Manfaat Daun Peterseli Bagi Kesehatan Jantung dan Ginjal

Daun peterseli berbeda dengan daun ketumbar dan seledri

Daun peterseli merupakan tanaman rempah yang banyak digunakan pada masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah. Tanaman ini umumnya digunakan untuk meningkatkan rasa pada masakan seperti sup, salad, dan resep masakan berbahan ikan. Selain penggunaannya pada banyak masakan, daun peterseli mengandung nutrisi yang melimpah dan memiliki beragam manfaat kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung dan ginjal. Artikel ini akan membahas bagaimana daun peterseli dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda. 

Manfaat daun peterseli bagi kesehatan jantung

Kondisi kesehatan jantung seperti serangan jantung dan stroke merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia. Diet yang tidak sehat, kurangnya aktivitas atau olahraga, merokok, dan asupan alkohol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung. Daun peterseli mengandung senyawa tanaman, termasuk antioksidan karotenoid, yang telah diteliti memiliki manfaat kesehatan jantung dengan cara mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Misalnya, diet kaya carotenoid telah terbukti mampu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti peradangan kronis, dan juga tekanan darah tinggi serta kadar kolesterol (jahat) LDL. 

Studi populasi juga mengindikasikan bahwa diet yang tinggi karotenoid dapat mengurangi risiko penyakit jantung seperti penyakit arteri koroner. Daun peterseli juga mengandung vitamin C, antioksidan kuat yang memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah studi pada lebih dari 13 ribu orang menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam kadar yang tinggi memiliki pengurangan risiko penyakit jantung yang signifikan apabila dibandingkan dengan mereka dengan asupan vitamin C rendah. 

Membantu menjaga kesehatan ginjal

Ginjal Anda adalah organ tubuh penting yang terus menerus menyaring darah dan membersihkan kotoran serta air berlebih, untuk kemudian dibuang dari dalam tubuh lewat air seni. Terkadang, saat urin menjadi terkonsentrasi, sisa-sisa tumpukan mineral dapat terbentuk dan menyebabkan sebuah kondisi menyakitkan yang disebut batu ginjal. Sebuah studi pada tikus yang menderita batu ginjal menunjukkan bahwa mereka yang dirawat menggunakan daun peterseli memiliki penurunan ekskresi protein dan kalsium urin, serta peningkatan PH urin dan buang air kecil dibandingkan dengan kelompok yang terkontrol. 

Daun peterseli juga menunjukkan memiliki sifat anti peradangan karena kandungan antioksidannya yang melimpah, yang terdiri dari flavonoid, karotenoid, dan vitamin C. Daun peterseli juga dapat menjaga kesehatan ginjal Anda dengan menurunkan tekanan darah tinggi, yang mana merupakan faktor risiko utama penyakit ginjal. Daun peterseli juga mengandung nitrat, yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar serta menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian mengindikasikan konsumsi makanan yang tinggi nitrat dapat membantu menjaga level tekanan darah yang sehat. 

Sifat anti-peradangan dalam daun peterseli, bersamaan dengan kemampuannya dalam mengatur pH urin dan mengurangi tekanan darah, dapat membantu menjaga ginjal tetap sehat dan mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Namun, penting untuk diingat bahwa daun peterseli mengandung oksalat yang tinggi, sebuah senyawa yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Namun, para ahli kesehatan merekomendasikan hanya orang-orang yang memiliki hyperoxaluria, dikarakterisasikan dengan pengeluaran oksalat berlebih lewat air seni, yang perlu membatasi konsumsi oksalat setiap harinya. 

Kaya akan kandungan antioksidan dan nutrisi seperti vitamin A, C, dan K, membuat daun peterseli sangat bermanfaat untuk meningkatkan gula darah dan mendukung kesehatan jantung, ginjal, dan tulang. Daun peterseli juga sangat versatile, dapat ditambahkan pada berbagai jenis masakan yang Anda sukai, seperti sup, salad, spaghetti, hingga saus.

Read More