Cara Ideal untuk Menurunkan Berat Badan dengan Diet Semangka

Diet semangka hanya bisa dijalankan selama 5 hari atau paling lama 1 minggu

Setiap orang ingin membentuk tubuh yang ideal. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan agar mewujudkan impian tersebut. Salah satu cara yang penting adalah diet. Ada berbagai cara diet yang dapat dilakukan, salah satunya adalah diet semangka.

Banyak orang berpikir bahwa menerapkan diet semangka tidak hanya membantu pembentukan berat badan yang ideal, namun juga untuk meredakan peradangan dan dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Orang-orang mencoba berbagai macam buah untuk menerapkan diet, salah satunya adalah semangka. Semangka merupakan salah satu buah yang memiliki rendah kalori sehingga mudah menarik perhatian orang. Selain itu, terdapat serat yang baik yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Kata semangka juga diartikan sebagai “watermelon” dalam bahasa Inggris, karena sebagian besar dari semangka mengandung air sehingga dapat membantu proses detox (racun dari dalam tubuh).

Semangka diklaim sebagai air yang dapat dikunyah. Artinya, buah tersebut memiliki rendah kalori, namun tetap membuat konsumen kenyang, karena proses pengunyahan masih perlu dilanjutkan. Hal tersebut akan membuat tubuh beranggapan bahwa konsumen benar-benar sedang konsumsi buah tersebut.

Cara Melakukan Diet Semangka

Jika Anda ingin mencoba pola diet semangka, Anda hanya perlu lakukan cara ini dalam jangka pendek. Selain itu, tidak ada peraturan untuk menerapkan pola tersebut, namun Anda perlu pahami beberapa hal sebagai berikut:

  • Diet semangka hanya berlaku antara 5 hari sampai 1 minggu.
  • Pada ketiga hari pertama, Anda hanya boleh makan semangka, baik ketika sarapan, makan siang, maupun makan malam.
  • Setelah melewati 3 hari pertama, Anda boleh makan dua kali sehari dan makan semangka sebagai kudapan atau jika merasa lapar.
  • Selama diet semangka berlangsung, Anda sebaiknya imbangi dengan makanan sehat yang mengandung serat, biji-bijian, dan protein rendah lemak.
  • Selama diet semangka berlangsung, Anda hanya diperbolehkan untuk minum air putih setelah makan.

Tidak hanya cara yang harus diperhatikan selama menjalani diet semangka, Anda juga perlu pahami bahwa selama menjalani cara diet ini, Anda perlu konsumsi buah semangka dalam jumlah tertentu, yakni sebanyak 1 kg untuk setiap 10 kg berat badan. Contohnya, jika Anda memiliki berat badan sebesar 60 kg, maka Anda perlu konsumsi semangka dengan total 6 kg selama diet tersebut berlangsung.

Dampak Buruk Diet Semangka

Diet semangka bisa saja dilakukan. Namun, tidak semua orang dapat melakukan cara ini, karena dapat menimbulkan efek samping pada tubuh seperti diare, mual, dan muntah. Oleh karena itu, sebelum melakukan ini, Anda sebaiknya konsultasikan masalah tersebut dengan dokter.

Diet semangka tidak hanya terdapat efek samping yang perlu diperhatikan, namun juga perlu pahami jika Anda hanya konsumsi semangka, tubuh akan mengalami kekurangan nutrisi yang dibutuhkan seperti protein dan karbohidrat. Demi menjaga asupan gizi, orang-orang yang sebaiknya tidak menjalankan diet semangka adalah anak-anak, ibu hamil, orang yang mengalami diabetes, dan orang yang mengalami gangguan pada sistem imun.

Walaupun tidak terdapat nutrisi lain seperti lemak pada semangka, Anda juga perlu konsumsi makanan bergizi lain seperti lemak untuk menjaga gizi di dalam tubuh. Selain itu, Anda tidak disarankan untuk diet semangka sepanjang waktu, namun ada cara lain untuk melakukan diet yang mungkin efektif bagi tubuh Anda.

Selain itu, diet semangka tidak hanya diimbangi dengan pola makan yang teratur seperti konsumsi makanan yang sehat, namun Anda sebaiknya juga berolahraga untuk membantu pembentukan tubuh yang ideal. Jika Anda sudah mencoba diet semangka dan hasilnya tidak baik, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Tags: 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*