Kapan Saya Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter Saat Pilek Dan Flu?

Flu yang disertai batuk dan pilek merupakan gejala infeksi virus biasa yang dapat sembuh seiring dengan istirahat ditambah asupan obat pereda gejala. Bahkan, tenggorokan yang gatal, batuk yang mengganggu, bersin, hidung tersumbat, dan tubuh lemas kerap menjadi gejala flu yang dapat berhenti dengan banyak tidur, makan sup ayam, dan minum teh madu hangat. Namun, ada waktu di mana seseorang mendapatkan gejala flu dan pilek yang serius sehingga dianjurkan untuk segera berkonsultasi pada dokter. Berikut ini adalah beberapa gejala yang menandakan bahwa Anda perlu segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Sesak Napas dan Nyeri Dada
Meriang dan flu seharusnya tidak membuat Anda sesak napas atau menyebabkan dada sakit. Jika itu terjadi, hal ini dapat menjadi pertanda masalah yang lebih serius, seperti penyakit jantung, asma, atau radang paru-paru. Untuk itu, segera dokter Anda atau datangi instalasi gawat darurat.

Demam yang Tak Kunjung Reda
Jika demam tidak juga hilang setelah lebih dari 3 hari, itu mungkin menandakan adanya infeksi lain di tubuh Anda yang membutuhkan perawatan khusus. Apalagi jika suhu tubuh Anda meningkat hingga lebih dari 37 derajat celsius. Pastikan untuk segera ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut apa yang terjadi pada tubuh Anda.

Sulit Makan dan Minum
Ingat, tubuh Anda membutuhkan asupan kalori, nutrisi, dan cairan untuk dapat bekerja dengan benar. Jika Anda tidak dapat makan, minum, dan selalu muntah saat menelan sesuatu, Anda mungkin perlu pergi ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan asupan melalui infus.

Rasa Sakit yang Tidak Tertahankan Saat Menelan

Rasa sakit tenggorokan yang terjadi saat flu, batuk, atau pilek biasanya tidak akan menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Namun, jika Anda mengalami rasa sakit yang perih dan tidak tertahankan saat menelan, bisa jadi Anda mengalami infeksi atau cedera pada bagian tenggorokan yang perlu ditangani oleh dokter.

Batuk yang Tak Kunjung Pulih
Jika batuk juga tidak kunjung hilang, ada kemungkinan Anda mengalami postnasal drip, yaitu kondisi di mana dahak bergerak dari hidung ke tenggorokan. Hal ini dapat diobati dengan antihistamin. Akan tetapi, ada kemungkinan juga hal ini terjadi akibat asma atau GERD (gastroesophageal reflux disease). Jika hal ini terjadi, dokter dapat memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

Selain itu, batuk yang berat dan terus menerus terjadi juga merupakan gejala utama batuk rejan. Jadi, jika Anda sudah mengalami batuk selama lebih dari 2-3 minggu, dokter mungkin akan melakukan tes untuk melihat apakah yang terjadi dan bagaimana pengobatan yang tepat.

Hidung Tersumbat dan Sakit Kepala yang Tidak Hilang
Pilek dan alergi yang menghambat hidung Anda dengan lendir dapat menyebabkan infeksi sinus. Jika obat flu yang Anda minum tidak memberi efek apa pun, segera temui dokter untuk perawatan lebih lanjut.

Itulah beberapa tanda yang harus Anda perhatikan saat menghadapi flu, batuk, dan pilek. Segera hubungi dokter jika Anda merasakan tanda-tanda di atas untuk mendapatkan perawatan lanjut yang tepat.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*