Alternatif Pengganti Hydroquinone yang Cenderung Lebih Aman

Ada begitu banyak zat atau bahan yang dapat digunakan sebagai skincare atau perawatan kulit. Dimulai dari bahan alami hingga produk buatan pabrik. Di antara itu, manfaat yang dihasilkan berasal dari kandungan atau senyawa kimiawi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah hydroquinone.

Hydroquinone atau hidrokuinon merupakan agen atau zat pencerah dan pemutih kulit. Ia bekerja dengan mengurangi jumlah melanosit dalam kulit. Melanosit sendiri merupakan sel yang diperlukan untuk memproduksi melanin, agen pemberi warna pada kulit seseorang.

Masalahnya, zat ini banyak mendapat sorotan lantaran dinilai kontraproduktif terhadap narasi yang dibangun. Hydroquinone disebut-sebut lebih banyak menghadirkan efek samping atau risiko bagi kulit ketimbang manfaatnya.

Bahkan, penggunaan zat ini tidak boleh sembarangan karena masuk ke dalam golongan obat keras. Walaupun belum atau tidak dilarang secara resmi, seseorang harus mendapatkan “lampu hijau” dari dokter agar dapat memanfaatkannya.

Dengan kenyataan itu tentu saja banyak orang yang mengurungkan niat, meski kita tahu zat ini bisa dijadikan sebagai andalan. Namun, jangan khawatir, ternyata di sekitar kita banyak terdapat alternatif pengganti hydroquinone.

Selain dapat menghadirkan manfaat yang tak jauh berbeda, bahan-bahan di bawah ini cenderung lebih aman ketimbang hydroquinone, berikut di antaranya:

  • Glycolic Acid

Glycolic acid merupakan salah satu alpha hydroxy acid (AHA) yang berfungsi untuk eksfoliasi kulit. Produk ini merupakan pilihan tepat untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi ringan hingga sedang.

Karena sifatnya yang mampu meresap hingga kulit dalam, alternatif pengganti hydroquinone ini dapat bekerja sangat cepat meningkatkan produksi kolagen. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati jika ingin menggunakan produk ini, sebab asam glikolat termasuk zat berisiko tinggi.

  • Alpha Arbutin

Alpha arbutin merupakan kandungan yang didapat dari ekstrak buah bearberry. Ini merupakan zat dengan struktur kimia yang mirip dengan hydroquinone sehingga dikatakan sebagai turunannya. Namun, alpha arbutin ini lebih halus atau aman bagi kulit lantaran sifat senyawa biosintesisnya murni dan mudah larut dalam air. Selain itu, zat ini cocok untuk segala jenis kulit, baik kering maupun berminyak.

Arbutin juga lebih aman untuk penggunaan jangka panjang dibandingkan hydroquinone. Kandungan ini bekerja dengan menekan pertumbuhan tyrosinase atau warna pigment cokelat yang dihasilkan sel melanosit untuk memblok terjadinya melanin dan penggelapan warna kulit karena paparan sinar matahari.

  • Niacinamide

Niacinamide adalah bentuk lain dari Vitamin B3. Produk pencerah dengan kekuatan luar biasa ini bekerja dengan menghambat pigmentasi kulit. Kandungan ini juga punya kekuatan melembapkan kulit dengan cara bekerja meningkatkan produksi ceramide atau komponen penting dari penghalang lipid kulit.

Niacinamide juga berguna untuk membantu menciptakan penghalang lipid epidermal pada kulit sehingga mencegah terjadinya Trans Epidermal Water Loss, atau kondisi kulit kehilangan cairan. Alhasil, kulit seseorang bisa mempertahankan kelembapan alaminya.

  • Vitamin C

Vitamin C sudah lama terkenal sebagai zat antioksidan tinggi yang efektif melawan radikal bebas dan penuaan kulit. Bentuk vitamin C yang paling efektif dan stabil adalah L-Ascorbic acid. Kandungan ini bekerja paling efektif dengan konsentrasi 5% atau lebih. Lebih lembut di kulit dibandingkan dengan hydroquinone.

Kendati cenderung lebih aman ketimbang hydroquinone, bagi Anda pemilik kulit sensitive tetap harus hati-hati ketika menggunakan vitamin C. Karena penggunaan vitamin C pada kulit sensitif juga berpotensi menimbulkan iritasi. Baiknya, hindari pemakaian vitamin C dengan kadar lebih dari 5%.

  • Ekstrak Licorice

Licorice merupakan bahan alami yang mengandung glabirin dan berfungsi untuk menghambat tyrosinase serta mencegah pigementasi akibat sinar UVB. Kandungan vitamin B1, B3, B5, dan vitamin E dalam licorice cukup tinggi, sehingga membantu melembapkan kulit serta mengurangi peradangan.

Licori didapat dari ekstraksi akar manis. Bahan ini sudah kerap digunakan sebagai penyembuh luka dan jerawat pada kulit. Kandungan ini cocok bagi semua jenis kulit termasuk kulit yang sangat sensitif.

***

Mungkin satu dari beberapa alternatif pengganti hydroquinone di atas mampu menarik perhatian dan minat Anda. Silakan saja dipilih atau dicoba zat atau bahan yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun, jangan lupakan fakta bahwa lebih bijak jika Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter atau tenaga medis yang memiliki kualifikasi terkait hal ini untuk menghindari kondisi-kondisi yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*