Manfaat Daun Peterseli Bagi Kesehatan Jantung dan Ginjal

Daun peterseli berbeda dengan daun ketumbar dan seledri

Daun peterseli merupakan tanaman rempah yang banyak digunakan pada masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah. Tanaman ini umumnya digunakan untuk meningkatkan rasa pada masakan seperti sup, salad, dan resep masakan berbahan ikan. Selain penggunaannya pada banyak masakan, daun peterseli mengandung nutrisi yang melimpah dan memiliki beragam manfaat kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung dan ginjal. Artikel ini akan membahas bagaimana daun peterseli dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda. 

Manfaat daun peterseli bagi kesehatan jantung

Kondisi kesehatan jantung seperti serangan jantung dan stroke merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia. Diet yang tidak sehat, kurangnya aktivitas atau olahraga, merokok, dan asupan alkohol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung. Daun peterseli mengandung senyawa tanaman, termasuk antioksidan karotenoid, yang telah diteliti memiliki manfaat kesehatan jantung dengan cara mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Misalnya, diet kaya carotenoid telah terbukti mampu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti peradangan kronis, dan juga tekanan darah tinggi serta kadar kolesterol (jahat) LDL. 

Studi populasi juga mengindikasikan bahwa diet yang tinggi karotenoid dapat mengurangi risiko penyakit jantung seperti penyakit arteri koroner. Daun peterseli juga mengandung vitamin C, antioksidan kuat yang memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah studi pada lebih dari 13 ribu orang menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam kadar yang tinggi memiliki pengurangan risiko penyakit jantung yang signifikan apabila dibandingkan dengan mereka dengan asupan vitamin C rendah. 

Membantu menjaga kesehatan ginjal

Ginjal Anda adalah organ tubuh penting yang terus menerus menyaring darah dan membersihkan kotoran serta air berlebih, untuk kemudian dibuang dari dalam tubuh lewat air seni. Terkadang, saat urin menjadi terkonsentrasi, sisa-sisa tumpukan mineral dapat terbentuk dan menyebabkan sebuah kondisi menyakitkan yang disebut batu ginjal. Sebuah studi pada tikus yang menderita batu ginjal menunjukkan bahwa mereka yang dirawat menggunakan daun peterseli memiliki penurunan ekskresi protein dan kalsium urin, serta peningkatan PH urin dan buang air kecil dibandingkan dengan kelompok yang terkontrol. 

Daun peterseli juga menunjukkan memiliki sifat anti peradangan karena kandungan antioksidannya yang melimpah, yang terdiri dari flavonoid, karotenoid, dan vitamin C. Daun peterseli juga dapat menjaga kesehatan ginjal Anda dengan menurunkan tekanan darah tinggi, yang mana merupakan faktor risiko utama penyakit ginjal. Daun peterseli juga mengandung nitrat, yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar serta menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian mengindikasikan konsumsi makanan yang tinggi nitrat dapat membantu menjaga level tekanan darah yang sehat. 

Sifat anti-peradangan dalam daun peterseli, bersamaan dengan kemampuannya dalam mengatur pH urin dan mengurangi tekanan darah, dapat membantu menjaga ginjal tetap sehat dan mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Namun, penting untuk diingat bahwa daun peterseli mengandung oksalat yang tinggi, sebuah senyawa yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Namun, para ahli kesehatan merekomendasikan hanya orang-orang yang memiliki hyperoxaluria, dikarakterisasikan dengan pengeluaran oksalat berlebih lewat air seni, yang perlu membatasi konsumsi oksalat setiap harinya. 

Kaya akan kandungan antioksidan dan nutrisi seperti vitamin A, C, dan K, membuat daun peterseli sangat bermanfaat untuk meningkatkan gula darah dan mendukung kesehatan jantung, ginjal, dan tulang. Daun peterseli juga sangat versatile, dapat ditambahkan pada berbagai jenis masakan yang Anda sukai, seperti sup, salad, spaghetti, hingga saus.

Read More

Penglihatan Terancam karena Macam-macam Penyakit Retina

Penyakit mata yang bisa sangat memengaruhi penglihatan bukan hanya rabun ataupun katarak dan glaukoma. Nyatanya banyak jenis penyakit retina mata yang bisa memengaruhi kondisi penglihatan Anda. Rata-rata pula, penyakit yang terjadi di retina mata dinilai cukup gawat mengingat fungsi bagian mata yang satu ini sangat penting.

penyakit retina

Retina sendiri merupakan bagian mata yang berfungsi mengirimkan bayangan yang ditangkap mata untuk  kemudian ditransfer ke bagian otak guna bisa memperoleh gambar yang jelas. Jika retina terganggu, Anda akan sulit menentukan bayangan yang sedang Anda lihat. Keburaman sampai tidak mampu melihat sama sekali akhirnya menjadi risiko yang semakin jelas terjadi jika Anda terkena penyakit retina.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit retina yang mesti Anda waspadai. Pasalnya, berbagai penyakit di bawah ini sangat mengancam penglihatan Anda dan membutuhkan pengananan medis segera guna meminimalkan risiko keparahannya.

  1. Ablasi Retina

Jenis penyakit retina yang satu ini awa mulanya terjadi karena adanya cairan di bawah retina. Cairan tersebut menimbulkan risiko retina menjadi tersobek. Retina pun menjadi terangkat dan berpindah posisi dari tempat normalnya. Ablasi retina pada tahap awal akan membuat jaringan parut yang memberikan pandangan berbayang pada penderitanya. Namun jika sudah tahap parah, abalasi retina bahkan bisa mengakibatkan kebutaan yang bersifat permanen.

  • Lubang Makula

Retina bisa mengalami cacat yang umumnya terjadi di bagian belakang mata atau macula. Cacat yang dimaksud di sini dapat berbentuk lubang kecil di bagian retina sehingga membuat pandangan penderitanya menjadi tidak fokus dan berbayang. Umumnya, lubang makula pada retina terbentuk akibat adanya cedera yang dialami mata.

  • Deregenerasi Makula

Deregenrasi manula merupakan penyakit retina yang menyebabkan hilangnya penglihatan sentral. Penderita penyakit ini terjadi karena menurunnya fungsi bagian tengah retina sehingga menimbukan penglihatan yang samar sekaligus menimbulkan titik buta. Deregenerasi makula sangat berhubungan dengan usia. Orang-orang dengan usia di atas 55 tahun lebih rentan terkena masalah penglihatan yang satu ini.

  • Retinitis Pigmentosa

Penyakit retina ini merupakan masalah gangguan penglihatan yang membuat fungsi fotoreseptor di retina menjadi berkurang dari waktu ke waktu. Merupakan jenis penyakit genetik, penderita yang terkena retinitis pigmentosa bisa kehilangan kemampuan melihat dari samping dan ketika malam hari. Sementara di luar kondisi tersebut, penglihatan penderita juga akan buram.

  • Retinopati Diabetik

Bagi penderita diabetes, ada suatu penyakit retina yang rentan diidap, yakni retinopati diabetik. Masalah penglihatan yang satu ini disebabkan adanya komplikasi diabetes yang menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah retina. Kerusakan tersebut membuat pandangan penderita menjadi kabur karena kondisi retina yang membengkak.

  • Floaters

Pernahkan Anda cenderung melihat bintik-bintik kecil dalam penglihatan Anda? Jangan dianggap remeh sebab kondisi tersebut merupakan jenis penyakit retina yang dikenal sebagai floaters. Kondisi gangguan penglihatan ini terjadi karena zat jeli yang dibentuk di mata mendadak menjadi lebih cair dan membentuk bayangan pada retina. Awal mulanya bintik-bintik yang Anda lihat akibat floaters hanya berupa titik kecil, namun bisa semakin membesar dan sangat mengganggu penglihatan secara menyeluruh jika dibiarkan lebih lama.

  • Retinopati Prematur

Anak yang terlahir prematur memiliki risiko terkena retinopati prematur. Ini merupakan penyakit retina yang disebabkan tidak sempurnanya perkembangan pembuluh darah di bola mata yang menyebabkan pendarahan pada retina. Pendarahan yang terjadi awalnya mungkin tidak terasa mengganggu penglihatan, namun risiko masalah penglihatan semakin terbuka lebar jika mata sedikit terkena cedera ataupun ketika seseorang tersebut terserang penyakit kronis lain.

*** Penglihatan yang terganggu tentu juga bisa sangat mengganggu aktivitas Anda. Karena itu, jika Anda merasakan gejala gangguan penglihatan, cobalah segera berkonsultasi ke dokter. Jangan-jangan gejala yang Anda rasakan tersebut merupakan jenis penyakit retina yang bisa semakin parah dari waktu ke waktu.

Read More

Menyiasati Kelebihan Asam Laktat dan Ubah Jadi Berharga

Olahraga atau aktivitas fisik memang jadi kebutuhan setiap manusia agar tubuh senantiasa bugar. Namun, di sisi lain, semua itu justru bisa berdampak negatif jika tak sesuai dengan yang seharusnya. Salah satu efek negatif yang mungkin timbul dari kelebihan intensitas olahraga atau aktivitas fisik adalah penumpukan asam laktat di otot maupun aliran darah.

Asam laktat merupakan hasil metabolisme karbohidrat tanpa menggunakan oksigen (metabolisme anaerob). Proses produksinya terjadi di dalam sel otot saat suplai oksigen tidak mencukupi untuk menunjang produksi energi. Penumpukan ini dapat muncul karena tubuh kekurangan oksigen untuk memecah glukosa di darah.

Nah, kondisi itulah yang pada akhirnya justru menyebabkan munculnya rasa pegal atau linu, alih-alih energi saat seseorang melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang berat. Selain itu, gejala seperti muntah, rasa lemah, keram otot, kesemutan, mati rasa, hingga napas pendek, dapat terjadi. Pada tahap yang lebih parah disertai gejala yang terus-menerus, Anda berisiko mengalami keadaan yang disebut asidosis laktat.

Bagaimana Cara Menyiasati Kelebihan Asam Laktat?

Merendam kaki atau bahkan seluruh tubuh di dalam air hangat setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat telah sejak dahulu kala telah diamini dapat membantu mengurangi rasa pegal dan nyeri otot.

Meski tidak diresmikan sebagai terapi atau pengobatan tradisional, cara ini terbukti ampuh mengatasi penumpukan asam laktat. Alasannya sederhana, air panas bisa memperlancar aliran darah, sementara aliran darah yang lancar akan membuat asam laktat yang menumpuk di otot kaki mudah larut dalam darah dan dibuang oleh tubuh.

Namun, yang perlu diperhatikan saat berendam air hangat adalah suhu dari air tersebut. Suhu air tidak boleh lebih dari 70 derajat untuk mencegah terjadi luka bakar.

Tak hanya itu, di Indonesia hal-hal tradisional seperti pijat dan urut juga telah dilakukan secara turun-temurun. Setelah perkembangan ilmu pengetahuan terjadi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode urut juga dipercaya dapat menjadi alternatif untuk mengurangi pegal-pegal. Bahkan dari sebuah penelitian, sebanyak 48% sampel mengakui bahwa dengan diurut pegal-pegal menjadi berkurang.

Lebih lanjut, untuk menunjang semua upaya di atas, dunia medis juga menganjurkan konsumsi multivitamin yang mengandung kalium dan magnesium aspartate. Multivitamin yang mengandung nutrisi-nutrisi itu tidak hanya mampu mengatasi pegal atau linu akibat penumpukan asam laktat. Zat-zat tersebut ternyata juga mampu mengubah asam laktat berlebih tadi menjadi energy yang dibutuhkan oleh tubuh.

Cari multivitamin yang mengandung vitamin  B1, B6, B12, vitamin E, serta mineral, kalium, dan magnesium yang dapat membantu memelihara kesehatan untuk menjaga kondisi tubuh. Aneka vitamin tersebut juga dapat membantu mengatasi rasa lelah, pegal, dan kram kesemutan.

Sedangkan kalium dan magnesium aspartat dapat membantu memelihara kesehatan untuk mengurai asam laktat (penyebab pegal-pegal dan otot kaku) yang menumpuk di otot untuk diubah menjadi energi.

Magnesium merupakan salah satu jenis mineral makro, yang diperlukan tubuh dalam jumlah besar. Selain mendukung fungsi saraf, magnesium juga diperlukan dalam relaksasi otot. Tak hanya itu, magnesium dibutuhkan untuk meredakan nyeri dan kejang otot, yang sering terjadi akibat penumpukan asam laktat.

Atau jika ingin mendapatkan nutrisi-nutrisi itu langsung dari “sumbernya”, seseorang bisa mengonsumsi sayuran hijau, kacangan-kacangan, dan polong-polongan. Hampir semua produk susu, termasuk yogurt kaya akan magnesium.

Berdasarkan kondisi di atas, yang harus menjadi perhatian adalah pola olahraga atau aktivitas kita sehari-hari. Olahraga memang baik dan amat dianjurkan, tetapi tetap harus mempertimbangkan banyak faktor lain agar tidak terjadi penumpukan asam laktat dan malah memberikan efek negatif terhadap tubuh kita.

Read More

Benarkah Bentuk Hidung Manusia Dipengaruhi oleh Iklim?

Seorang manusia terlahir dengan berbagai bentuk dan ciri yang melekat di tubuhnya. Ini biasa disebut sebagai ciri fisik seseorang. Bagian-bagian di wajah-lah yang paling mudah terlihat perbedaannya, mulai dari mata; mulut; kuping; maupun bentuk hidung manusia. Karena wajah adalah salah satu identitas terpenting seorang manusia, oleh karenanya mereka sangatlah identi.

Bentuk indera penciuman manusia tersebut, secara garis besar, terbagi ke dalam beberapa spesifikasi berdasarkan bentuknya. Bentuk hidung manusia biasa dibedakan dengan mancung atau pesek dan besar atau kecil. Namun, nyatanya ada begitu banyak bentuk hidung manusia di dunia ini.

Bentuk hidung manusia memang “tercetak” lantaran kode genetika atau garis keturunan yang diwarisi oleh orang tuanya. Akan tetapi, tahukah Anda jika iklim di mana manusia lahir dan tinggal dapat memengaruhi bentuk hidungnya?

Ya, sebuah studi terbaru mengungkap dan menyatakan bahwa fenomena itu benar-benar terjadi. Studi yang dimaksud dilakukan oleh para mahasiswa di Pennsylvania State University dan kemudian terbit di PLOS Genetics.

Dari studi tersebut ditemukan bahwa perbedaan bentuk hidung manusia dikatakan berkaitan dengan iklim yang dialami oleh nenek moyang kita. Sebenarnya, temuan ini bukanlah sesuatu yang benar-benar baru. Para peneliti tersebut mengakui bahwa hasil temuannya hanya mendukung teori populer dari tahun 1800-an, yang disebut “Aturan Hidung Thompson”.

Namun, yang menjadi titik perbedaan adalah; pada masa lalu, para ilmuwan hanya melakukan pengukuran bentuk tengkorak untuk menguji keakuratan Aturan Hidung, bukan dari hidung itu sendiri.

Sedangkan studi teranyar ini lebih khusus dalam mendalami dan meneliti hubungan iklim dengan dimensi hidung pada orang yang masih hidup.

Bagaimana Iklim dan Kondisi Lingungan Memengaruhi Bentuk Hidung Manusia?

Teori yang disebut “Aturan Hidung Thompson” diperkenalkan oleh antropolog Inggris dan ahli anatomi, Arthur Thompson. Ia menyatakan bahwa lubang hidung yang lebih luas terbentuk di iklim hangat, sedangkan lubang hidung sempit berevolusi untuk beradaptasi dengan kondisi iklim yang lebih dingin.

Hal ini terjadi lantaran berkaitan dengan salah satu fungsi paling penting dari hidung, yakni untuk menyaring udara sebelum mencapai paru-paru. Mengapa bentuk hidung manusia yang mendiami tempat beriklim topis memiliki lubang hidung yang lebih lebar, besar, terbuka dan bentuk hidung cenderung lebih datar? Teori Thompson menyebut bahwa di daerah tropis, udara cenderung panas dan sudah tidak perlu dijernihkan, sehingga seharusnya tidak ada penghalang ke aliran udara.

Sementara di daerah dingin, hidung sempit akan lebih efektif menghangatkan udara. Karena bentuk lubang hidung yang terbuka lebar memungkinkan massa udara dingin membanjiri saluran udara dan mengiritasi lapisan membran.

Penelitian yang dilakukan oleh Mark D. Shriver dan kawan-kawannya ini dilakukan menggunakan pencitraan wajah 3D, tim peneliti kemudian mempelajari tinggi dan panjang hidung, lebar lubang hidung, juga jarak di antaranya. Pengukuran dilakukan pada 476 relawan berasal dari Asia Selatan, Asia Timur, Afrika Barat, dan keturunan Eropa Utara.

Para peneliti mengukur variasi karakteristik seperti penonjolan ujung hidung, lebar dasar bagian berdaging dari lubang hidung yang disebut ala, dan lebar lubang hidung itu sendiri. Kemudian mereka menerapkan uji statistik guna menentukan kemungkinan pergeseran genetik untuk masing-masing karakteristik.

Hasilnya menuju ke hanya dua sifat yang tampaknya telah dibentuk oleh seleksi alam, antara lebar ala, dan lubang hidung. Peneliti juga menemukan bahwa lebar hidung mereka berkorelasi kuat dengan suhu rata-rata dari lokasi dan kelembaban mutlak.

Pada dasarnya, bentuk hidung manusia yang lebih lebar menjadi bentuk yang lebih umum dalam kondisi iklim hangat, dan daerah lembab. Sementara hidung yang lebih sempit menjadi lebih umum di iklim dingin dan kering.

Tidak heran jika mayoritas bentuk hidung manusia di Indonesia dan negara-negara di Semenanjung Malaya lain, cenderung melebar dan berlubang besar. Hal ini sejurus dengan kenyataan bahwa Indonesia dan negara-negara ASEAN lain memang beriklim tropis.

Read More

Perhatikan Makanan & Minuman yang Dapat Turunkan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh didukung oleh keseimbangan gaya hidup yang sehat. Tidur yang cukup, olahraga, dan diet yang sehat berkontribusi untuk menjaga sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Ketika sistem kekebalan tubuh terganggu, tubuh akan mudah sakit.

Apakah makanan yang kita konsumsi dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh? Sayangnya, jawabannya adalah ya. Makanan atau minuman yang kita konsumsi berperan besar dalam memengaruhi kondisi tubuh kita, termasuk kekebalan tubuh. Lantas, apa saja bahan konsumsi yang tidak baik itu?

  • Alkohol

Beberapa macam alkohol (terutama minuman beralkohol dan anggur) mengandung jumlah gula yang tinggi, dan suatu penelitian mengatakan bahwa jumlah alkohol yang berlebihan juga dapat memengaruhi populasi mikroorganisme di usus atau mengubah integritas lapisan usus.

  • Minuman Berkafein

Jumlah waktu  tidur yang cukup sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kopi dan teh bersifat melindungi kesehatan, karena tingginya tingkat antioksidan yang dikaitkan dengan anti-peradangan. Namun, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur, dan hasil itu dapat meningkatkan peradangan dan mengganggu kekebalan tubuh.

Untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh, kurangi minuman berkafein tanpa nutrisi yang dibuat dengan gula atau pemanis buatan, seperti soda dan minuman berenergi. Ketika menikmati kopi dan teh usahakan setidaknya enam jam sebelum waktu tidur untuk mencegah gangguan tidur.

  • Minyak Sayur dan Biji-bijian

Minyak olahan seperti kedelai, jagung, kanola, bunga matahari, safflower, dan minyak kacang, memiliki tingkat asam lemak tak jenuh ganda (terutama omega-6s) yang tinggi. Itu dapat menciptakan ketidakseimbangan dalam asam lemak tubuh dan meningkatkan peradangan. Sebaiknya, masalaklah dengan minyak zaitun atau minyak kelapa.

  • Yogurt

Sebuah penelitian mengatakan bahwa tidak semua yogurt diciptakan sama, beberapa di antaranya ada yang menggunakan gula tambahan dan bahan buatan lain dalam produknya. Masalahnya, sering kali bahan buatan itu mengandungan sesuatu yang sama sekali tidak bermanfaat untuk kegiatan.

Meski keadaan probiotik di dalam usus amat penting lantaran dapat menyebabkan masalah pencernaan, akan tetapi menyuplai tubuh dengan yogurt yang tidak sedat juga bisa menimbulkan masalah baru. Jadi pastikan yogurt yang dipilih memberikan apa yang tubuh butuhkan.

  • Makanan Asinan

Sementara makanan asinan seperti sauerkraut atau kimchi mengandung banyak rasa dalam kalori yang sangat sedikit, seorang ahli kesehatan melaporkan bahwa makanan asinan juga dapat mengemas natrium raksasa, yang dapat menyebabkan dehidrasi, retensi cairan, dan bahkan memperburuk kondisi seperti penyakit ginjal.

  • Buah Kering atau Manisan Kalengan

Meskipun buah-buahan umumnya sehat, sangat penting untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak gula agar sistem kekebalan tubuh kita tetap sehat. Kita harus mengurangi memakan buah-buahan kering atau kalengan, terutama kurma kering dan buah-buahan yang dikemas dalam jus atau sirup. Karena gula yang ditambahkan pada dasarnya dapat mengubah camilan sehat menjadi tidak sehat.

  • Sup Kalengan

Sup adalah makanan pokok yang enak yang bisa menyediakan protein, serat, dan nutrisi lain dari sayur atau bahan lain. Namun, mengonsumsi sup kalengan, meskipun enak, hal itu bukanlah menjadi pilihan baik untuk kesehatan. Banyak sup kalengan yang mengandung bahan buatan dan kadar natrium yang tinggi. Belum lagi bahan kimia yang dapat larut ke dalam sup dari kaleng. Sehingga patut diwaspadai akan kandungannya bagi kesehatan. Mungkin saja kandungan sup tersebut dapat mengganggu sistem kekebelan tubuh Anda.

***

Memilih makanan yang benar sangatlah penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Kurangi makanan junk food serta makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, karena mereka tidak hanya memengaruhi berat badan Anda, tetapi juga memiliki kemungkinan menurunkan daya tahan tubuh terhadap bakteri dan virus.

Read More

Sering Menangis Tanpa Sebab? Hati-hati Gejala Depresi

Meskipun setiap orang pastinya pernah merasa sedih dari waktu ke waktu, depresi mayor merupakan sebuah kondisi yang berbeda. Gangguan depresi mayor atau depresi klinis membuat Anda merasakan rasa sedih, kesepian, dan hilangnya ketertarikan akan hal-hal yang dulu Anda sukai, serta sering menangis tanpa sebab. Saat perasaan tersebut terjadi selama lebih dari dua minggu, dokter akan mendiagnosa kasus Anda sebagai gangguan depresi mayor. Gejala-gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda membutuhkan bantuan profesional. Bicaralah dengan dokter apabila Anda memiliki gejala yang dapat mengindikasi adanya depresi.

Gejala umum depresi

Gejala yang ditimbulkan depresi dapat berbeda-beda tergantung setiap individu. Namun, bagi kebanyakan orang, depresi dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, berinteraksi dengan orang lain, atau pergi ke sekolah atau kantor. Bahkan tidak jarang orang dengan gangguan depresi menangis tanpa sebab. Apabila Anda menderita depresi, Anda mungkin akan mengalami hal-hal berikut ini.

  • Sedih

Gejala paling umum dari depresi adalah rasa sedih atau kekosongan yang akan bertahan selama lebih dari dua minggu. Seseorang mungkin akan menganggap gejala ini sebagai rasa putus asa. Mereka mungkin akan merasa bahwa hidup tidak akan menjadi bertambah baik, dan kadar kesedihan yang intens ini akan bertahan selamanya. Gejala ini merupakan jenis depresi kronis di mana mood seseorang terus menerus buruk.

  • Perasaan tidak berharga

Orang-orang yang depresi sering merasa dirinya sendiri tidak berharga, penuh rasa salah, dan tidak berharga. Orang-orang ini sering berfokus pada kegagalan di masa lalu atau kekurangan pribadi. Mereka sering menyalahkan diri mereka sendiri saat hidup mereka tidak berjalan sebagaimana mestinya. Remaja yang menderita depresi merasa diri mereka tidak berguna, merasa salah dimengerti dan mulai menghindari interaksi dengan orang lain.

  • Sifat mudah marah

Depresi dapat menyebabkan orang-orang menjadi mudah frustasi atau marah, bahhkan meskipun disebabkan oleh hal-hal kecil yang sepele. Baik pria ataupun wanita dapat menunjukkan gejala mudah marah. Namun, gejala tersebut biasanya berbeda. Wanita melaporkan diri mereka mudah marah pada suatu waktu, kemudian menangis tanpa sebab berikutnya. Sementara itu, pria lebih bersifat agresif dan kasar akibat depresi.

  • Kelelahan

Orang-orang dengan depresi sering merasa kurang energi atau merasa lelah setiap saat. Tugas-tugas kecil, seperti mandi atau bangun dari tempat tidur, terlihat membutuhkan banyak usaha. Kelelahan dapat memerankan peran lain pada gejala yang berhubungan dengan depresi, misalnya menarik diri dari lingkungan sosial dan rasa apati. Apabila Anda memiliki depresi, Anda akan merasa kewalahan hanya dengan berpikir perlu pergi keluar.

  • Rasa bersalah

Depresi sering disebabkan karena reaksi kimia tidak seimbang di otak. Namun, orang-orang dengan depresi lebih sering menyalahkan diri sendiri, alih-alih menyalahkan penyabab tersebut.

  • Menangis tanpa sebab

Orang-orang dengan depresi sering menangis tanpa sebab. Menangis tanpa sebab juga sering ditemukan pada depresi post-partum, yang mana merupakan depresi yang terjadi setelah seorang wanita melahirkan bayinya.

  • Apatis

Orang-orang dengan depresi biasanya akan kehilangan ketertarikan dan berhenti mendapat kebahagiaan dari aktivitas yang dulunya mereka suka, seperti hobi dan hubungan seksual.

Saat Anda memiliki deprisi, merawat gejala seperti menangis tanpa sebab, bertindak apatis, sifat mudah marah dan lain-lain bukan suatu hal yang bisa Anda lakukan seorang diri. Merawat gangguan depresi membutuhkan bantuan dari kombinasi antara psychotherapy dan minum obat-obatan tertentu. Apabila Anda memiliki depresi, konsultasi dengan tenaga medis ahli kesehatan mental.

Read More

Ketahui Gejala Cacat Mental pada Anak Sedari Dini

Kondisi cacat mental akan semakin parah jika tidak atau terlambat ditangani. Karena itu, menjadi penting untuk cepet mendeteksi ada tidaknya gejala cacat mental pada anak. Gejala cacat mental sendiri biasanya tidak muncul sekaligus, namun muncul perlahan hingga terpastikan pada saat usia seseorang mencapai 18 tahun.

Meskipun muncul perlahan, sebenarnya banyak gejala pasti terkait cacat mental yang bisa Anda indentifikasikan sedari seseorang masih kecil. Dengan mengetahui gejala-gejala tersebut, langkah tepat pengananan pun bisa Anda putuskan. Penanganan yang tepat pada akhirnya mampu menahan bahkan memperbaiki gejala cacat mental yang dialami oleh anak.

Berikut ini adalah beberapa gejala cacat mental yang sudah bisa dilihat dari anak masih berusia dini. Coba cek apakah tanda-tanda tersebut ada pada anak Anda? Jika Anda, segera lakukan penanganan yang tepat, yuk!

Lamban memahami bahasa

Salah satu kecenderungan cacat mental adalah tidak mampunya seseorang memahami bahasa. Ketidakmampuan tersebut biasanya mulai ditunjukkan dari kecil dengan gejala terlambat berbicara. Hanya saja yang perlu dipahami, tidak semua kondisi terlambat berbicara pada anak menandakan ia mengalami cacat mental.

Banyak juga anak yang terlambat berbicara, namun bisa dengan cepat memahami bahasa setelah diberi perawatan. Namun, kondisi terlambat berbicara bisa Anda jadikan kecurigaan terhadap gejala cacat mental. Anda pun bisa segera memeriksakan anak tersebut ke dokter yang lebih ahli.

Menarik diri dari pergaulan

Gejala cacat mental lainnya yang bisa diperhatikan lainnya adalah kemampuan anak sedari kecil dalam beradaptasi dengan lingkungan. Umumnya, anak kecil mampu berinteraksi dengan lingkungan lebih cepat daripada orang dewasa. Namun pada anak yang memiliki gejala cacat mental, interaksi tersebut menjadi lebih sulit.

Anak dengan gejala cacat mental cenderung menarik diri dari pergaulan. Mereka tergolong penyendiri karena dan memiliki dunianya sendiri. Jika Anda menemukan gejala demikian, alangkah baiknya Anda mengkonsultasikan kondisi anak tersebut kepada dokter terkait.

Memiliki kecenderungan sifat yang meledak

Cacat mental cenderung membuat kondisi emosional seseorang menjadi tidak stabil. Kestidakstabilan emosi tersebut sebenarnya sudah diperlihatkan dari kecil, namun kerap luput dari pengawasan orang tua.

Ketidakstabilan emosi pada anak membuat ia tidak mampu mengendalikan emosinya. Ketika sedang marah, ia akan mengamuk habis-habisan. Ketika sedan senang, ia bisa bertingkat menjadi amat baik. Perubahan sikap tersebut pun bisa berubah sangat cepat dan meledak-ledak. Jika ada gejala demikian, cobalah langsung berkonsultasi ke dokter.

Terlambat menguasai keterampilan umum

Seorang anak pada usia balita seharusnya sudah bisa menguasai keterampilan umum untuk anak seusianya. Keterampilan umum yang dimaksud, seperti makan sendiri, ke toilet, sampai memakai baju sendiri.

Namun, ada juga anak-anak yang sangat terlambat menguasai keterampilan-keterampilan umum yang demikian bahkan ketika usianya sudah melewati 5 tahun. Jika mendapati gejala tersebut, pasanglah kecurigaan terhadap kondisi mental anak. Mencoba berobat ke dokter untuk memastikan kondisi anak pun sangat dianjurkan.

Minim minat terhadap hal baru

Anak yang memiliki potensi cacat mental cenderung tidak peduli dengan kondisi sekitarnya. Hal ini juga membuat ia tidak mudah tertarik dengan berbagai macam hal baru. Ini berkebalikan dengan sifat anak kecil yang umumnya memiliki tingkat rasa ingin tahu yang besar.

Jika Anda menenemukan gejala minimnya minat terhadap hal baru yang dialami oleh anak, berhati-hatilah. Mungkin saja itu adalah gejala dari kecacatan mental yang diidap oleh anak tersebut.

***

Dengan mengetahui gejala cacat mental sedari diri, Anda bisa melakukan langkah tepat untuk bisa mengurangi dampaknya. Berbagai perawatan dan rehabilitasi yang pas juga bisa dilakukan. Sebaliknya jika Anda mengabaikan gejala-gejala tersebut, tingkat risiko keparahan cacat mental anak bisa semakin meningkat.

Read More

Cara Menjaga Kebersihan Diri dari Bakteri dan Kuman

Setiap harinya, Anda akan melakukan kontak langsung dengan jutaan bakteri dan virus yang ada di sekitar Anda. Bakteri dan virus tersebut dapat menempel pada tubuh, dan dalam kasus tertentu, dapat menyebabkan Anda sakit. Dengan mengetahui cara menjaga kebersihan diri, Anda tidak hanya dapat melindungi diri Anda sendiri dari penyakit berbahaya seperti SARS, MERS, dan Corona, tetapi juga orang lain di sekitar Anda. Selain itu, menjaga kebersihan diri dengan baik juga dapat memberikan tampilan yang lebih segar dan menarik. Ada berbagai macam cara menjaga kebersihan diri, mulai dari kebersihan sehabis menggunakan toilet hingga menjaga kesehatan gigi. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih terperinci.

Jenis kebersihan diri

Standar kebersihan diri tiap orang berbeda. Beberapa kategori berikut ini akan menunjukkan cara menjaga kebersihan diri yang dapat Anda ikuti.

  • Kebersihan setelah menggunakan toilet

Cuci tangan Anda dengan baik setelah menggunakan toilet. Gosok menggunakan sabun sekitar 20 hingga 30 detik, dan jangan lupa untuk benar-benar membersihkan di bagian sela-sela jari, bagian belakang tangan, dan di bawah kuku. Bilas menggunakan air hangat dan keringkan menggunakan handuk kering yang bersih. Apabila Anda tidak memiliki air yang mengalir atau sabun, membersihkan tangan menggunakan ‘hand sanitizer’ berbahan dasar alkohol juga dapat dilakukan. Gunakan produk ‘hand sanitizer’ yang mengandung sedikitnya 60 persen alkohol.

  • Kebersihan diri saat mandi

Seberapa sering Anda mandi setiap hari sangat tergantung pada pilihan pribadi. Namun, kebanyaka orang akan mendapatkan manfaat dari cara menjaga kebersihan tubuh ini apabila mereka mandi setidaknya sekali dalam sehari. Mandi menggunakan sabun dapat membersihkan sel kulit mati, bakteri, dan minyak. Anda juga perlu keramas setidaknya 2 kali dalam seminggu. Dengan keramas menggunakan sampo pada rambut dan kulit kepala, Anda dapat membersihkan penumpukan sel kulit mati dan melindungi kepala dari sisa-sisa minyak yang dapat membuat kulit iritasi.

  • Kebersihan kuku

Potong kuku dengan teratur dan jaga agar tetap pendek dan bersih. Sikat menggunakan sikat kuku khusus atau lap mandi agar kuman dan kotoran yang menumpuk. Dengan merawat kesehatan kuku, Anda dapat mencegah penyebaran kuman di mulut dan bagian bukaan tubuh lain. Penting diingat bahwa Anda harus menghindari menggigit gugu agar kuman tidak menyebar dan masuk ke dalam tubuh.

  • Kebersihan gigi

Kebersihan gigi yang biak tidak hanya sebatas gigi yang putih saja. Dengan mengetahui cara menjaga kebersihan gigi dan gusi, Anda dapat terhindar dari penyakit gusi dan gigi berlubang. Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Cobalah untuk menyikat gigi saat Anda bangun tidur dan sebelum tidur. Apabila memungkinkan, sikatlah gigi setelah Anda makan. Lakukan flossing setiap harinya dan berkumur menggunakan obat kumur antibakteri. Cara-cara tersebut dapat mencegah gigi berlubang dan mengurangi terbentuknya kantong di antara gigi dan gusi yang dapat menjadi tempat bakteri dan kuman menumpuk dan berkembang biak.

Dengan melakukan cara menjaga kebersihan diri di atas, Anda bisa terhindari dari penyakit-penyakit berbahaya dan memiliki tubuh yang sehat. Kebersihan diri yang buruk tidak hanya akan membuat seseorang memiliki bau badan yang tidak sedap dan kulit berminyak saja, tetapi juga dapat mengancam kesehatan bagi seseorang. Misalnya saja, apabila Anda tidak melakukan cara menjaga kebersihan tangan dengan rutin, ada kemungkinan Anda akan tertular bakteri dan kuman penyebab penyakit seperti Corona.

Read More

Tips Puasa untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat

Puasa untuk ibu hamil memerlukan keseimbangan cairan dan nutrisi yang sangat ketat karena terdapat berbagai perubahan dalam tubuh dalam calon ibu dan adanya Si Kecil yang perlu diperhatikan asupan nutrisinya.

Puasa memang memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Namun, bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, apakah aman untuk kesehatan? Setiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan dan usia janin yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak ada standar yang tetap dalam menentukan boleh atau tidaknya ibu hamil berpuasa saat masa kehamilannya.

Meskipun kontroversi tentang boleh tidaknya ibu hamil berpuasa belum menemukan titik terang, tetapi berpuasa saat sedang mengandung tidak terlalu dianjurkan. Saat berpuasa, tubuh akan memproduksi senyawa keton yang dapat memberikan dampak negative pada calon bayi.

Puasa untuk ibu hamil menimbulkan berbagai risiko yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah masalah kekurangan zat besi, terutama saat trimester ketiga, yang dapat meningkatkan peluang anak mengalami anemia saat ulang tahun pertamanya. Ketika ibu hamil berpuasa, juga bisa mengurangi asupan zat besi untuk buah hati.

Puasa untuk ibu hamil berpotensi untuk menimbulkan berbagai risiko lainnya, seperti:

  • Berat badan yang sedikit lebih rendah dari normal, khususnya saat puasa dilakukan di trimester pertama
  • Akan merasa lemas
  • Melahirkan bayi secara prematur 

Tips menjalankan puasa saat masa kehamilan:

  1. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan

Sebelum menjalankan puasa, sebaiknya Ada berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Tanyakan kepada dokter apakah kondisi kehamilan Anda memungkinkan untuk menjalankan puasa. Setelah itu, dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan tahap kehamilan untuk menentukan apakah tubuh Anda bisa untuk berpuasa atau tidak.

Ibu hamil dengan komplikasi kesehatan, seperti diabetes gestasional dan anemia, kemungkinan tidak dianjurkan untuk berpuasa saat masa kehamilan.

  • Perhatikan asupan nutrisi ibu hamil berpuasa

Ibu hamil yang menjalankan berpuasa dengan nutrisi yang sesuai tidak menyebabkan dampak ke pertumbuhan janin yang ada dalam rahim dan waktu kelahiran. Selain itu, ibu hamil yang berpuasa pada trimester pertama kehamilan berisiko 1,5 kali lebih besar untuk mempunyai bayi dengan berat badan rendah dibandingkan ibu yang tidak berpuasa.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa. Berikut tips agar nutrisi ibu hamil terpenuhi:

  • Konsumsi sumber karbohidrat yang berasal dari nasi, mie, kentang, protein hewani, protein nabati, sayuran dan buah-buahan saat berbuka puasa dan sahur
  • Perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan (5 porsi perhari)
  • Kurangi makanan yang kadar gulanya tinggi
  • Perbanyak asupan cairan yang berasal dari air putih, susu dan jus buah
  • Kurangi konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda
  • Batasi aktivitas saat berpuasa

Selain asupan makanan, bagi ibu hamil yang berpuasa juga perlu mengurangi aktivitas agar tidak mengalami kelelahan. Anda perlu beristirahat beberapa jam di siang hari untuk membantu dalam mempertahankan energi saat puasa.

Setelah masa berpuasa selesai, ibu hamil harus kembali ke rutinitas awal dengan mengonsumsi nutrisi dan kalori yang dibutuhkan, serta berolahraga ringan, seperti berjalan dan yoga, untuk membantu memperpendek durasi persalinan, mengurangi risiko kehamilan sesar dan diabetes gestasional.

Read More

Makan Siang Sehat Jangan Sampai Lupa

Makan siang sehat merupakan waktu makan yang penting bagi semua orang. Makan siang dapat menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga otak serta tubuh dapat bekerja dengan lebih efektif di siang dan sore hari. Makan siang buatan sendiri tidak hanya lezat namun dapat Anda atur sendiri bahan-bahan dan nutrisi apa saja yang bisa Anda tambahkan. Sementara itu, makan siang di kantin ataupun restoran masih dapat mengikuti pola nutrisi yang dibutuhkan apabila Anda memilih menu yang tepat. Survey diet dan makanan menunjukkan bahwa kebanyakan orang perlu mengurangi asupan minyak jenuh, garam, serta gula, dan meningkatkan konsumsi serat, buah, sayur, dan minyak ikan.

Kunci dari makan siang sehat adalah keragaman serta cara mendapatkan keseimbangan makanan yang tepat untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Asupan harian tubuh kita akan kalori dan nutrisi dibagi atas makanan dan camilan yang kita makan dalam satu hari. Salah satu membagi asupan kalori dalam sehari adalah dengan mengonsumsi 20% dari jumlah kalori total saat sarapan, 30% saat makan siang, dan 30% saat makan malam, serta ditambah 20% untuk camilan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, menu makan siang sehat apa saja yang perlu Anda makan? Menu ideal adalah roti gandum utuh, nasi, ataupun pasta. Anda juga perlu menambahkan protein rendah lemak seperti tuna, telur, udang, dan ayam. Penting pula untuk menambahkan banyak sayuran dan buah-buahan seperti apel, tomat ceri, wortel, mentimun, dan juga anggur kering. Jangan lupa minum. Air putih biasa sangat ideal untuk pendamping makan siang Anda. Namun Anda juga bisa menambahkan susu ataupun minuman oat bagi Anda yang menderita intoleransi laktosa.

Tidak Makan Siang Apakah Berbahaya?

Beberapa orang berpikir mereka dapat menjalani hari tanpa perlu makan siang. Namun ada beberapa masalah yang mungkin akan muncul. Tidak makan siang sama seperti Anda sedang menjalankan puasa kecil, dan dapat membuat perut terasa sangat lapar, terutama apabila sarapan Anda kurang. Dalam kondisi ini, tubuh Anda sedang dalam “survival mode”, dan apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda akan merasa sangat lapar dan hanya akan memikirkan makanan. Tentu hal ini dapat mempengaruhi performa Anda saat bekerja.

Bahan bakar eksklusif otak, glukosa, akan terkompromi setelah 4 hingga 6 jam apabila tubuh tidak mendapatkan makanan. Hal ini disebabkan glukosa yang tersimpan di dalam hati sebagai glikogen habis terpakai dalam waktu tersebut. Saat glukosa darah semakin menipis, hati akan merubah glikogen menjadi glukosa dan melepaskannya ke dalam darah. Apabila glikogen terus menipis, tubuh akan menggunakan metode menyediakan energi dengan kurang efektif. Selain itu, apabila Anda tidak makan dalam waktu yang lama, Anda mungkin akan makan terlalu banyak ketika ada kesempatan. Hal ini akan membuat Anda kesulitan dalam mengatur berat badan. Mendapatkan makan siang sehat penting agar tubuh terus mendapatkan energi serta nutrisi yang dibutuhkan untuk beraktivitas setiap harinya. Selainsebagai bahan bakar menjalani hari, makan siang sehat juga dapat menjadi kebiasaan sehat Anda apabola ingin mencoba mengurangi berat badan. Obesitas tidak hanya akan mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena beberapa penyakit serius seperti penyakit jantung dan pembuluh darah serta penyakit diabetes tipe 1.

Read More