Perhatikan Makanan & Minuman yang Dapat Turunkan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh didukung oleh keseimbangan gaya hidup yang sehat. Tidur yang cukup, olahraga, dan diet yang sehat berkontribusi untuk menjaga sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Ketika sistem kekebalan tubuh terganggu, tubuh akan mudah sakit.

Apakah makanan yang kita konsumsi dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh? Sayangnya, jawabannya adalah ya. Makanan atau minuman yang kita konsumsi berperan besar dalam memengaruhi kondisi tubuh kita, termasuk kekebalan tubuh. Lantas, apa saja bahan konsumsi yang tidak baik itu?

  • Alkohol

Beberapa macam alkohol (terutama minuman beralkohol dan anggur) mengandung jumlah gula yang tinggi, dan suatu penelitian mengatakan bahwa jumlah alkohol yang berlebihan juga dapat memengaruhi populasi mikroorganisme di usus atau mengubah integritas lapisan usus.

  • Minuman Berkafein

Jumlah waktu  tidur yang cukup sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kopi dan teh bersifat melindungi kesehatan, karena tingginya tingkat antioksidan yang dikaitkan dengan anti-peradangan. Namun, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur, dan hasil itu dapat meningkatkan peradangan dan mengganggu kekebalan tubuh.

Untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh, kurangi minuman berkafein tanpa nutrisi yang dibuat dengan gula atau pemanis buatan, seperti soda dan minuman berenergi. Ketika menikmati kopi dan teh usahakan setidaknya enam jam sebelum waktu tidur untuk mencegah gangguan tidur.

  • Minyak Sayur dan Biji-bijian

Minyak olahan seperti kedelai, jagung, kanola, bunga matahari, safflower, dan minyak kacang, memiliki tingkat asam lemak tak jenuh ganda (terutama omega-6s) yang tinggi. Itu dapat menciptakan ketidakseimbangan dalam asam lemak tubuh dan meningkatkan peradangan. Sebaiknya, masalaklah dengan minyak zaitun atau minyak kelapa.

  • Yogurt

Sebuah penelitian mengatakan bahwa tidak semua yogurt diciptakan sama, beberapa di antaranya ada yang menggunakan gula tambahan dan bahan buatan lain dalam produknya. Masalahnya, sering kali bahan buatan itu mengandungan sesuatu yang sama sekali tidak bermanfaat untuk kegiatan.

Meski keadaan probiotik di dalam usus amat penting lantaran dapat menyebabkan masalah pencernaan, akan tetapi menyuplai tubuh dengan yogurt yang tidak sedat juga bisa menimbulkan masalah baru. Jadi pastikan yogurt yang dipilih memberikan apa yang tubuh butuhkan.

  • Makanan Asinan

Sementara makanan asinan seperti sauerkraut atau kimchi mengandung banyak rasa dalam kalori yang sangat sedikit, seorang ahli kesehatan melaporkan bahwa makanan asinan juga dapat mengemas natrium raksasa, yang dapat menyebabkan dehidrasi, retensi cairan, dan bahkan memperburuk kondisi seperti penyakit ginjal.

  • Buah Kering atau Manisan Kalengan

Meskipun buah-buahan umumnya sehat, sangat penting untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak gula agar sistem kekebalan tubuh kita tetap sehat. Kita harus mengurangi memakan buah-buahan kering atau kalengan, terutama kurma kering dan buah-buahan yang dikemas dalam jus atau sirup. Karena gula yang ditambahkan pada dasarnya dapat mengubah camilan sehat menjadi tidak sehat.

  • Sup Kalengan

Sup adalah makanan pokok yang enak yang bisa menyediakan protein, serat, dan nutrisi lain dari sayur atau bahan lain. Namun, mengonsumsi sup kalengan, meskipun enak, hal itu bukanlah menjadi pilihan baik untuk kesehatan. Banyak sup kalengan yang mengandung bahan buatan dan kadar natrium yang tinggi. Belum lagi bahan kimia yang dapat larut ke dalam sup dari kaleng. Sehingga patut diwaspadai akan kandungannya bagi kesehatan. Mungkin saja kandungan sup tersebut dapat mengganggu sistem kekebelan tubuh Anda.

***

Memilih makanan yang benar sangatlah penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Kurangi makanan junk food serta makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, karena mereka tidak hanya memengaruhi berat badan Anda, tetapi juga memiliki kemungkinan menurunkan daya tahan tubuh terhadap bakteri dan virus.

Read More

Sering Menangis Tanpa Sebab? Hati-hati Gejala Depresi

Meskipun setiap orang pastinya pernah merasa sedih dari waktu ke waktu, depresi mayor merupakan sebuah kondisi yang berbeda. Gangguan depresi mayor atau depresi klinis membuat Anda merasakan rasa sedih, kesepian, dan hilangnya ketertarikan akan hal-hal yang dulu Anda sukai, serta sering menangis tanpa sebab. Saat perasaan tersebut terjadi selama lebih dari dua minggu, dokter akan mendiagnosa kasus Anda sebagai gangguan depresi mayor. Gejala-gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda membutuhkan bantuan profesional. Bicaralah dengan dokter apabila Anda memiliki gejala yang dapat mengindikasi adanya depresi.

Gejala umum depresi

Gejala yang ditimbulkan depresi dapat berbeda-beda tergantung setiap individu. Namun, bagi kebanyakan orang, depresi dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, berinteraksi dengan orang lain, atau pergi ke sekolah atau kantor. Bahkan tidak jarang orang dengan gangguan depresi menangis tanpa sebab. Apabila Anda menderita depresi, Anda mungkin akan mengalami hal-hal berikut ini.

  • Sedih

Gejala paling umum dari depresi adalah rasa sedih atau kekosongan yang akan bertahan selama lebih dari dua minggu. Seseorang mungkin akan menganggap gejala ini sebagai rasa putus asa. Mereka mungkin akan merasa bahwa hidup tidak akan menjadi bertambah baik, dan kadar kesedihan yang intens ini akan bertahan selamanya. Gejala ini merupakan jenis depresi kronis di mana mood seseorang terus menerus buruk.

  • Perasaan tidak berharga

Orang-orang yang depresi sering merasa dirinya sendiri tidak berharga, penuh rasa salah, dan tidak berharga. Orang-orang ini sering berfokus pada kegagalan di masa lalu atau kekurangan pribadi. Mereka sering menyalahkan diri mereka sendiri saat hidup mereka tidak berjalan sebagaimana mestinya. Remaja yang menderita depresi merasa diri mereka tidak berguna, merasa salah dimengerti dan mulai menghindari interaksi dengan orang lain.

  • Sifat mudah marah

Depresi dapat menyebabkan orang-orang menjadi mudah frustasi atau marah, bahhkan meskipun disebabkan oleh hal-hal kecil yang sepele. Baik pria ataupun wanita dapat menunjukkan gejala mudah marah. Namun, gejala tersebut biasanya berbeda. Wanita melaporkan diri mereka mudah marah pada suatu waktu, kemudian menangis tanpa sebab berikutnya. Sementara itu, pria lebih bersifat agresif dan kasar akibat depresi.

  • Kelelahan

Orang-orang dengan depresi sering merasa kurang energi atau merasa lelah setiap saat. Tugas-tugas kecil, seperti mandi atau bangun dari tempat tidur, terlihat membutuhkan banyak usaha. Kelelahan dapat memerankan peran lain pada gejala yang berhubungan dengan depresi, misalnya menarik diri dari lingkungan sosial dan rasa apati. Apabila Anda memiliki depresi, Anda akan merasa kewalahan hanya dengan berpikir perlu pergi keluar.

  • Rasa bersalah

Depresi sering disebabkan karena reaksi kimia tidak seimbang di otak. Namun, orang-orang dengan depresi lebih sering menyalahkan diri sendiri, alih-alih menyalahkan penyabab tersebut.

  • Menangis tanpa sebab

Orang-orang dengan depresi sering menangis tanpa sebab. Menangis tanpa sebab juga sering ditemukan pada depresi post-partum, yang mana merupakan depresi yang terjadi setelah seorang wanita melahirkan bayinya.

  • Apatis

Orang-orang dengan depresi biasanya akan kehilangan ketertarikan dan berhenti mendapat kebahagiaan dari aktivitas yang dulunya mereka suka, seperti hobi dan hubungan seksual.

Saat Anda memiliki deprisi, merawat gejala seperti menangis tanpa sebab, bertindak apatis, sifat mudah marah dan lain-lain bukan suatu hal yang bisa Anda lakukan seorang diri. Merawat gangguan depresi membutuhkan bantuan dari kombinasi antara psychotherapy dan minum obat-obatan tertentu. Apabila Anda memiliki depresi, konsultasi dengan tenaga medis ahli kesehatan mental.

Read More

Ketahui Gejala Cacat Mental pada Anak Sedari Dini

Kondisi cacat mental akan semakin parah jika tidak atau terlambat ditangani. Karena itu, menjadi penting untuk cepet mendeteksi ada tidaknya gejala cacat mental pada anak. Gejala cacat mental sendiri biasanya tidak muncul sekaligus, namun muncul perlahan hingga terpastikan pada saat usia seseorang mencapai 18 tahun.

Meskipun muncul perlahan, sebenarnya banyak gejala pasti terkait cacat mental yang bisa Anda indentifikasikan sedari seseorang masih kecil. Dengan mengetahui gejala-gejala tersebut, langkah tepat pengananan pun bisa Anda putuskan. Penanganan yang tepat pada akhirnya mampu menahan bahkan memperbaiki gejala cacat mental yang dialami oleh anak.

Berikut ini adalah beberapa gejala cacat mental yang sudah bisa dilihat dari anak masih berusia dini. Coba cek apakah tanda-tanda tersebut ada pada anak Anda? Jika Anda, segera lakukan penanganan yang tepat, yuk!

Lamban memahami bahasa

Salah satu kecenderungan cacat mental adalah tidak mampunya seseorang memahami bahasa. Ketidakmampuan tersebut biasanya mulai ditunjukkan dari kecil dengan gejala terlambat berbicara. Hanya saja yang perlu dipahami, tidak semua kondisi terlambat berbicara pada anak menandakan ia mengalami cacat mental.

Banyak juga anak yang terlambat berbicara, namun bisa dengan cepat memahami bahasa setelah diberi perawatan. Namun, kondisi terlambat berbicara bisa Anda jadikan kecurigaan terhadap gejala cacat mental. Anda pun bisa segera memeriksakan anak tersebut ke dokter yang lebih ahli.

Menarik diri dari pergaulan

Gejala cacat mental lainnya yang bisa diperhatikan lainnya adalah kemampuan anak sedari kecil dalam beradaptasi dengan lingkungan. Umumnya, anak kecil mampu berinteraksi dengan lingkungan lebih cepat daripada orang dewasa. Namun pada anak yang memiliki gejala cacat mental, interaksi tersebut menjadi lebih sulit.

Anak dengan gejala cacat mental cenderung menarik diri dari pergaulan. Mereka tergolong penyendiri karena dan memiliki dunianya sendiri. Jika Anda menemukan gejala demikian, alangkah baiknya Anda mengkonsultasikan kondisi anak tersebut kepada dokter terkait.

Memiliki kecenderungan sifat yang meledak

Cacat mental cenderung membuat kondisi emosional seseorang menjadi tidak stabil. Kestidakstabilan emosi tersebut sebenarnya sudah diperlihatkan dari kecil, namun kerap luput dari pengawasan orang tua.

Ketidakstabilan emosi pada anak membuat ia tidak mampu mengendalikan emosinya. Ketika sedang marah, ia akan mengamuk habis-habisan. Ketika sedan senang, ia bisa bertingkat menjadi amat baik. Perubahan sikap tersebut pun bisa berubah sangat cepat dan meledak-ledak. Jika ada gejala demikian, cobalah langsung berkonsultasi ke dokter.

Terlambat menguasai keterampilan umum

Seorang anak pada usia balita seharusnya sudah bisa menguasai keterampilan umum untuk anak seusianya. Keterampilan umum yang dimaksud, seperti makan sendiri, ke toilet, sampai memakai baju sendiri.

Namun, ada juga anak-anak yang sangat terlambat menguasai keterampilan-keterampilan umum yang demikian bahkan ketika usianya sudah melewati 5 tahun. Jika mendapati gejala tersebut, pasanglah kecurigaan terhadap kondisi mental anak. Mencoba berobat ke dokter untuk memastikan kondisi anak pun sangat dianjurkan.

Minim minat terhadap hal baru

Anak yang memiliki potensi cacat mental cenderung tidak peduli dengan kondisi sekitarnya. Hal ini juga membuat ia tidak mudah tertarik dengan berbagai macam hal baru. Ini berkebalikan dengan sifat anak kecil yang umumnya memiliki tingkat rasa ingin tahu yang besar.

Jika Anda menenemukan gejala minimnya minat terhadap hal baru yang dialami oleh anak, berhati-hatilah. Mungkin saja itu adalah gejala dari kecacatan mental yang diidap oleh anak tersebut.

***

Dengan mengetahui gejala cacat mental sedari diri, Anda bisa melakukan langkah tepat untuk bisa mengurangi dampaknya. Berbagai perawatan dan rehabilitasi yang pas juga bisa dilakukan. Sebaliknya jika Anda mengabaikan gejala-gejala tersebut, tingkat risiko keparahan cacat mental anak bisa semakin meningkat.

Read More

Cara Menjaga Kebersihan Diri dari Bakteri dan Kuman

Setiap harinya, Anda akan melakukan kontak langsung dengan jutaan bakteri dan virus yang ada di sekitar Anda. Bakteri dan virus tersebut dapat menempel pada tubuh, dan dalam kasus tertentu, dapat menyebabkan Anda sakit. Dengan mengetahui cara menjaga kebersihan diri, Anda tidak hanya dapat melindungi diri Anda sendiri dari penyakit berbahaya seperti SARS, MERS, dan Corona, tetapi juga orang lain di sekitar Anda. Selain itu, menjaga kebersihan diri dengan baik juga dapat memberikan tampilan yang lebih segar dan menarik. Ada berbagai macam cara menjaga kebersihan diri, mulai dari kebersihan sehabis menggunakan toilet hingga menjaga kesehatan gigi. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih terperinci.

Jenis kebersihan diri

Standar kebersihan diri tiap orang berbeda. Beberapa kategori berikut ini akan menunjukkan cara menjaga kebersihan diri yang dapat Anda ikuti.

  • Kebersihan setelah menggunakan toilet

Cuci tangan Anda dengan baik setelah menggunakan toilet. Gosok menggunakan sabun sekitar 20 hingga 30 detik, dan jangan lupa untuk benar-benar membersihkan di bagian sela-sela jari, bagian belakang tangan, dan di bawah kuku. Bilas menggunakan air hangat dan keringkan menggunakan handuk kering yang bersih. Apabila Anda tidak memiliki air yang mengalir atau sabun, membersihkan tangan menggunakan ‘hand sanitizer’ berbahan dasar alkohol juga dapat dilakukan. Gunakan produk ‘hand sanitizer’ yang mengandung sedikitnya 60 persen alkohol.

  • Kebersihan diri saat mandi

Seberapa sering Anda mandi setiap hari sangat tergantung pada pilihan pribadi. Namun, kebanyaka orang akan mendapatkan manfaat dari cara menjaga kebersihan tubuh ini apabila mereka mandi setidaknya sekali dalam sehari. Mandi menggunakan sabun dapat membersihkan sel kulit mati, bakteri, dan minyak. Anda juga perlu keramas setidaknya 2 kali dalam seminggu. Dengan keramas menggunakan sampo pada rambut dan kulit kepala, Anda dapat membersihkan penumpukan sel kulit mati dan melindungi kepala dari sisa-sisa minyak yang dapat membuat kulit iritasi.

  • Kebersihan kuku

Potong kuku dengan teratur dan jaga agar tetap pendek dan bersih. Sikat menggunakan sikat kuku khusus atau lap mandi agar kuman dan kotoran yang menumpuk. Dengan merawat kesehatan kuku, Anda dapat mencegah penyebaran kuman di mulut dan bagian bukaan tubuh lain. Penting diingat bahwa Anda harus menghindari menggigit gugu agar kuman tidak menyebar dan masuk ke dalam tubuh.

  • Kebersihan gigi

Kebersihan gigi yang biak tidak hanya sebatas gigi yang putih saja. Dengan mengetahui cara menjaga kebersihan gigi dan gusi, Anda dapat terhindar dari penyakit gusi dan gigi berlubang. Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Cobalah untuk menyikat gigi saat Anda bangun tidur dan sebelum tidur. Apabila memungkinkan, sikatlah gigi setelah Anda makan. Lakukan flossing setiap harinya dan berkumur menggunakan obat kumur antibakteri. Cara-cara tersebut dapat mencegah gigi berlubang dan mengurangi terbentuknya kantong di antara gigi dan gusi yang dapat menjadi tempat bakteri dan kuman menumpuk dan berkembang biak.

Dengan melakukan cara menjaga kebersihan diri di atas, Anda bisa terhindari dari penyakit-penyakit berbahaya dan memiliki tubuh yang sehat. Kebersihan diri yang buruk tidak hanya akan membuat seseorang memiliki bau badan yang tidak sedap dan kulit berminyak saja, tetapi juga dapat mengancam kesehatan bagi seseorang. Misalnya saja, apabila Anda tidak melakukan cara menjaga kebersihan tangan dengan rutin, ada kemungkinan Anda akan tertular bakteri dan kuman penyebab penyakit seperti Corona.

Read More

Tips Puasa untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat

Puasa untuk ibu hamil memerlukan keseimbangan cairan dan nutrisi yang sangat ketat karena terdapat berbagai perubahan dalam tubuh dalam calon ibu dan adanya Si Kecil yang perlu diperhatikan asupan nutrisinya.

Puasa memang memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Namun, bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, apakah aman untuk kesehatan? Setiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan dan usia janin yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak ada standar yang tetap dalam menentukan boleh atau tidaknya ibu hamil berpuasa saat masa kehamilannya.

Meskipun kontroversi tentang boleh tidaknya ibu hamil berpuasa belum menemukan titik terang, tetapi berpuasa saat sedang mengandung tidak terlalu dianjurkan. Saat berpuasa, tubuh akan memproduksi senyawa keton yang dapat memberikan dampak negative pada calon bayi.

Puasa untuk ibu hamil menimbulkan berbagai risiko yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah masalah kekurangan zat besi, terutama saat trimester ketiga, yang dapat meningkatkan peluang anak mengalami anemia saat ulang tahun pertamanya. Ketika ibu hamil berpuasa, juga bisa mengurangi asupan zat besi untuk buah hati.

Puasa untuk ibu hamil berpotensi untuk menimbulkan berbagai risiko lainnya, seperti:

  • Berat badan yang sedikit lebih rendah dari normal, khususnya saat puasa dilakukan di trimester pertama
  • Akan merasa lemas
  • Melahirkan bayi secara prematur 

Tips menjalankan puasa saat masa kehamilan:

  1. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan

Sebelum menjalankan puasa, sebaiknya Ada berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Tanyakan kepada dokter apakah kondisi kehamilan Anda memungkinkan untuk menjalankan puasa. Setelah itu, dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan tahap kehamilan untuk menentukan apakah tubuh Anda bisa untuk berpuasa atau tidak.

Ibu hamil dengan komplikasi kesehatan, seperti diabetes gestasional dan anemia, kemungkinan tidak dianjurkan untuk berpuasa saat masa kehamilan.

  • Perhatikan asupan nutrisi ibu hamil berpuasa

Ibu hamil yang menjalankan berpuasa dengan nutrisi yang sesuai tidak menyebabkan dampak ke pertumbuhan janin yang ada dalam rahim dan waktu kelahiran. Selain itu, ibu hamil yang berpuasa pada trimester pertama kehamilan berisiko 1,5 kali lebih besar untuk mempunyai bayi dengan berat badan rendah dibandingkan ibu yang tidak berpuasa.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa. Berikut tips agar nutrisi ibu hamil terpenuhi:

  • Konsumsi sumber karbohidrat yang berasal dari nasi, mie, kentang, protein hewani, protein nabati, sayuran dan buah-buahan saat berbuka puasa dan sahur
  • Perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan (5 porsi perhari)
  • Kurangi makanan yang kadar gulanya tinggi
  • Perbanyak asupan cairan yang berasal dari air putih, susu dan jus buah
  • Kurangi konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda
  • Batasi aktivitas saat berpuasa

Selain asupan makanan, bagi ibu hamil yang berpuasa juga perlu mengurangi aktivitas agar tidak mengalami kelelahan. Anda perlu beristirahat beberapa jam di siang hari untuk membantu dalam mempertahankan energi saat puasa.

Setelah masa berpuasa selesai, ibu hamil harus kembali ke rutinitas awal dengan mengonsumsi nutrisi dan kalori yang dibutuhkan, serta berolahraga ringan, seperti berjalan dan yoga, untuk membantu memperpendek durasi persalinan, mengurangi risiko kehamilan sesar dan diabetes gestasional.

Read More

Makan Siang Sehat Jangan Sampai Lupa

Makan siang sehat merupakan waktu makan yang penting bagi semua orang. Makan siang dapat menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga otak serta tubuh dapat bekerja dengan lebih efektif di siang dan sore hari. Makan siang buatan sendiri tidak hanya lezat namun dapat Anda atur sendiri bahan-bahan dan nutrisi apa saja yang bisa Anda tambahkan. Sementara itu, makan siang di kantin ataupun restoran masih dapat mengikuti pola nutrisi yang dibutuhkan apabila Anda memilih menu yang tepat. Survey diet dan makanan menunjukkan bahwa kebanyakan orang perlu mengurangi asupan minyak jenuh, garam, serta gula, dan meningkatkan konsumsi serat, buah, sayur, dan minyak ikan.

Kunci dari makan siang sehat adalah keragaman serta cara mendapatkan keseimbangan makanan yang tepat untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Asupan harian tubuh kita akan kalori dan nutrisi dibagi atas makanan dan camilan yang kita makan dalam satu hari. Salah satu membagi asupan kalori dalam sehari adalah dengan mengonsumsi 20% dari jumlah kalori total saat sarapan, 30% saat makan siang, dan 30% saat makan malam, serta ditambah 20% untuk camilan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, menu makan siang sehat apa saja yang perlu Anda makan? Menu ideal adalah roti gandum utuh, nasi, ataupun pasta. Anda juga perlu menambahkan protein rendah lemak seperti tuna, telur, udang, dan ayam. Penting pula untuk menambahkan banyak sayuran dan buah-buahan seperti apel, tomat ceri, wortel, mentimun, dan juga anggur kering. Jangan lupa minum. Air putih biasa sangat ideal untuk pendamping makan siang Anda. Namun Anda juga bisa menambahkan susu ataupun minuman oat bagi Anda yang menderita intoleransi laktosa.

Tidak Makan Siang Apakah Berbahaya?

Beberapa orang berpikir mereka dapat menjalani hari tanpa perlu makan siang. Namun ada beberapa masalah yang mungkin akan muncul. Tidak makan siang sama seperti Anda sedang menjalankan puasa kecil, dan dapat membuat perut terasa sangat lapar, terutama apabila sarapan Anda kurang. Dalam kondisi ini, tubuh Anda sedang dalam “survival mode”, dan apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda akan merasa sangat lapar dan hanya akan memikirkan makanan. Tentu hal ini dapat mempengaruhi performa Anda saat bekerja.

Bahan bakar eksklusif otak, glukosa, akan terkompromi setelah 4 hingga 6 jam apabila tubuh tidak mendapatkan makanan. Hal ini disebabkan glukosa yang tersimpan di dalam hati sebagai glikogen habis terpakai dalam waktu tersebut. Saat glukosa darah semakin menipis, hati akan merubah glikogen menjadi glukosa dan melepaskannya ke dalam darah. Apabila glikogen terus menipis, tubuh akan menggunakan metode menyediakan energi dengan kurang efektif. Selain itu, apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda mungkin akan makan terlalu banyak ketika ada kesempatan. Hal ini akan membuat Anda kesulitan dalam mengatur berat badan. Mendapatkan makan siang sehat penting agar tubuh terus mendapatkan energi serta nutrisi yang dibutuhkan untuk beraktivitas setiap harinya. Selainsebagai bahan bakar menjalani hari, makan siang sehat juga dapat menjadi kebiasaan sehat Anda apabola ingin mencoba mengurangi berat badan. Obesitas tidak hanya akan mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena beberapa penyakit serius seperti penyakit jantung dan pembuluh darah serta penyakit diabetes tipe 1.

Read More

Kebutuhan Protein Harian yang Perlu Dikonsumsi

Kebutuhan protein harian setiap orang berbeda-beda. Kebutuhan protein Anda bergantung pada kesehatan, komposisi tubuh, tujuan utama, dan tingkat aktivitas fisik yang Anda lakukan (jenis, intensitas, dan durasi)

Jika Anda tidak mendapatkan cukup protein melalui diet, kesehatan dan komposisi tubuh Anda akan terganggu.

Namun, ada pendapat yang sangat berbeda mengenai kebutuhan protein harian yang sebenarnya dibutuhkan orang.

Sebagian besar organisasi nutrisi resmi merekomendasikan asupan protein yang cukup sederhana.

DRI (Dietary Reference Intake) adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan, atau 0,36 gram per pon.

Hal ini setara dengan berjumlah:

  • 56 gram per hari untuk rata-rata pria yang tidak banyak bergerak.
  • 46 gram per hari untuk wanita biasa yang tidak banyak bergerak.

Meskipun jumlah protein yang sedikit ini mungkin cukup untuk mencegah defisiensi total, penelitian menunjukkan bahwa jumlah protein ini jauh dari cukup untuk memastikan kesehatan dan komposisi tubuh yang optimal bagi Anda.

Protein adalah bangunan utama tubuh Anda, yang digunakan untuk membuat otot, tendon, organ dan kulit, serta enzim, hormon, neurotransmitter, dan berbagai molekul kecil yang melayani banyak fungsi penting di tubuh Anda.

Tanpa protein, kehidupan seperti yang Anda tahu tidak akan mungkin terjadi.

Protein terbuat dari molekul yang lebih kecil yang disebut asam amino, yang dihubungkan bersama seperti manik-manik pada tali. Asam amino terkait ini membentuk rantai protein panjang, yang kemudian dilipat menjadi bentuk kompleks.

Beberapa asam amino dapat diproduksi oleh tubuh Anda, sementara Anda harus mendapatkan asam amino lain melalui diet yang Anda jalani sehari-hari. Yang terakhir disebut asam amino esensial.

Protein bukan hanya tentang kuantitas tetapi juga kualitas.

Secara umum, protein hewani menyediakan semua asam amino esensial dalam rasio yang tepat bagi tubuh Anda, karena jaringan hewan mirip dengan jaringan Anda sendiri.

Jika Anda mengkonsumsi produk hewani seperti daging, ikan, telur, atau susu setiap hari, kemungkinan Anda sudah memenuhi kebutuhan protein harian Anda dengan cukup baik.

Namun, jika Anda tidak mengonsumsi makanan hewani, mendapatkan semua protein dan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh Anda akan sedikit lebih menantang. Karena Anda membutuhkan sumber protein yang tepat selain protein pada produk hewani.

Untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, protein sangat penting dalam hal ini. Dengan mengkonsumsi protein, Anda dapat meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar dengan meningkatkan laju metabolisme Anda (kalori keluar) dan mengurangi nafsu makan Anda (kalori masuk).

Tetapi protein tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga mencegah Anda menambah berat badan.

Cara Mendapatkan Protein Untuk Diet Anda

Sumber protein terbaik adalah daging, ikan, telur, dan produk susu, karena mereka memiliki semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh Anda.

Beberapa tanaman juga mengandung protein cukup tinggi, seperti quinoa, kacang-kacangan dan kacang-kacangan.

Namun, kebanyakan orang umumnya tidak melacak asupan protein mereka sehari-hari.

Jika Anda adalah orang sehat yang mencoba untuk tetap sehat, maka cukup makan protein berkualitas dengan sebagian besar makanan Anda, bersama dengan makanan nabati yang bergizi akan membuat asupan protein Anda ke batasan optimal.

Bagaimana dengan Kebutuhan Protein Harian Orang Biasa?

Jika Anda memiliki berat badan yang sehat, tidak melakukan angkat beban dan tidak berolahraga terlalu banyak, maka Anda perlu mentargetkan sekitar 0,8-1,3 gram protein per kg.

 Hal ini setara dengan jumlah:

 56–91 gram per hari untuk rata-rata pria.

 46-75 gram per hari untuk wanita rata-rata.

Kebutuhan protein harian meningkat secara signifikan pada orang yang aktif secara fisik, serta pada orang dewasa yang lebih tua dan orang yang pulih dari cedera. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter gizi Anda mengenai kebutuhan protein harian yang tepat akan sangat membantu Anda.

Read More

7 Resolusi Tahun Baru untuk Hidup Sehat Selain Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan hampir selalu menjadi resolusi tahun baru yang tidak pernah berubah, karena nampaknya resolusi satu ini sangat sulit untuk dicapai. Mengapa tidak membuat sesuatu yang baru untuk tahun ini, ketimbang mengejar resolusi menurunkan berat badan yang notabene tidak akan dilakukan secara konsisten. Biarkan diri Anda fokus pada menjalani kehidupan yang sehat, ideal, dan seimbang untuk mendapatkan tubuh yang bugar dan fit. Dengan begitu, berat badan yang ideal pun akan mengikuti sebagai hasil yang nyata. Berikut ini adalah 7 resolusi tahun baru untuk hidup yang lebih sehat selain menurunkan berat badan.

1. Aktif dalam Kegiatan yang Anda Sukai
Jika Anda merasa kehidupan di tahun lalu terasa berantakan tanpa tujuan yang jelas, cobalah untuk mencari minat dan passion Anda yang sesungguhnya. Temukan aktivitas yang Anda sukai, dan buatlah aktivitas itu menjadi sarana pelepasan energi dan pikiran ke arah yang positif. Anda dapat mulai mengikuti komunitas tari, klub lari, komunitas sepeda, atau beragam kegiatan lain yang tanpa sadar dapat membantu Anda meluangkan waktu ke arah yang lebih positif.

Anda juga bisa mencari peluang baru dengan mengikuti pelatihan instruktur senam atau kebugaran untuk mendapatkan sertifikat resmi. Dengan begitu, tidak hanya mendapat tubuh bugar, Anda juga berkesempatan untuk membuka peluang pendapatan baru.

2. Beristirahatlah dari Media Sosial
Media sosial dapat mengalihkan perhatian kita dan menghabiskan waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk menunjang kesehatan mental dan fisik Anda. Aturlah jadwal penggunaan smartphone, khususnya untuk memeriksa postingan teman dan kerabat di sosial media pada waktu-waktu tertentu. Sebaliknya, gunakan waktu Anda untuk berbicara langsung pada teman dan kerabat. Menjaga hubungan sosial di dunia nyata akan sangat berguna untuk menunjang kesehatan mental dan kemampuan sosial Anda menjadi lebih baik.

3. Temukan Partner
Menjalani progres resolusi seorang diri tentu akan terasa sepi. Tidak ada salahnya untuk mencari partner atau kelompok untuk berbagi resolusi, saling mendukung dan mengingatkan dalam setiap prosesnya. Anda dapat membuat grup di menjadi sarana pengingat, motivasi, dan berbagi informasi seputar pencapaian target dari resolusi hidup sehat yang Anda ingin capai. Memiliki partner atau teman kelompok dengan tujuan dan target yang sama akan terasa lebih menyenangkan.


4. Perbanyak Asupan Sayuran
Tidak perlu untuk mengurangi jatah makan hanya demi penurunan berat badan. Namun, cobalah untuk menjaga asupan agar lebih sehat dengan kandungan gizi dan nutrisi yang cukup dan seimbang. Perbanyak asupan buah dan sayuran untuk mencegah penyakit seperti diare dan sembelit. Selain itu, kurangi juga konsumsi makanan cepat saji, gorengan, dan segala makanan olahan yang berdampak buruk pada kesehatan

Dengan begitu, tanpa disadari Anda akan memperoleh pencernaan dan metabolisme tubuh yang sehat sehingga berat badan Anda akan turun hingga mencapai angka yang ideal.

5. Luangkan Waktu untuk Masak
Keluarkan buku resep, panci, dan wajan kesayangan Anda. Mulailah untuk memasak makanan sehat dan bergizi untuk asupan makan yang sehat, bergizi, dan tentunya higienis. Anda tentu tidak tahu bagaimana pemilihan bahan baku dan cara pengolahan makanan di luar sana. Jadi, tidak ada salahnya untuk memastikan asupan terbaik dengan membuatnya sendiri.

Anda juga bisa mengajak keluarga atau kerabat untuk memasak bersama. Tidak hanya dapat membuat masakan sehat dan lezat, Anda juga bisa membangun hubungan sosial yang baik sehingga mengurangi potensi stres dan kesepian.

6. Luangkan Waktu untuk Bermeditasi
Latih diri Anda untuk dapat fokus, rileks, dan konstentrasi dalam mengambil segala pengaruh positif, kenikmatan hidup, dan kebahagiaan dari segala hal yang ada di sekitar Anda. Caranya adalah dengan bermeditasi setidaknya selama 10 menit dalam satu hari. Hal ini terbukti dapat memperkuat mental, memori, dan ketahanan fisik serta mengurangi stres.

7. Belajar Mengatakan Tidak
Tidak bisa dipungkiri bahwa ada banyak pengaruh sosial yang membawa Anda pada masalah dan keterpurukan dalam gaya atau pola hidup. Mulai dari ajakan sosial untuk merokok, minum alkohol, tidur larut malam, dan beragam aktivitas tidak sehat lainnya. Meskipun sebagian dari mereka menganggap bahwa itu bagian dari menikmati hidup yang hanya sekali, jangan sekalipun Anda terpengaruh dan kembali. Sadari bahwa hidup memang hanya sekali dan karena itulah Anda memilih untuk menjalaninya dengan kehidupan yang sehat dan ideal.

Read More

Tips Merawat Gigi yang Memakai Behel atau Retainer

Pemakaian behel bisa berdampak buruk bagi kesehatan rongga mulut. Kawat yang terpasang, bersama dengan pegas, karet, dan berbagai material lain, bisa membuat sisa makanan terselip mengendap dalam jangka waktu lama. Kondisi ini bisa memicu pertumbuhan plak. Berikut ini perawatan yang diperlukan bagi Anda yang sedang menjalankan perawatan gigi dengan behel maupun retainer.

1. Menyikat Gigi

Ortodentis selalu mengingatkan pasiennya untuk menyikat gigi setelah makan, meski hanya makan makanan ringan sekalipun. Tidak cukup dengan sikat gigi, perawatan harus dilanjutkan dengan memperhatikan gigi satu persatu dan membuang setiap potongan yang terlihat. Langkah ini bisa dilakukan dengan benang gigi atau dental floss. Beberapa dokter gigi juga akan memberikan resep mouthwash khusus untuk mengangkat sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.

Pengguna behel perlu ekstra hati-hari saat memakai dental floss. Benang gigi diselipkan antara kawat dan bagian atas gigi. Gerakan harus dilakukan selembut mungkin, saat benang bersinggungan dengan kawat.

Untuk menyikat gigi, Anda bisa menggunakan sikat gigi reguler. Namun, jangan lupa untuk memilih tipe yang paling lembut. Selanjutnya, gunakan sikat khusus, biasa disebut sikat pohon natal, dengan bentuk menyerupai sikat botol berukuran kecil. Christmas tree brush ini digunakan untuk penyikatan di antara dua braces. Gosok beberapa kki di setiap celah dan pastikan semua celah terkena sikatan.

2. Mengonsumsi Makanan dengan Potongan Kecil

Dokter gigi memang tidak memberikan pantangan makanan bagi pasien yang menjalani perawatan dengan kawat gigi. Hanya saja, setiap kali makan, pengguna behel harus memastikan makanan disajikan dalam bentuk potongan kecil. Hal ini bertujuan mengurangi fungsi memotong di gigi depan. Ada beberapa makanan yang bisa membuat kawat gigi copot. Misalnya, apel, wortel, jagung, dan makanan bertekstur kenyal maupun lengket seperti karamel. Masalah lain yang kerap muncul adalah sariawan. Jika frekuensinya tinggi dan sangat mengganggu, dokter bisa meresepkan obat.

3. Membersihkan Retainer

Setelah gigi pasien mencapai formasi yang diinginkan, perawatan dilanjutkan dengan penggunaan retainer. Selama 4-6 bulan, retainer harus terus dipakai untuk mencegah gigi kembali ke posisi semula atau relapse. Retainer wajib dibersihkan setiap kali penggunanya menggosok gigi. Pasta gigi tidak diperlukan untuk membersihkannya. Setidaknya sepekan sekali, retainer harus dibersihkan dengan cara direndam larutan disinfektan dan air hangat.  

4. Pasang Mouthguard saat Berolahraga

Pasien juga perlu melakukan penanganan tambahan saat berolahraga. Sepanjang latihan combat sports, termasuk mixed martial arts dan pencak silat, pasien wajib mengenakan pelindung gigi atau mouthguard yang dirancang khusus. Pertimbangkan pula untuk mengenakannya saat menjalani pertandingan olahraga yang melibatkan kontak tubuh secara penuh. Misalnya sepakbola, basket, dan voli, yang memungkinkan mulut mengalami benturan.

Behel yang rusak, misalnya akibat benturan, bisa melukai rongga mulut. Jika terjadi luka yang parah, segera ke rumah sakit. Namun apabila benturan sekadar membuat kawat terlepas, Anda bisa mempercepat jadwal konsultasi dengan dokter gigi.

Sembari menunggu jadwal dokter gigi, ada beberapa hal yang Anda bisa lakukan untuk meminimalisir risiko.

  • Jika bracket lepas, bubuhkan wax untuk menyambungkannya kembali. Dokter gigi biasanya memberikan orthodontic wax saat memasang behel.
  • Jika karet lepas, simpan karet itu untuk dokter pasangkan di kunjungan berikutnya.
  • Jika kawat putus, arahkan ujung kawat ke posisi yang tidak menusuk. Kalau gagal, tempel gumpalan wax di ujung kawat. Jangan sekali-kali mencoba memutuskan kawat, karena serpihannya bisa tertelan atau terhirup. Jika ada luka akibat tusukan kawat, berkumurlah dengan air garam atau obat kumur antiseptik.
Read More