bergerak beberapa milimeter. Beberapa pasien menjadi panik karenanya. Namun, penting sekali untuk tetap tenang sebab gerakan Anda akan memengaruhi hasil pemeriksaan. Oleh sebab itu, pasien anak biasanya diberikan obat penenang oleh dokter, tujuannya untuk meminimalisasi gerakan selama proses tomografi berlangsung.

Gambaran hasil pemeriksaan tomografi akan dievaluasi oleh dokter radiologi. Selama proses evaluasi, dokter radiologi akan membaca abnormalitas pada tubuh pasien, seperti adanya tumor, bekuan darah, patah tulang, maupun kondisi lainnya.

Dokter radiologi akan mendiskusikan hasil CT-scan tersebut dengan dokter yang merawat Anda. Jika memang ditemukan kondisi tubuh tidak normal dari hasil pemeriksaan tomografi, maka dokter radiologi mungkin saja merekomendasikan pemeriksaan lain untuk menunjang tegaknya diagnosis. Tidak menutup kemungkinan juga hasil pemeriksaan tersebut sudah cukup menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan terapi yang tepat.

Kadang dibutuhkan zat kontras untuk melaksanakan CT-scan. Nah, bagi Anda yang menjalani CT-scan atau tomografi dengan menggunakan zat kontras, setelah prosedur selesai sebaiknya Anda minum banyak air putih. Tujuannya, untuk membantu ginjal membersihkan sisa zat kontras dari dalam tubuh.

Secara umum, prosedur tomografi sangat aman dilakukan. Akan tetapi, tetap ada beberapa risiko yang mungkin timbul dari prosedur medis ini. Sebagai contoh, Anda berisiko menerima paparan radiasi yang lebih besar dibanding foto sinar-X. Bila prosedur CT-scan dijalani beberapa kali, risiko mengalami penyakit kanker meningkat. Kemudian, beberapa orang juga mungkin memiliki alergi terhadap zat kontras.

Maka, penting sekali untuk berdiskusi dengan dokter yang merawat Anda sebelum menjalani prosedur tomografi.

Read More

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tidur

Obat tidur memiliki efek samping yang harus diwaspadai.

Merupakan jenis obat yang resep konsumsinya diberikan oleh dokter sebagai langkah pengobatan dalam jangka waktu pendek untuk gangguan dan masalah tidur disebut dengan obat tidur. Pemakaian dan penggunaan obat ini harus dan wajib dalam pengawasan dokter, karenanya jika tidak dikonsumsi dengan baik, penggunaan obat ini mampu membawa efek samping yang berbahaya.

Ketika seseorang mengalami gangguan dan masalah tidur, sebaiknya jangan terburu-buru dalam mengonsumsi obat tersebut sebagai cara untuk mengatasinya. Perlu mengetahui apa saja efek samping yang ditimbulkan dari mengonsumsi obat ini, bagi orang dalam kondisi tertentu akan merasakan efek yang berbeda.

Efek Samping Obat Tidur

Tidak berbeda jauh dengan penggunaan obat lain pada umumnya, obat yang dipakai untuk memudahkan tidur juga memiliki efek samping. Selain itu, efek yang ditimbulkan oleh obat ini berbeda-beda tergantung dari jenis obat tersebut. Berikut beberapa efek samping yang pada umumnya terjadi.

  • Munculnya perubahan nafsu makan.
  • Bertambahnya berat badan.
  • Perubahan mood atau suasana hati hingga perilaku.
  • Perubahan libido.
  • Munculnya gangguan pada ingatan hingga tidak fokus.
  • Munculnya sensasi terbakar hingga kesemutan pada kaki, tangan dan lengan.
  • Menderita diare.
  • Menjadi susah buang air besar dan kecil.
  • Menjadi susah menjaga keseimbangan.
  • Beberapa anggota tubuh menjadi bergetar atau tremor.
  • Merasakan sakit kepala.
  • Kondisi mulut dan tenggorokan menjadi kering.
  • Kerap buang angin.
  • Mengalami kondisi mengantuk di siang hari.
  • Lemas hingga nyeri perut dan mual.
  • Mengalami kondisi detak jantung yang tidak teratur.
  • Munculnya reaksi alergi parah yang disebut anafilaksis. Reaksi ini meliputi angoedema, atau pembengkakan parah pada wajah.
  • Timbulnya ketergantungan, seseorang bisa jadi susah dan tidak dapat tidur sebelum mengonsumsi obat khusus tidur terlebih dahulu.

Efek samping lain bisa saja terjadi dalam kasus tertentu, seperti parasomnia, merupakan kondisi di mana tingkah laku serta tindakan menjadi tidak dapat terkontrol. Seseorang yang mengalami kondisi ini bahkan bisa menjadi tidak sadar dengan apa yang sedang terjadi. Seperti misalnya, para penderita melakukan aktivitas makan minum tanpa sambil tidur.

Hal Yang Harus Diperhatikan

Obat yang khusus digunakan agar seseorang dapat tidur ini tidak serta merta bisa dikonsumsi oleh banyak orang, terdapat kondisi tertentu bagi seseorang tidak boleh mengonsumsi obat ini. Misalnya, orang yang menderita penyakit asma, obat ini justru akan membuat si penderita semakin sulit untuk bernapas karena efek samping yang ditimbulkan, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter agar mengetahui penyebab dan latar belakang munculnya kondisi susah tidur, hal ini dilakukan sebelum mengonsumsi obat tersebut.
  • Obat ini dianjurkan untuk dikonsumsi dalam waktu 15 menit sebelum tidur, akibatnya jika obat ini dikonsumsi tidak dalam waktu itu bisa membuat seseorang kehilangan konsentrasi dan kesadaran.
  • Sebelum mengonsumsi obat ini, selalu baca semua instruksi dari mulai dosis yang tertera pada label hingga efek sampingnya. Jika ada informasi yang tidak dimengerti, segera lakukan konsultasi ke dokter.
  • Sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini dengan minuman keras, perpaduan dari keduanya mampu meningkatkan efek samping, bahkan dapat sampai menyebabkan napas berhenti.
  • Tidak diperbolehkan mengonsumsi jeruk Bali bahkan dalam bentuk jus ketika di saat yang sama juga mengonsumsi obat ini. Buah ini mampu meningkatkan kadar obat yang diserap pembuluh darah.
  • Obat tidur dalam jenis tertentu digunakan untuk konsumsi jangka waktu pendek, seperti salah satunya untuk 10 hari, ini merupakan alasan mengapa tidak diperbolehkan konsumsi jangka panjang.
Read More