Kurang Populer, Manfaat Sit Up Ini Tak Bisa Diremehkan

Manfaat sit up tidak hanya untuk melatih otot, namun juga dapat mencegah osteoporosis.

Mungkin Anda telah sering dan paham betul gerakan sit up. Pasalnya, sit up teramat populer dalam dunia olah tubuh. Bersamaan dengan push up dan back up, sit up menjadi sarana bagi mereka yang ingin mendapatkan bentuk tubuh yang baik. Akan tetapi, mungkin selama ini manfaat sit up yang diketahui hanyalah membentuk perut, padahal di balik itu ada beragam manfaat sit up lain yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Apa saja, sih, manfaat sit up yang kurang populer tersebut? Berikut daftar dan rincian manfaat sit up lain yang jarang diketahui orang:

  • Menjaga Sistem Metabolisme

Sistem metabolisme yang baik pada tubuh sangat diperlukan guna menjaga kondisi tetap sehat. Hal ini sesuai dengan kerja metabolisme sebagai pengolah berbagai jenis zat asing yang masuk ke dalam tubuh Anda, termasuk juga makanan yang Anda konsumsi. Sistem metabolisme melibatkan berbagai jenis hormon termasuk juga berbagai macam hormon pertumbuhan.

Jika sistem metabolisme Anda tidak bekerja dengan baik, maka ada sisa metabolisme yang berkumpul di organ tertentu hingga pada akhirnya menjadi penyebab timbulnya penyakit. Solusi untuk masalah ini adalah dengan melakukan sit up. Otot yang ada di bagian perut akan dapat terbangun jika Anda melakukan sit up secara rutin.

Ketika semua otot perut Anda bekerja secara aktif, maka pasokan oksigen di dalam pembuluh darah Anda akan terpenuhi. Jika darah Anda lancar, hal ini akan memaksimalkan kerja metabolisme yang ada dalam tubuh.

  • Menjaga Pencernaan

Siapa sangka bahwa manfaat sit up secara rutin bisa menjaga pencernaan? Manusia memang membutuhkan makan sebagai sumber tenaga. Namun, mekanisme sistem pencernaan manusia amat menentukan. Jika sistem pencernaan tak bekerja dengan baik, semua sisa makanan yang berkumpul di usus bisa menyebabkan radang atau kanker. 

Untuk mencegah kondisi tersebut, Anda bisa melakukan gerakan sit up. Pasalnya dengan menjalankan sesi sit up, otot perut akan membantu usus melakukan pekerjaannya dengan baik dalam mengolah makanan yang ada.

  • Mengencangkan Otot

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1998 oleh peneliti dari Penn State University dan dipublikasikan dalam Journal of Strength and Conditioning Research menyimpulkan bahwa testosteron itu konsisten dalam merespons otot. Gerakan sit up yang menggunakan otot-otot besar dada, yaitu kelompok otot besar deltoid di bahu dan trisep, sekaligus otot lain, termasuk otot perut yang bertindak sebagai stabilisator akan menjaga mereka tetap dalam massa yang ideal.

  • Menjaga Postur Tubuh

Postur tubuh yang sempurna merupakan impian setiap orang. Anda bisa mendapatkannya dari manfaat sit up secara rutin ini. Anda bisa melakukan latihan sit up secara rutin selama 10 hingga 20 kali setelah bangun tidur yang mana sih bisa membangun semua otot tubuh untuk bekerja dengan baik dan tubuh menjadi lebih stabil. Dengan begitu, Anda bisa menjaga keseimbangan dan bisa mendapatkan postur tubuh yang bagus.

  • Mencegah Osteoporosis

Manfaat sit up yang lain adalah mencegah datangnya masalah tulang, termasuk osteoporosis. Hal ini terbukti dari beberapa penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para ahli. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Hormone Foundation.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, latihan sit up ternyata mampu memicu berkembangnya hormon testosteron. Hormon ini sendiri sangat terkait dengan masalah tulang tersebut. Dengan meningkatnya produksi hormon testosteron, risiko osteoporosis dapat dihindari lebih dini, terutama bagi kaum pria.

Nah, kira-kira itulah beragam manfaat sit up lain yang juga tak kalah pentingnya bagi kelangsungan hidup manusia. Jadi, manfaat sit up tak hanya sebatas menjadikan otot perut menjadi six pack saja, ya!

Read More

5 Jenis Olahraga Bela Diri Terbaik untuk Anda

Ada banyak alasan kenapa seorang memilih bela diri sebagai aktivitas. Ada yang menginginkan kedisplinan mental yang lebih besar, ada juga yang mengejar keterampilan untuk melindungi diri dari situasi berbahaya yang mengancam jiwa.

Belajar bela diri untuk perlindungan diri merupakan bagian dari evolusi manusia untuk bertahan dari ancaman yang ada. Tapi belakangan bela diri dipilih karena bisa memberikan mafaat kebugaran dan kesehatan. Apa saja jenis bela diri yang bisa Anda pilih? Simak 5 di antaranya berikut ini!

  1. Muay Thai

Muay Thai atau yang lebih dikenal dengan sebutan Thai Boxing merupakan olahraga bela diri yang dikembangkan di Thailand. Olahraga ini terkenal karena kecepatan dan keterlibatan banyak anggota tubuh dalam gerakannya. Dengan memanfaatkan tinju, siku, lutut dan tulang kering, Thai Boxing membuat pertarungan berlangsung efisien.

Meskipun kurang efektif untuk pertahanan diri daripada seni bela diri lainnya karena kurangnya penekanan pada teknik darat, Muay Thai adalah latihan yang mematikan, menjadikannya salah satu seni bela diri terbaik untuk kebugaran.

  • Jiu Jitsu Brazil

Brazilian Jiu-Jitsu, atau lebih tepatnya disebut sebagai BJJ, adalah gaya bertarung yang menempatkan signifikansi yang sangat besar pada pertarungan bergulat dan grounding. Brazilian Jiu-Jitsu secara fisik menuntut banyak gerakan. Olahraga ini memadukan latihan aerobik dan anaerobic menjadikannya salah satu seni bela diri terbaik untuk kebugaran.

  • Mixed Martial Arts/MMA

Sama seperti namanya, Mixed Martial Arts atau lebih populer disebut MMA merupakan perpaduan teknik yang efektif yang bersumber dari berbagai seni bela diri. Karena menggabungkan teknik yang paling efektif dari semua gaya, ini jadi alasan kenapa MMA akan selalu menjadi salah satu seni bela diri terbaik untuk kebugaran yang bisa Anda pilih. Bonusnya lagi, MMA adalah pilihan bela diri terbaik yang bisa melindungi Anda dari berbagai jenis kejahatan di luar sana.

  • Gulat

Seperti BJJ, gulat banyak menggunakan gerakan grounding. Gulat banyak menggunakan tubuh bagian atas dan berfokus pada kendali lawan. Meskipun terdengar kurang bagus untuk membela diri, begitu Anda berhasil menjatuhkan lawan ke tanah maka pertarungan selanjutnya akan jadi lebih mudah. Dibanding Jiu Jitsu, gulat dianggap lebih baik terutama untuk menurunkan berat badan karena fokusnya dalam gerakan pertahanan.

  • Taichi

Jika Anda mencari olahraga bela diri yang tidak terlalu menguras tenaga atau mencari opsi pemanasan, Taichi adalah pilihan terbaik. Taichi berfokus pada keseimbangan dan penguatan otot tubuh dan cocok dicoba oleh Anda yang belum terlalu familier dengan bela diri.

Jika Anda sudah memastikan jenis olahraga bela diri terbaik apa yang ingin Anda lakoni, jangan lupa mencari tahu lebih lanjut. Berkonsultasi pada ahlinya juga akan membantu Anda menemukan opsi terbaik yang paling pas mendukung kesehatan dan kebugaran tubuh.

Read More

Hal yang Harus Diwaspadai Seputar Cedera Olahraga Anak-Anak

Kecelakaan saat melakukan aktivitas fisik seperti olahraga kerap menyebabkan anak-anak mengalami cedera yang serius hingga harus dibawa ke UGD. Biasanya, cedera olahraga yang dialami adalah ligamen lutut yang robek, pergelangan kaki terkilir, dan kepala yang terbentur.

Kegiatan olahraga dan bela diri merupakan aktivitas fisik yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Namun, apakah olahraga berisiko besar terhadap terjadinya cedera? Apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat anak-anak tetap aman?

Cedera Olahraga pada Anak-Anak

Masa kanak-kanak adalah periode bermain yang banyak diisi dengan aktivitas fisik untuk pengembangan motorik. Tidak heran jika olahraga, apa pun jenisnya, menjadi aktivitas yang tidak boleh dilewatkan anak. Sayangnya, kegiatan ini ternyata kerap menjadi penyebab cedera olahraga pada anak, sebut saja sepak bola, basket, dan bisbol.

Saat mengalami cedera olahraga, bagian tubuh anak yang paling sering mengalami trauma adalah pergelangan kaki, kepala, jari, lutut, dan wajah. Dari semua bagian itu, keluhan terkilir adalah yang paling sering didiagnosis pada anak-anak. Selanjutnya, cedera olahraga lain yang juga sering terjadi adalah patah tulang, memar, tergores, serta gegar otak.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebagai orangtua Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting seputar persiapan olahraga dan aktivitas fisik anak lainnya. Mulai dari pemeriksaan kesehatan fisik, melakukan pemanasan dan peregangan, memberikan asupan nutrisi dan suplemen, hingga mengajarkan kehati-hatian dan kesadaran dalam bergerak.


Gegar Otak
Dari semua cedera olahraga yang terjadi pada anak-anak, gegar otak menjadi salah satu yang paling dikhawatirkan. Sebab, pukulan atau benturan yang terjadi pada kepala dapat memengaruhi cara kerja otaknya. Meskipun begitu, Anda juga tidak perlu panik sebab gegar otak termasuk dalam jenis cedera otak traumatis yang paling umum terjadi.

Kasus gegar otak pada anak kerap terjadi pada mereka yang aktif dalam olahraga sepak bola, basket, dan beberapa latihan bela diri. Kebanyakan dari mereka memiliki rentang usia antara 12 dan 15 tahun. Bagi anak yang baru saja mengalami pukulan atau benturan keras di kepala, pahami gejala-gejala gegar otak yang mungkin terjadi, di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Mual/muntah
  • Pusing
  • Bicara cadel
  • Kebas/mati rasa
  • Hilangnya keseimbangan
  • Kehilangan ingatan
  • Suasana hati berubah


Jika anak Anda mengalami gejala-gejala ini, segeralah mencari bantuan medis untuk mendapatkan penanganan tepat dan cepat. Gegar otak adalah kondisi cedera yang serius. Diagnosis dini, pengobatan, dan rehabilitasi sangat penting untuk memulihkan anak secara menyeluruh.

Meningkatkan Kesadaran Akan Cedera Kepala
Sebelum gegar otak terjadi, ada baiknya Anda melakukan tindakan pencegahan dengan meningkatkan kesadaran mengenai cedera kepala itu sendiri. Dengan kata lain, pengobatan untuk gegar otak sudah dimulai dengan meningkatkan kesadaran pada anak dan Anda sendiri selaku orangtua. Seorang anak yang mengalami cedera kepala biasanya hanya akan merasa pusing. Namun, orang lain di sekitarnya bisa lebih peka terhadap perubahan tingkah laku. Misalnya saat kemampuan anak tampak menurun dengan kondisi tubuh yang terlihat baik.

Waspadai Cedera Berulang
Sudah sewajarnya anak-anak memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi seorang atlet andalan dan masuk dalam tim utama di sekolahnya. Namun, jika ia terlalu memaksakan latihan dengan kondisi tubuh yang cedera, tentu hal ini akan sangat membahayakan. Apalagi jika ia hanya fokus pada gerakan dan aktivitas yang berulang di mana tubuhnya akan melakukan gerakan yang sama dan dengan risiko cedera yang sama. Itulah sebabnya, Anda perlu memberikannya pilihan dalam menghindari cedera yang berulang dengan cara berikut:

  • Ajak anak untuk mengikuti beragam pilihan olahraga yang berbeda. Misalnya dengan mengikuti komuniktas sepak bola, bola basket, atau bahkan karate.
  • Ajarkan anak untuk menggunakan otot-otot dengan cara yang berbeda, tidak hanya untuk gerakan berulang.
  • Jika anak Anda memainkan satu olahraga sepanjang tahun, perhatikan waktu-waktu penting untuk mengistirahatkan kerja otot pada gerakan-gerakan yang mendominasi permainan.

Berolahraga memang penting untuk dilakukan oleh anak-anak. Namun, menghindari cedera dan kecelakaan lain juga harus diutamakan untuk menjaga anak tetap dalam kondisi yang sehat dan optimal. Pastikan untuk membawa anak pada komunitas atau sekolah olahraga yang tepat dengan pelatih yang akan mengajarkannya cara mengoptimalkan sebuah latihan.

Read More

Kenali Jenis-Jenis Bela Diri yang Dapat Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Bela diri memang banyak dipelajari untuk melatih kemampuan pertahanan diri terhadap serangan fisik atau konfrontasi lainnya. Beragam bela diri dapat Anda pilih, Brazilian Jiu-Jitsu dapat melatih Anda untuk menghadapi pertandingan jalanan yang tidak dapat diprediksi. Tidak hanya itu, masih ada banyak lagi jenis-jenis bela diri yang direkomendasikan untuk dapat meningkatkan kemampuan pertahanan diri sambil meningkatkan kesehatan dan menurunkan berat badan. Sebut saja latihan Mixed Martial Arts (MMA) yang dapat menyelamatkan hidup Anda, sambil bisa membakar kalori dan lemak dalam tubuh.

Dengan kata lain, mengikuti latihan bela diri merupakan pilihan cerdas dan ideal untuk meningkatkan daya tahan, kebugaran, dan kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa jenis bela diri yang ternyata ampuh untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan Anda hingga ideal.

1. Judo

Jika Anda ingin belajar bela diri untuk menambah kemampuan pertahanan diri, Judo adalah pilihan yang sangat tepat untuk Anda ambil. Sebab, bagian awal yang akan dipelajari para pemula dalam judo adalah pertahanan diri untuk pemula. Namun, mengandalkan latihan judo tidak akan membantu Anda menurunkan berat badan secara instan. Pasalnya, gaya bertarung ini tidak menggunakan banyak gerakan melompat, berlari, atau menyerang. Meskipun begitu, Anda tetap dapat memperoleh tubuh yang ideal dengan melakukan beberapa latihan kekuatan dan pengondisian sebelum berlatih judo.

2. Capoeira

Capoeira merupakan salah satu seni bela diri paling aktif yang sangat sulit dipelajari dan dipraktikkan. Walaupun begitu, perpaduan antara tarian dan pertempuran membuat bela diri ini menarik dengan beragam gerakan yang sangat efektif, seperti:

  • Pukulan
  • Menjatuhkan
  • Tendanan
  • Sapuan
  • Serangan siku
  • Akrobatik
  • Serangan lutut

Banyaknya ragam gerakan dari bela diri ini membuat setiap latihannya akan membakar banyak sekali kalori. Tidak heran jika dengan belajar seni bela diri ini Anda akan menurunkan berat badan secara drastis. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika Anda menjadi atlet profesional capoeira? Dijamin Anda akan memiliki tubuh yang langsing dan bugar!

3. Karate

Bela diri ini memiliki fokus pada peningkatan daya dan kekuatan. Dengan kata lain, latihan bela diri ini akan memberikan aktivitas yang cukup tinggi pada tubuh dengan penguatan otot inti. Itulah sebabnya, karate mampu membantu Anda untuk menurunkan berat badan serta membangun power dan kekuatan. Meskipun begitu, gerakannya kurang efektif untuk latihan kardio.

4. Taekwondo

Taekwondo adalah seni bela diri yang menyerap beragam teknik dan gaya bertarung dari banyak seni bela diri lainnya. Latihan ini fokus pada beberapa gerakan, diantaranya :

  • Lompatan
  • Putaran
  • Tendangan

Taekwondo juga lebih fokus pada gerakan-gerakan tendangan dibandingkan dengan pukulan tangan. Berbeda dengan karate, taekwondo sangat cocok untuk latihan kardio dan penguatan kaki dengan dominasi gerakan melompat dan menendang.

Sama seperti karate, taekwondo juga akan membuat Anda kehilangan banyak sekali kalori karena gerakan yang intens dan berat.

5. Krav Maga

Krav Maga bisa dikatakan sebagai salah satu seni bela diri paling brutal abad ini. Bela diri ini menggabungkan gerakan dari judo, muay thai, jiu-jitsu, gulat, wing chun (Bruce Lee), dan tinju.

Dalam kehidupan nyata, Krav Maga akan sangat dapat diandalkan sebagai kemampuan mempertahankan diri dari serangan keras. Anda dapat bergulat dengan lawan, melucuti senjata, dan bahkan menjatuhkannya dalam hitungan menit.

Fokus latihan pada bela diri Krav Maga adalah kecepatan dan kekuatan. Dengan menguasainya, Anda dipastikan dapat mendaratkan serangan yang kuat dan cepat hingga lawan pun kalah. Sayangnya, bela diri ini kurang cocok untuk diandalkan sebagai latihan untuk menurunkan berat badan. Anda dapat menambah latihan fisik lain jika ingin mendapatkan tubuh yang lebih langsing dan ideal.

6. Tinju

Seperti halnya Krav Maga, tinju bukanlah pilihan tepat untuk Anda yang menginginkan penurunan berat badan dengan berlatih seni bela diri. Selama sesi pertandingan dan latihan, gerakan-gerakan yang dilakukan dalam tinju tidak membakar cukup banyak kalori. Namun, jika Anda berlatih tinju dengan daya dan kekuatan maksimal, Anda dapat membakar lebih banyak kalori. Ditambah dengan beragam gerakan tubuh bagian atas dan gerakan menghindar cepat kalori akan lebih mudah terbakar. Sayangnya, dengan melakukan itu Anda akan mudah merasa lelah.

7. Mixed Martial Art

Terakhir, MMA menjadi bela diri yang paling bisa diandalkan untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Beragam gerakan dan teknik yang membutuhkan daya dan kecepatan dalam MMA akan membuat Anda mengaktifkan semua otot tubuh sambil membakar kalori.

Itulah beberapa latihan bela diri dengan kemampuannya untuk menurunkan berat badan secara efektif. Akan tetapi, semua itu harus diiringi dengan pola hidup dan makan yang baik dan sehat. Dengan begitu, latihan yang Anda lakukan akan lebih cepat memberikan hasil yang nyata.

Read More