Infeksi Lambung: Penyakit di Balik Wafatnya Torro Margens

Aktor senior Torro Margens tutup usia pada Jumat, 4 Januari 2019 silam di RSUD Syamsudin SH, Sukabumi, Jawa Barat. Penyebab meninggalnya dikatakan karena infeksi lambung atau gastritis – yang menyebabkan Torro muntah darah sebelum dirawat di rumah sakit.

Meskipun sebelumnya Toro belum pernah memiliki riwayat penyakit ini, namun kondisi Torro dengan cepat mengalami penurunan hingga harus dirawat. Namun, apa sebenarnya penyakit yang dialami Toro ini? Mengapa sangat parah hingga dapat menyebabkan kematian? Berikut ulasannya untuk Anda.

Helicobacter Pylori: Penyebab Kerusakan Lambung pada Gastritis

Helicobacter pylori merupakan jenis bakteri – organisme yang dapat menyebabkan infeksi. Infeksi H. pylori merupakan kondisi yang umum ditemukan di masyarakat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, dan infeksinya terkadang mulai terjadi saat masa kanak-kanak. Penyebabnya adalah makanan, air, atau alat makan yang terinfeksi bakteri. Air liur atau cairan tubuh lain dari penderita juga dapat menjadi sumber penyebaran penyakit.

Karena tidak menunjukkan gejala, banyak orang tidak menyadarinya adanya infeksi. Meskipun demikian, jika dibiarkan, infeksi H. pylori sendiri dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena bakteri dapat menyebabkan inflamasi pada dinding lambung.

Infeksi dari bakteri ini pada akhirnya akan menyebabkan gastritis, saat dinding lambung mengalami kerusakan. Bagi kebanyakan orang, gastritis bukan merupakan penyakit yang serius dan dapat sembuh dengan cepat jika mendapat terapi. Namun jika tidak, penyakit ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Jika dibiarkan, gastritis erosif dapat menyebabkan ulkus atau erosi pada dinding lambung yang biasa ditandai dengan perdarahan. Tanda dan gejalanya berupa sesak napas, lemas atau ingin pingsan, terdapat darah merah saat muntah, tinja berwarna hitam, darah segar pada tinja, dan tampak pucat. Jika Anda mengalami tanda atau gejala demikian maka Anda akan sangat disarankan untuk segera menghubungi atau menemui dokter.

Mematikan, tetapi Sulit Dihindari

Infeksi H. pylori merupakan hal yang sangat sulit dilakukan – didukung fakta bahwa bakteri ini dapat ditemukan pada sekitar 50% populasi di dunia dan tidak menunjukkan gejala. Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa infeksi H. pylori ditemukan tinggi pada lingkungan tempat tinggal yang padat dan status sosioekonomi yang lebih rendah.

Meskipun demikian, gastritis dapat dihindari dengan membatasi atau menghindari paparan ke pemicu yang sudah dikonfirmasi peneliti dan tenaga kesehatan, seperti tembakau, rokok, alkohol, dan kopi. Anda juga bisa membiasakan pola makan yang baik, seperti porsi makan yang kecil dan makan secara perlahan, olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan menghindari stres melalui meditasi, yoga, tai chi, atau pijatan.

https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/gastritis
Read More

7 Resolusi Tahun Baru untuk Hidup Sehat Selain Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan hampir selalu menjadi resolusi tahun baru yang tidak pernah berubah, karena nampaknya resolusi satu ini sangat sulit untuk dicapai. Mengapa tidak membuat sesuatu yang baru untuk tahun ini, ketimbang mengejar resolusi menurunkan berat badan yang notabene tidak akan dilakukan secara konsisten. Biarkan diri Anda fokus pada menjalani kehidupan yang sehat, ideal, dan seimbang untuk mendapatkan tubuh yang bugar dan fit. Dengan begitu, berat badan yang ideal pun akan mengikuti sebagai hasil yang nyata. Berikut ini adalah 7 resolusi tahun baru untuk hidup yang lebih sehat selain menurunkan berat badan.

1. Aktif dalam Kegiatan yang Anda Sukai
Jika Anda merasa kehidupan di tahun lalu terasa berantakan tanpa tujuan yang jelas, cobalah untuk mencari minat dan passion Anda yang sesungguhnya. Temukan aktivitas yang Anda sukai, dan buatlah aktivitas itu menjadi sarana pelepasan energi dan pikiran ke arah yang positif. Anda dapat mulai mengikuti komunitas tari, klub lari, komunitas sepeda, atau beragam kegiatan lain yang tanpa sadar dapat membantu Anda meluangkan waktu ke arah yang lebih positif.

Anda juga bisa mencari peluang baru dengan mengikuti pelatihan instruktur senam atau kebugaran untuk mendapatkan sertifikat resmi. Dengan begitu, tidak hanya mendapat tubuh bugar, Anda juga berkesempatan untuk membuka peluang pendapatan baru.

2. Beristirahatlah dari Media Sosial
Media sosial dapat mengalihkan perhatian kita dan menghabiskan waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk menunjang kesehatan mental dan fisik Anda. Aturlah jadwal penggunaan smartphone, khususnya untuk memeriksa postingan teman dan kerabat di sosial media pada waktu-waktu tertentu. Sebaliknya, gunakan waktu Anda untuk berbicara langsung pada teman dan kerabat. Menjaga hubungan sosial di dunia nyata akan sangat berguna untuk menunjang kesehatan mental dan kemampuan sosial Anda menjadi lebih baik.

3. Temukan Partner
Menjalani progres resolusi seorang diri tentu akan terasa sepi. Tidak ada salahnya untuk mencari partner atau kelompok untuk berbagi resolusi, saling mendukung dan mengingatkan dalam setiap prosesnya. Anda dapat membuat grup di menjadi sarana pengingat, motivasi, dan berbagi informasi seputar pencapaian target dari resolusi hidup sehat yang Anda ingin capai. Memiliki partner atau teman kelompok dengan tujuan dan target yang sama akan terasa lebih menyenangkan.


4. Perbanyak Asupan Sayuran
Tidak perlu untuk mengurangi jatah makan hanya demi penurunan berat badan. Namun, cobalah untuk menjaga asupan agar lebih sehat dengan kandungan gizi dan nutrisi yang cukup dan seimbang. Perbanyak asupan buah dan sayuran untuk mencegah penyakit seperti diare dan sembelit. Selain itu, kurangi juga konsumsi makanan cepat saji, gorengan, dan segala makanan olahan yang berdampak buruk pada kesehatan

Dengan begitu, tanpa disadari Anda akan memperoleh pencernaan dan metabolisme tubuh yang sehat sehingga berat badan Anda akan turun hingga mencapai angka yang ideal.

5. Luangkan Waktu untuk Masak
Keluarkan buku resep, panci, dan wajan kesayangan Anda. Mulailah untuk memasak makanan sehat dan bergizi untuk asupan makan yang sehat, bergizi, dan tentunya higienis. Anda tentu tidak tahu bagaimana pemilihan bahan baku dan cara pengolahan makanan di luar sana. Jadi, tidak ada salahnya untuk memastikan asupan terbaik dengan membuatnya sendiri.

Anda juga bisa mengajak keluarga atau kerabat untuk memasak bersama. Tidak hanya dapat membuat masakan sehat dan lezat, Anda juga bisa membangun hubungan sosial yang baik sehingga mengurangi potensi stres dan kesepian.

6. Luangkan Waktu untuk Bermeditasi
Latih diri Anda untuk dapat fokus, rileks, dan konstentrasi dalam mengambil segala pengaruh positif, kenikmatan hidup, dan kebahagiaan dari segala hal yang ada di sekitar Anda. Caranya adalah dengan bermeditasi setidaknya selama 10 menit dalam satu hari. Hal ini terbukti dapat memperkuat mental, memori, dan ketahanan fisik serta mengurangi stres.

7. Belajar Mengatakan Tidak
Tidak bisa dipungkiri bahwa ada banyak pengaruh sosial yang membawa Anda pada masalah dan keterpurukan dalam gaya atau pola hidup. Mulai dari ajakan sosial untuk merokok, minum alkohol, tidur larut malam, dan beragam aktivitas tidak sehat lainnya. Meskipun sebagian dari mereka menganggap bahwa itu bagian dari menikmati hidup yang hanya sekali, jangan sekalipun Anda terpengaruh dan kembali. Sadari bahwa hidup memang hanya sekali dan karena itulah Anda memilih untuk menjalaninya dengan kehidupan yang sehat dan ideal.

Read More

Tips Merawat Gigi yang Memakai Behel atau Retainer

Pemakaian behel bisa berdampak buruk bagi kesehatan rongga mulut. Kawat yang terpasang, bersama dengan pegas, karet, dan berbagai material lain, bisa membuat sisa makanan terselip mengendap dalam jangka waktu lama. Kondisi ini bisa memicu pertumbuhan plak. Berikut ini perawatan yang diperlukan bagi Anda yang sedang menjalankan perawatan gigi dengan behel maupun retainer.

1. Menyikat Gigi

Ortodentis selalu mengingatkan pasiennya untuk menyikat gigi setelah makan, meski hanya makan makanan ringan sekalipun. Tidak cukup dengan sikat gigi, perawatan harus dilanjutkan dengan memperhatikan gigi satu persatu dan membuang setiap potongan yang terlihat. Langkah ini bisa dilakukan dengan benang gigi atau dental floss. Beberapa dokter gigi juga akan memberikan resep mouthwash khusus untuk mengangkat sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.

Pengguna behel perlu ekstra hati-hari saat memakai dental floss. Benang gigi diselipkan antara kawat dan bagian atas gigi. Gerakan harus dilakukan selembut mungkin, saat benang bersinggungan dengan kawat.

Untuk menyikat gigi, Anda bisa menggunakan sikat gigi reguler. Namun, jangan lupa untuk memilih tipe yang paling lembut. Selanjutnya, gunakan sikat khusus, biasa disebut sikat pohon natal, dengan bentuk menyerupai sikat botol berukuran kecil. Christmas tree brush ini digunakan untuk penyikatan di antara dua braces. Gosok beberapa kki di setiap celah dan pastikan semua celah terkena sikatan.

2. Mengonsumsi Makanan dengan Potongan Kecil

Dokter gigi memang tidak memberikan pantangan makanan bagi pasien yang menjalani perawatan dengan kawat gigi. Hanya saja, setiap kali makan, pengguna behel harus memastikan makanan disajikan dalam bentuk potongan kecil. Hal ini bertujuan mengurangi fungsi memotong di gigi depan. Ada beberapa makanan yang bisa membuat kawat gigi copot. Misalnya, apel, wortel, jagung, dan makanan bertekstur kenyal maupun lengket seperti karamel. Masalah lain yang kerap muncul adalah sariawan. Jika frekuensinya tinggi dan sangat mengganggu, dokter bisa meresepkan obat.

3. Membersihkan Retainer

Setelah gigi pasien mencapai formasi yang diinginkan, perawatan dilanjutkan dengan penggunaan retainer. Selama 4-6 bulan, retainer harus terus dipakai untuk mencegah gigi kembali ke posisi semula atau relapse. Retainer wajib dibersihkan setiap kali penggunanya menggosok gigi. Pasta gigi tidak diperlukan untuk membersihkannya. Setidaknya sepekan sekali, retainer harus dibersihkan dengan cara direndam larutan disinfektan dan air hangat.  

4. Pasang Mouthguard saat Berolahraga

Pasien juga perlu melakukan penanganan tambahan saat berolahraga. Sepanjang latihan combat sports, termasuk mixed martial arts dan pencak silat, pasien wajib mengenakan pelindung gigi atau mouthguard yang dirancang khusus. Pertimbangkan pula untuk mengenakannya saat menjalani pertandingan olahraga yang melibatkan kontak tubuh secara penuh. Misalnya sepakbola, basket, dan voli, yang memungkinkan mulut mengalami benturan.

Behel yang rusak, misalnya akibat benturan, bisa melukai rongga mulut. Jika terjadi luka yang parah, segera ke rumah sakit. Namun apabila benturan sekadar membuat kawat terlepas, Anda bisa mempercepat jadwal konsultasi dengan dokter gigi.

Sembari menunggu jadwal dokter gigi, ada beberapa hal yang Anda bisa lakukan untuk meminimalisir risiko.

  • Jika bracket lepas, bubuhkan wax untuk menyambungkannya kembali. Dokter gigi biasanya memberikan orthodontic wax saat memasang behel.
  • Jika karet lepas, simpan karet itu untuk dokter pasangkan di kunjungan berikutnya.
  • Jika kawat putus, arahkan ujung kawat ke posisi yang tidak menusuk. Kalau gagal, tempel gumpalan wax di ujung kawat. Jangan sekali-kali mencoba memutuskan kawat, karena serpihannya bisa tertelan atau terhirup. Jika ada luka akibat tusukan kawat, berkumurlah dengan air garam atau obat kumur antiseptik.
Read More

Inilah 9 Cara Nyaman untuk Istirahat Lebih Baik saat Pilek Melanda

Pilek merupakan penyakit musiman saat musim hujan dan pergantian musim. Pilek juga merupakan penyakit ringan yang bisa sembuh dalam 3-4 hari, walaupun beberapa gejala butuh waktu lebih lama untuk sembuh total.

Gejala pilek di antaranya hidung ingusan, sakit tenggorokan, batuk-batuk, badan terasa nyeri, sakit kepala, bersin, dan demam ringan. Agar cepat sembuh, Anda harus istirahat dengan cukup. Berikut ini sembilan cara istirahat saat pilek yang bisa Anda lakukan!

Alat Bantu Pernapasan

Saat pilek dan hidung tersumbat, gunakan humidifier atau vaporizer sepanjang malam untuk melegakan pernafasan. Selain membantu Anda bernapas lebih mudah, udara lembap dapat meredakan jaringan yang teriritasi di hidung dan meringankan sakit tenggorokan. Pastikan untuk membersihkan dan mendisinfeksi humidifier Anda secara teratur untuk menyingkirkan kuman.

Mandi Air Panas

Uap air panas membantu memudahkan pernapasan. Anda juga dapat menggunakan shower dan duduk di kamar mandi beruap dengan pintu tertutup. Tekuk wastafel yang diisi dengan air panas mengalir atau kompres hangat di atas sinus Anda.

Minum Obat dengan Bijak

Selain istirahat saat pilek, ada beberapa obat yang bisa Anda konsumsi untuk mengurangi hidung tersumbat, pilek, batuk, demam, dan nyeri. Periksa fungsi dan kegunaan obat dengan hati-hati, dan pilih obat paling sesuai dengan gejala yang Anda rasakan.

Coba Semprot Dekongestan

Ketika hidung tersumbat Anda juga bisa menggunakan semprotan hidung. Semprotan hidung dipercaya dapat membuka saluran pernapasan dan mengurangi hidung yang tersumbat. Namun, Anda tetap harus berhati-hati jika menggunakannya dalam jangka panjang.

Berkumur dengan Air Garam

Selain menggunakan obat pelega tenggorokan yang dijual di pasaran, Anda bisa meracik obat alami dengan garam dapur. Berkumurlah dengan air garam sebelum tidur, sakit tenggorokan pun akan reda dengan sendirinya. Namun, pastikan untuk tetap berkonsultasi pada dokter terlebih lagi jika Anda mengalami demam .

Gunakan Nasal Strips

Istirahat saat pilek memang akan terganggu dikarenakan hidung tersumbat, sakit tenggorokan, ataupun kedinginan. Anda bisa mencoba menggunakan nasal strip. Alat ini berfungsi untuk melegakan hidung tersumbat sehingga pernapasan tidak akan terganggu.

Meringankan Batuk dengan Salep

Gosokkan salep menthol di dada dan tenggorokan Anda untuk menenangkan batuk saat pilek. Jangan memakannya atau memasukkannya ke dalam hidung dan jangan pernah menggunakannya pada anak-anak di bawah 2 tahun.

Menyangga Kepala saat Tidur

Cara lain agar istirahat saat pilek jauh lebih mudah yaitu dengan menyangga kepala saat tidur. Sehingga sinus akan lebih mudah mengalir. Bahkan beberapa dokter pun menyarankan hal ini agar pernapasan juga tidak terganggu karena hidung tersumbat.

Jadi, Anda bisa menggunakan bantal atau menaikkan kepala tempat tidur dengan meletakkan buku-buku besar di bawah kaki kepala tempat tidur.

Tidur Tepat Waktu

Pilek memang dapat menyulitkan Anda untuk mengatur waktu tidur. Tetapi sebaiknya Anda bangun dan tidur sama seperti biasanya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur akan tiga kali lebih mudah terkena flu dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan 8 jam atau lebih waktu tidur semalam.

Selain beberapa tips di atas, usahakan untuk mengambil istirahat dengan cukup saat pilek. Berkonsultasi ke dokter dan meminum obat dengan teratur. Jika semua hal itu dilakukan dengan baik, pilek pun akan lebih cepat sembuh.

Read More

Hal yang Harus Diwaspadai Seputar Cedera Olahraga Anak-Anak

Kecelakaan saat melakukan aktivitas fisik seperti olahraga kerap menyebabkan anak-anak mengalami cedera yang serius hingga harus dibawa ke UGD. Biasanya, cedera olahraga yang dialami adalah ligamen lutut yang robek, pergelangan kaki terkilir, dan kepala yang terbentur.

Kegiatan olahraga dan bela diri merupakan aktivitas fisik yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Namun, apakah olahraga berisiko besar terhadap terjadinya cedera? Apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat anak-anak tetap aman?

Cedera Olahraga pada Anak-Anak

Masa kanak-kanak adalah periode bermain yang banyak diisi dengan aktivitas fisik untuk pengembangan motorik. Tidak heran jika olahraga, apa pun jenisnya, menjadi aktivitas yang tidak boleh dilewatkan anak. Sayangnya, kegiatan ini ternyata kerap menjadi penyebab cedera olahraga pada anak, sebut saja sepak bola, basket, dan bisbol.

Saat mengalami cedera olahraga, bagian tubuh anak yang paling sering mengalami trauma adalah pergelangan kaki, kepala, jari, lutut, dan wajah. Dari semua bagian itu, keluhan terkilir adalah yang paling sering didiagnosis pada anak-anak. Selanjutnya, cedera olahraga lain yang juga sering terjadi adalah patah tulang, memar, tergores, serta gegar otak.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebagai orangtua Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting seputar persiapan olahraga dan aktivitas fisik anak lainnya. Mulai dari pemeriksaan kesehatan fisik, melakukan pemanasan dan peregangan, memberikan asupan nutrisi dan suplemen, hingga mengajarkan kehati-hatian dan kesadaran dalam bergerak.


Gegar Otak
Dari semua cedera olahraga yang terjadi pada anak-anak, gegar otak menjadi salah satu yang paling dikhawatirkan. Sebab, pukulan atau benturan yang terjadi pada kepala dapat memengaruhi cara kerja otaknya. Meskipun begitu, Anda juga tidak perlu panik sebab gegar otak termasuk dalam jenis cedera otak traumatis yang paling umum terjadi.

Kasus gegar otak pada anak kerap terjadi pada mereka yang aktif dalam olahraga sepak bola, basket, dan beberapa latihan bela diri. Kebanyakan dari mereka memiliki rentang usia antara 12 dan 15 tahun. Bagi anak yang baru saja mengalami pukulan atau benturan keras di kepala, pahami gejala-gejala gegar otak yang mungkin terjadi, di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Mual/muntah
  • Pusing
  • Bicara cadel
  • Kebas/mati rasa
  • Hilangnya keseimbangan
  • Kehilangan ingatan
  • Suasana hati berubah


Jika anak Anda mengalami gejala-gejala ini, segeralah mencari bantuan medis untuk mendapatkan penanganan tepat dan cepat. Gegar otak adalah kondisi cedera yang serius. Diagnosis dini, pengobatan, dan rehabilitasi sangat penting untuk memulihkan anak secara menyeluruh.

Meningkatkan Kesadaran Akan Cedera Kepala
Sebelum gegar otak terjadi, ada baiknya Anda melakukan tindakan pencegahan dengan meningkatkan kesadaran mengenai cedera kepala itu sendiri. Dengan kata lain, pengobatan untuk gegar otak sudah dimulai dengan meningkatkan kesadaran pada anak dan Anda sendiri selaku orangtua. Seorang anak yang mengalami cedera kepala biasanya hanya akan merasa pusing. Namun, orang lain di sekitarnya bisa lebih peka terhadap perubahan tingkah laku. Misalnya saat kemampuan anak tampak menurun dengan kondisi tubuh yang terlihat baik.

Waspadai Cedera Berulang
Sudah sewajarnya anak-anak memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi seorang atlet andalan dan masuk dalam tim utama di sekolahnya. Namun, jika ia terlalu memaksakan latihan dengan kondisi tubuh yang cedera, tentu hal ini akan sangat membahayakan. Apalagi jika ia hanya fokus pada gerakan dan aktivitas yang berulang di mana tubuhnya akan melakukan gerakan yang sama dan dengan risiko cedera yang sama. Itulah sebabnya, Anda perlu memberikannya pilihan dalam menghindari cedera yang berulang dengan cara berikut:

  • Ajak anak untuk mengikuti beragam pilihan olahraga yang berbeda. Misalnya dengan mengikuti komuniktas sepak bola, bola basket, atau bahkan karate.
  • Ajarkan anak untuk menggunakan otot-otot dengan cara yang berbeda, tidak hanya untuk gerakan berulang.
  • Jika anak Anda memainkan satu olahraga sepanjang tahun, perhatikan waktu-waktu penting untuk mengistirahatkan kerja otot pada gerakan-gerakan yang mendominasi permainan.

Berolahraga memang penting untuk dilakukan oleh anak-anak. Namun, menghindari cedera dan kecelakaan lain juga harus diutamakan untuk menjaga anak tetap dalam kondisi yang sehat dan optimal. Pastikan untuk membawa anak pada komunitas atau sekolah olahraga yang tepat dengan pelatih yang akan mengajarkannya cara mengoptimalkan sebuah latihan.

Read More

Kenali Jenis-Jenis Bela Diri yang Dapat Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Bela diri memang banyak dipelajari untuk melatih kemampuan pertahanan diri terhadap serangan fisik atau konfrontasi lainnya. Beragam bela diri dapat Anda pilih, Brazilian Jiu-Jitsu dapat melatih Anda untuk menghadapi pertandingan jalanan yang tidak dapat diprediksi. Tidak hanya itu, masih ada banyak lagi jenis-jenis bela diri yang direkomendasikan untuk dapat meningkatkan kemampuan pertahanan diri sambil meningkatkan kesehatan dan menurunkan berat badan. Sebut saja latihan Mixed Martial Arts (MMA) yang dapat menyelamatkan hidup Anda, sambil bisa membakar kalori dan lemak dalam tubuh.

Dengan kata lain, mengikuti latihan bela diri merupakan pilihan cerdas dan ideal untuk meningkatkan daya tahan, kebugaran, dan kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa jenis bela diri yang ternyata ampuh untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan Anda hingga ideal.

1. Judo

Jika Anda ingin belajar bela diri untuk menambah kemampuan pertahanan diri, Judo adalah pilihan yang sangat tepat untuk Anda ambil. Sebab, bagian awal yang akan dipelajari para pemula dalam judo adalah pertahanan diri untuk pemula. Namun, mengandalkan latihan judo tidak akan membantu Anda menurunkan berat badan secara instan. Pasalnya, gaya bertarung ini tidak menggunakan banyak gerakan melompat, berlari, atau menyerang. Meskipun begitu, Anda tetap dapat memperoleh tubuh yang ideal dengan melakukan beberapa latihan kekuatan dan pengondisian sebelum berlatih judo.

2. Capoeira

Capoeira merupakan salah satu seni bela diri paling aktif yang sangat sulit dipelajari dan dipraktikkan. Walaupun begitu, perpaduan antara tarian dan pertempuran membuat bela diri ini menarik dengan beragam gerakan yang sangat efektif, seperti:

  • Pukulan
  • Menjatuhkan
  • Tendanan
  • Sapuan
  • Serangan siku
  • Akrobatik
  • Serangan lutut

Banyaknya ragam gerakan dari bela diri ini membuat setiap latihannya akan membakar banyak sekali kalori. Tidak heran jika dengan belajar seni bela diri ini Anda akan menurunkan berat badan secara drastis. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika Anda menjadi atlet profesional capoeira? Dijamin Anda akan memiliki tubuh yang langsing dan bugar!

3. Karate

Bela diri ini memiliki fokus pada peningkatan daya dan kekuatan. Dengan kata lain, latihan bela diri ini akan memberikan aktivitas yang cukup tinggi pada tubuh dengan penguatan otot inti. Itulah sebabnya, karate mampu membantu Anda untuk menurunkan berat badan serta membangun power dan kekuatan. Meskipun begitu, gerakannya kurang efektif untuk latihan kardio.

4. Taekwondo

Taekwondo adalah seni bela diri yang menyerap beragam teknik dan gaya bertarung dari banyak seni bela diri lainnya. Latihan ini fokus pada beberapa gerakan, diantaranya :

  • Lompatan
  • Putaran
  • Tendangan

Taekwondo juga lebih fokus pada gerakan-gerakan tendangan dibandingkan dengan pukulan tangan. Berbeda dengan karate, taekwondo sangat cocok untuk latihan kardio dan penguatan kaki dengan dominasi gerakan melompat dan menendang.

Sama seperti karate, taekwondo juga akan membuat Anda kehilangan banyak sekali kalori karena gerakan yang intens dan berat.

5. Krav Maga

Krav Maga bisa dikatakan sebagai salah satu seni bela diri paling brutal abad ini. Bela diri ini menggabungkan gerakan dari judo, muay thai, jiu-jitsu, gulat, wing chun (Bruce Lee), dan tinju.

Dalam kehidupan nyata, Krav Maga akan sangat dapat diandalkan sebagai kemampuan mempertahankan diri dari serangan keras. Anda dapat bergulat dengan lawan, melucuti senjata, dan bahkan menjatuhkannya dalam hitungan menit.

Fokus latihan pada bela diri Krav Maga adalah kecepatan dan kekuatan. Dengan menguasainya, Anda dipastikan dapat mendaratkan serangan yang kuat dan cepat hingga lawan pun kalah. Sayangnya, bela diri ini kurang cocok untuk diandalkan sebagai latihan untuk menurunkan berat badan. Anda dapat menambah latihan fisik lain jika ingin mendapatkan tubuh yang lebih langsing dan ideal.

6. Tinju

Seperti halnya Krav Maga, tinju bukanlah pilihan tepat untuk Anda yang menginginkan penurunan berat badan dengan berlatih seni bela diri. Selama sesi pertandingan dan latihan, gerakan-gerakan yang dilakukan dalam tinju tidak membakar cukup banyak kalori. Namun, jika Anda berlatih tinju dengan daya dan kekuatan maksimal, Anda dapat membakar lebih banyak kalori. Ditambah dengan beragam gerakan tubuh bagian atas dan gerakan menghindar cepat kalori akan lebih mudah terbakar. Sayangnya, dengan melakukan itu Anda akan mudah merasa lelah.

7. Mixed Martial Art

Terakhir, MMA menjadi bela diri yang paling bisa diandalkan untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Beragam gerakan dan teknik yang membutuhkan daya dan kecepatan dalam MMA akan membuat Anda mengaktifkan semua otot tubuh sambil membakar kalori.

Itulah beberapa latihan bela diri dengan kemampuannya untuk menurunkan berat badan secara efektif. Akan tetapi, semua itu harus diiringi dengan pola hidup dan makan yang baik dan sehat. Dengan begitu, latihan yang Anda lakukan akan lebih cepat memberikan hasil yang nyata.

Read More

Pilih Makanan yang Tepat Untuk Redakan Pilek Dengan Cepat

Makanan merupakan kunci agar tubuh cepat pulih dari infeksi virus penyebab pilek dan flu. Sayangnya, tidak semua makanan dapat Anda konsumsi saat sedang pilek dan flu. Pasalnya, beberapa makanan yang tampak sehat ternyata dapat memperparah gejala pilek yang mengganggu. Selain itu, asupan cairan tubuh juga harus dioptimalkan untuk memastikan tubuh selalu terhidrasi dengan baik.

Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Pilek dan Flu

Saat sedang flu, tubuh membutuhkan asupan kalori, antioksidan, dan vitamin untuk dapat mengoptimalkan kerja sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus. Itulah sebabnya, makanan kaya protein dan antioksidan sangat penting untuk Anda perbanyak saat sedang terserang flu.

1. Sup Ayam
Saat flu melanda, pastikan untuk tidak melewatkan sup ayam hangat yang sudah disiapkan ibu atau istri Anda. Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa sup ayam mampu membantu meredakan gejala flu dengan membersihkan saluran hidung dan mengatasi hidung tersumbat lebih baik daripada minuman panas lainnya. Makanan ini juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu menangani gejala pilek.

2. Jeruk
Anda pasti pernah mendengar salah satu tips untuk menghindari masuk angin adalah dengan mengonsumsi banyak vitamin C. Meskipun tidak menjamin Anda akan terbebas dari flu dan pilek, vitamin C yang cukup akan meminimalisir risiko tertular penyakit, khususnya untuk Anda yang sering berada di tempat umum. Namun, untuk meredakan pilek, Anda dapat mengonsumsi air hangat dari perasan jeruk, lemon, ataupun limau.

3. Sayur-Sayuran
Kale, brokoli, cranberry, teh hijau, bawang merah, dan blueberry memiliki kandungan antioksidan yang disebut quercetin. Quercetin ini terbukti dapat membantu tubuh Anda untuk mengatasi virus flu biasa. Meskipun penelitian ini terbilang baru, tidak ada salahnya untuk mencobanya, bukan?

4. Makanan Pedas
Waspadai asupan makanan pedas saat pilek. Meskipun terasa melegakan, makanan pedas ini tidak akan membantu Anda menghilangkan pilek. Meskipun begitu, cabai tetap dapat diandalkan untuk membersihkan saluran hidung sehingga mampu membuat Anda merasa lebih baik. Pasalnya, cabai memiliki kandungan capsaicin yang dapat membantu meringankan sakit kepala.

5. Jahe
Secangkir teh jahe hangat dan segar mungkin hanya akan dibutuhkan saat Anda sedang mengalami flu dan pilek. Minuman ini memang sangat dapat diandalkan untuk membantu melegakan hidung tersumbat dan menenangkan tenggorokan. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa cabai dapat membantu mencegah flu biasa dengan menangkal virus.

6. Bawang putih
Dari hasil penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa bawang putih memiliki beberapa kandungan yang dapat mengatasi flu biasa. Selain itu, ada juga beberapa bukti yang menunjukkan bawang putih dapat mencegah masuk angin. Anda dapat mengonsumsinya dalam bumbu makanan olahan seperti sup ayam.

Makanan yang Harus Dihindari saat Pilek dan Flu

Di sisi lain, ada pula beberapa makanan dan minuman yang harus Anda hindari saat pilek dan flu. Makanan dan minuman ini berupa makanan yang dapat meningkatkan jumlah lendir dan dapat mengurangi kadar air dalam tubuh.

1. Olahan Susu
Perhatikan beragam pilihan makanan dan minuman olahan susu seperti susu, yogurt, es krim, dan keju. Bagi Anda yang sedang flu atau pilek dianjurkan untuk menghindari makanan ini sementara karena berisiko memperparah pilek Anda. Hal ini disebabkan makanan olahan susu dapat memicu lebih banyak lendir. Namun, jika flu yang Anda rasakan tidak menunjukkan gejala pilek, Anda dapat mengonsumsi es susu untuk meredakan sakit tenggorokan


2. Kafein dan Alkohol
Anda lebih baik menghindari dua minuman ini saat sedang flu dan pilek. Hal ini penting sebab Anda membutuhkan banyak cairan untuk meredakan demam yang terjadi pada tubuh. Dengan memberikan asupan kafein dan alkohol, tubuh akan kekurangan cairan tubuh sehingga berisiko memperparah kondisi kesehatan Anda.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang perlu Anda konsumsi dan hindari saat pilek menyerang. Semoga informasi ini bermanfaat.

Read More

Kapan Saya Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter Saat Pilek Dan Flu?

Flu yang disertai batuk dan pilek merupakan gejala infeksi virus biasa yang dapat sembuh seiring dengan istirahat ditambah asupan obat pereda gejala. Bahkan, tenggorokan yang gatal, batuk yang mengganggu, bersin, hidung tersumbat, dan tubuh lemas kerap menjadi gejala flu yang dapat berhenti dengan banyak tidur, makan sup ayam, dan minum teh madu hangat. Namun, ada waktu di mana seseorang mendapatkan gejala flu dan pilek yang serius sehingga dianjurkan untuk segera berkonsultasi pada dokter. Berikut ini adalah beberapa gejala yang menandakan bahwa Anda perlu segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Sesak Napas dan Nyeri Dada
Meriang dan flu seharusnya tidak membuat Anda sesak napas atau menyebabkan dada sakit. Jika itu terjadi, hal ini dapat menjadi pertanda masalah yang lebih serius, seperti penyakit jantung, asma, atau radang paru-paru. Untuk itu, segera dokter Anda atau datangi instalasi gawat darurat.

Demam yang Tak Kunjung Reda
Jika demam tidak juga hilang setelah lebih dari 3 hari, itu mungkin menandakan adanya infeksi lain di tubuh Anda yang membutuhkan perawatan khusus. Apalagi jika suhu tubuh Anda meningkat hingga lebih dari 37 derajat celsius. Pastikan untuk segera ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut apa yang terjadi pada tubuh Anda.

Sulit Makan dan Minum
Ingat, tubuh Anda membutuhkan asupan kalori, nutrisi, dan cairan untuk dapat bekerja dengan benar. Jika Anda tidak dapat makan, minum, dan selalu muntah saat menelan sesuatu, Anda mungkin perlu pergi ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan asupan melalui infus.

Rasa Sakit yang Tidak Tertahankan Saat Menelan

Rasa sakit tenggorokan yang terjadi saat flu, batuk, atau pilek biasanya tidak akan menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Namun, jika Anda mengalami rasa sakit yang perih dan tidak tertahankan saat menelan, bisa jadi Anda mengalami infeksi atau cedera pada bagian tenggorokan yang perlu ditangani oleh dokter.

Batuk yang Tak Kunjung Pulih
Jika batuk juga tidak kunjung hilang, ada kemungkinan Anda mengalami postnasal drip, yaitu kondisi di mana dahak bergerak dari hidung ke tenggorokan. Hal ini dapat diobati dengan antihistamin. Akan tetapi, ada kemungkinan juga hal ini terjadi akibat asma atau GERD (gastroesophageal reflux disease). Jika hal ini terjadi, dokter dapat memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

Selain itu, batuk yang berat dan terus menerus terjadi juga merupakan gejala utama batuk rejan. Jadi, jika Anda sudah mengalami batuk selama lebih dari 2-3 minggu, dokter mungkin akan melakukan tes untuk melihat apakah yang terjadi dan bagaimana pengobatan yang tepat.

Hidung Tersumbat dan Sakit Kepala yang Tidak Hilang
Pilek dan alergi yang menghambat hidung Anda dengan lendir dapat menyebabkan infeksi sinus. Jika obat flu yang Anda minum tidak memberi efek apa pun, segera temui dokter untuk perawatan lebih lanjut.

Itulah beberapa tanda yang harus Anda perhatikan saat menghadapi flu, batuk, dan pilek. Segera hubungi dokter jika Anda merasakan tanda-tanda di atas untuk mendapatkan perawatan lanjut yang tepat.

Read More