Kekurangan Vitamin C Sebabkan Gejala Skorbut, Apakah Itu?

Vitamin C atau yang dikenal sebagai asam askorbat adalah vitamin yang ditemukan dalam berbagai makanan dan dijual sebagai suplemen makanan. Vitamin C adalah nurtisi penting yang terlibat di dalam perbaikan jaringan dan produksi enzimatik dari neurotransmitter tertentu.

Jadi, ketika tubuh seseorang kekurangan vitamin C maka akan mudah terserang berbagai penyakit, salah satu penyakit yang menyerang tubuh karena kekurangan vitamin C adalah skorbut. Apakah skorbut itu dan gejala skorbut apa yang bisa muncul pada tubuh penderita. Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu skorbut?

Skorbut adalah penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah, kulit, dan proses penyembuhan tubuh dan mengakibatkan anemia, perdarahan pada kulit serta penyakit gusi. Penyakit skorbut ini terjadi saat Anda kekurangan vitamin C.

Umumnya vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, artinya tubuh tidak memperoduksi atau menyimpan vitamin tersebut. Jadi, untuk menjaga kesehatan dan tidak terkena skorbut maka Anda harus mengonsumsi vitamin C secara rutin, namun tidak berlebihan.

Gejala skorbut

Gejala penyakit ini cenderung akan muncul secara perlahan dan memburuk seiring berjalannya waktu. Mereka cenderung tidak jelas, jadi Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda atau anak Anda sedang mengalami efek dari kekurangan nutrisi tersebut.

Gejala yang umum dan bisa berkembang menjadi lebih parah pada penyakit ini, meliputi:

  • Kelelahan dan nyeri otot
  • Kehilangan selera makan
  • Sendi kaku dan bengkak
  • Perdarahan dan memar spontan (tanpa tahu sebabnya)
  • Gingivitis, ulserasi pada gusi Anda, pembesaran gusi
  • Kehilangan gigi
  • Iritabilitas dan atau perubahan suasana hati
  • Depresi
  • Mulut dan mata kering
  • Kelelahan
  • Infeksi yang sering terjadi
  • Sering mimisan

Tidak hanya pada orang dewasa, gejala yang muncul dari penyakit skorbut ini pun sama dengan yang terjadi pada anak-anak. Anak-anak dengan skorbut umumnya rentan gagal tumbuh, yang merupakan kondisi yang ditandai dengan kurangnya pertumbuhan fisik, serta gangguan perkemabngan kognitif dan sosial.

Komplikasi skorbut

Vitamin C biasnaya meningkatkan penyerapan zat besi pada usus, sehingga kekurangan vitamin C dapat menyebabkan anemis defisiensi zat besi. Anemia justru dapat memperburuk keadaan Anda. Pada kasus yang parah, akan menyebabkan Anda menjadi pusing, kulit pucat, detak jantung cepat, dan sesak napas.

Selain itu, jika Anda tidak segera mengatasi penyakit ini, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti demam, penyakit kuning, luka terbuka, disfungsi multi-organ, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Penyebab skorbut

Kekurangan vitamin C dalam tubuh sama artinya dengan tubuh tidak memproduksi atau menyiman vitamin tersebut, jadi Anda harus sering-sering “mengisi ulang” untuk memastikan vitamin tersebut tetap ada di dalam tubuh. Pola makan yang tidak seimbang pun dapat menyebabkan malnutrisi yang biasanya dikaitkan dengan penyakit skorbut ini. Jadi, pastikan Anda mengonsumi makanan sehat serta buah-buahan.

Selain kekurangan vitamin C, beberapa faktor risiko berikut pun bisa mneyebabkan Anda terkana skorbut. Meliputi:

  • Mengikuti diet ketat yang rendah vitamin C
  • Mengalami gangguan makan
  • Hidup dengan demensia atau penyakit mental yang mengganggu makan dan/atau nafsu makan
  • Usia lanjut
  • Kecanduan alkohol
  • Merokok
  • Operasi bypass lambung, yang dapat mengganggu kemampuan Anda untuk menyerap nutrisi
  • Masalah gastrointestinal seperti penyakit Chohn atau sindrom malabsorptive

Cara mengurangi risiko penyakit skorbut

Ada beberapa hal yang perlu Anda hindari untuk mengurangi risiko penyakit ini, beberapa di antaranya:

  • Tidak merokok
  • Memastikan diet yang seang And jalani kaya akan makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, beri, paprika, sayuran hijau, kentang dan melon
  • Menjaga pola makan seimbang yang mencakup variasi makanan dari masing-masing kelompok makanan.

Nah, jika Anda mengalami gejala skorbut maka mudah saja. Anda hanya perlu mengonsumsi vitamin C dari makanan yang biasa Anda konsumsi. Jika dengan makanan belum tercapai juga, Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin C. atau, Anda dapat mengunjungi dokter untuk mendapatkan konsultasi tentang masalah Anda ini dan mendapatkan solusi serta perawatan lebih lanjut.

Read More

Perkembangan Janin pada Usia Hamil 23 Minggu

Bagi para ibu hamil, salah satu hal yang dinantikan adalah menunggu kelahiran sang anak, namun sebelum itu tentu si ibu terlebih dahulu ingin mengetahui bagaimana kondisi sang anak yang masih dalam kandungan. Secara umum para ibu tentu angat antusias menanti kelahiran anak setelah memasuki usia hamil 23 minggu.

hamil 23 minggu

Dalam usia kehamilan ini para ibu hamil mulai rutin melakukan pemeriksaan kondisi kehamilan, seperti mengecek keadaan janin dalam kandungan secara rutin. Selain itu juga sering melakukan konsultasi dan bertanya kepada dokter kandungan jika khawatir terjadi sesuatu pada rahim. Seiring menghitung berapa lama lagi waktu hingga kelahiran anak

Usia Hamil 23 Minggu

Pada usia ini pembuluh darah di paru-paru janin mulai berkembang dan bersiap untuk bernapas, telinga janin mengalami perkembangan. Semakin tajam menangkap suara dari luar meski masih samar, nantinya suara tersebut tidak akan terasa asing terhadap indera pendengarannya saat bayi dilahirkan.

Perkembangan janin pada usia kelahiran ini juga memungkinkan para ibu mendengarkan suara detak jantung janin melalui stetoskop. Sebelumnya, hal ini hanya bisa dilakukan melalui alat usg, kini stetoskop dokter mampu menangkap suara dari bayi yang masih dalam kandungan. Kondisi ini juga bisa dimanfaatkan ibu atau ayah memperdengarkan musik bagi sang anak.

Tak hanya perut si ibu yang akan semakin membuncit, beberapa bagian tubuh lain juga mulai mengalami perubahan. Seperti kaki ibu, mulai membengkak, membuat sepatu dan sandal tak lagi nyaman untuk digunakan, kondisi berdiri terlalu lama menjadi melelahkan. Selain itu, telapak tangan dan kaki rentan terkena serangan ruam.

Kemudian strecth mark pada tubuh bermunculan dan tak jarang membuat ibu menjadi tak percaya diri, disarankan untuk tidak panik ketika mendapati adanya garis gelap yang membenyang di antara pusar dan area kewanitaan. Garis tersebut merupakan linea nigra, kondisi ini terjadi karena tubuh mengeluarkan hormon kehamilan.

Kondisi Bayi

Cairan ketuban yang melingkupi janin merupakan tempat yang paling sempurna dalam bertumbuhnya janin menjadi bayi dan terlahir sehat. Air ketuban dapat memberi kehangatan, melindungi dari infeksi, dan cocok untuk mengapungkan tubuhnya dalam rahim. Sebagai informasi, cairan ketuban berisi sekitar segelas besar cairan yang berganti setiap tiga sampai empat jam sekali.

Dalam usia kehamilan yang ke-23 minggu, bayi tampa seperti baru lahir, kecil dan kurus, beratnya sekitar 0,45 kg dan ukuran panjangnya sekitar 22,9 hingga 25,4 cm. Atau jika ingin diperjelas, ukurannya sekitar panjang boneka barbie.

Hal yang Harus Dilakukan Ibu

Pendidikan tentang kelahiran anak dirancang mulai pada usia kehamilan yang ke-23 minggu, sangat disarankan bagi ibu untuk mendaftar kursus yang berakhir sekurang-kurangnya beberapa minggu sebelum perkiraan kehaliran si bayi.

Selain itu konsumsi zat besi juga sangat diperlukan, hal ini digunakan guna menghindari kebanyakan kondisi ibu hamil yang anemia. Beberapa gejala seperti kelelahan, rasa lemah, lemas, napas pendek dan bahkan hingga jatuh pingsan.

Untuk menangani kondisi kekurangan darah merah ini sangat disarankan untuk mengonsumsi bahan makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi seperti hati, daging merah, sirup, sayur bayam dan yang lainnya.

Usia hamil 23 minggu memang terbilang fase penting dalam sebuah kehamilan, dokter juga tak akan segan merekomendasikan ibu hamil melakukan relaksasi, seperti rutin menjalankan yoga. Hal ini bisa membuat bu menjadi lebih gembira di saat merasa panik dan cemas yang melanda menjelang buah hati lahir ke dunia.

Read More

Tanam Benang Hidung Vs Filler, Mana yang Lebih Baik?

Hidung adalah salah satu bagian tubuh di wajah yang paling menonjol. Ketika Anda meihat seseorang, hidung menjadi hal yang langsung terlihat. Oleh karena itu, banyak sekali orang yang ingin memiliki hidung yang sempurna dengan berbagai cara.

Semakin berkembangnya dunia kecantikan dan berbagai inovasi, Anda bisa mendapatkan hidung yang sempurna sesuai dengan keinginan Anda tanpa melakukan operasi. Tanam benang hidung dan filler hidung. Kedua metode tersebut adalah cara untuk mensiasati keelastisan hidung yang berkurang karena faktor usia. Namun, cara tersebut pun biasa dilakukan untuk menambah rasa percaya diri seseorang. Lalu mana yang lebih baik diantara keduanya?

Tanam benang hidung

Metode tanam benang pada hidung adalah mengubah bentuk sesuai dengan keinginan Anda. Tanam benang adalah salah satu prosedur yang tergolong aman dan efektif. Metode ini menggunakan benang polydioxanone (PDO) yang aman dan dapat diserap oleh tubuh.

Prosesnya pun terbilang sangat cepat, yaitu kurang dari satu jam, dan Anda dapat langsung melanjutkan aktivitas lainnya setelah proses perawatan. Pada saat tindakan, dokter akan menggunakan anastesi lokal dan memasukkan benang halus pada sepanjang batang hidung dan dinding yang membagi antara kedua rongga hidung. Pemasangan tersebut adalah untuk memberikan gambaran bagaimana proyeksi bentuk hidung Anda nantinya.

Jumlah benang yang dibutuhkan pun akan bervariasi, tergantung kebutuhan dari setiap individu. Konsultasikan dengan dokter terkait bentuk hidung yang Anda inginkan.

Apakah tanam benang hidung memiliki efek samping?

Karena benang DPO dapat diserap oleh tubuh dengan sangat baik, maka umumnya tidak akan ada efek samping. Akan tetapi rasa sakit dan bengkak adalah hal yang normal terjadi setelah memasukkan benang ke hidung. Namun, efek samping ini akan segera mereda dan hilang setelah beberapa hari.

Tanam benang akan bertahan selama 1-2 tahun  dan mengulang perawatan pada bulan ke sembilan setelah perawatan awal.

Filler hidung

Perawatan filler biasanya dilakukan dengan melakukan penyuntikan gel Hyluronic Acid (HA) ke dalam kulit hidung. Hal ini dilakukan untuk menambahkan volume hidung secara cepat, sehingga hidung menjadi lebih berisi dan lebih mancung seperti yang Anda inginkan.

Gel HA yang digunakan dalam filler tergolong gel yang aman dan dapat menyerap ke dalam kulit dengan baik. Tindakan ini pun dilakukan dengan anastesi lokal pada hidung, untuk selanjutnya dokter akan menyuntikkan gel HA ke jembatan dan ujung hidung Anda untuk memberikan ketinggian dan proyeksi.

Efek samping filler hidung

Pada metode ini, efek samping yang biasanya muncul adalah pembengkakan ringan atau kemerahan umumnya terjadi pada daerah yang disuntikkan. Beberapa memar pun bisa terjadi pada beberapa orang. Namun, efek samping ini akan mereda dan hilang dalam satu atau dua hari.

Jika filler hidung ini dilakukan oleh orang yang tidak profesional maka bisa nyebabkan infeksi atau komplikasi vascular seperti nekrosis kulit hingga kebutaan. Meskipun hal tersebut jarang terjadi, tetapi ada baiknya untuk memilih dokter atau salon kecantikan yang dapat dipercaya.

Berbeda dengan tanam benang hidung, filler ini hanya dapat bertahan selama 1 tahun saja. Dan, Anda dapat mengulangnya secara teratur, tergantung konsultasi Anda dengan dokter, karena tiap individu akan berbeda-beda.

Jadi lebih baik mana, tanam benang hidung atau filler hidung?

Manfaat tanam benang, meliputi:

  • Mampu mengangkat ujung hidung
  • Rasa sakit hidung setelah perawatan sekitar 2 hari
  • Memperbaiki kontur hidung
  • Hidung lebih tajam atau lebih tegas
  • Ujung hidung lebih tajam dan kecil
  • Memiliki jembatan (hidung yang lebih ramping
  • Mendapatkan definisi hidung yang lebih baik
  • Mengurangi lebar hidung
  • Biasanya, harga sedikit lebih mahal daripada filler

Manfaat filler hidung, meliputi:

  • Mampu mengangkat ujung hidung lebih baik daripada metode tanam benang hidung
  • Memberikan tinggi pada batang hidung
  • Hidung lebih lurus
  • Memberikan pengalaman untuk membuat hidung persis seperti yang Anda inginkan
  • Umumnya harga lebih murah daripada tanam benang

Faktor risiko tanam benang hidung:

  • Pembengkakan dan rasa nyeri beberapa hari setelah perawatan
  • Infeksi dapat terjadi jika tidak dilakukan dengan benar dan profesional
  • Titik tanam benang dapat menyebabkan jaringan parut jika dokter tidak berpengalaman
  • Benang dapat kelura jika dimasukkan dengan tidak benar

Faktor risiko filler hidung:

  • Dapat menyebabkan nekrosis kulit dan menyebabkan kebutaan jika dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman atau dokter gadungan
  • Bisa menyebar dan menyebabkan hidung menjadi lebih lebar

Memilih untuk melakukan tanam benang hidung ataupun filler adalah keputusan Anda. Perawatan apapun yang akan Anda pilih nantinya, ada baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang baik buruknya mengenai perawatan tersebut. Jangan lupa untuk mendapatkan dokter yang benar-benar berpengalaman dalam melakukan perawatan tersebut, sehingga tidak menimbulkan penyesalan dikemudian hari.

Read More

Sering Merasa Nyeri Bahu Sebelah Kanan? Ini Penyebabnya!

Nyeri bahu kanan dapat disebabkan oleh hal sepele hingga penyakit berat

Nyeri pada otot yang terasa dapat mengganggu produktivitas sehari-hari. Salah satu nyeri otot yang dimaksud adalah nyeri bahu. Kondisi ini memang umum terjadi pada siapa saja. Namun, masalah kesehatan ini tidak boleh disepelekan. Bahkan ada orang yang mengalami nyeri bahu sebelah kanan saja. Pertanda apakah?

Secara umum, nyeri bahu sebelah kanan bisa disebabkan oleh adanya cedera atau penggunaan otot berlebihan hingga akibat adanya kerusakan saraf di area tersebut. 

Namun, perlu diperhatikan juga. Terkadang nyeri bahu sebelah kanan ini tidak melulu terkait dengan akibat adanya aktivitas fisik atau mengalami cedera saja. Kadang, kondisi ini menjadi gejala serangan jantung.

Penyebab Terasa Nyeri Bahu Sebelah Kanan

Secara umum, ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya rasa nyeri bahu sebelah kanan yang mungkin sering Anda alami, yaitu:

  • Penggunaan Otot Berlebihan

Aktivitas fisik yang berlebihan dapat memicu terjadinya rasa nyeri di bagian bahu sebelah kanan. Anda akan mengalami gejala-gejala berupa otot nyeri dan lelah sebagai gejala awal. Kemudian setelah beberapa jam, akan muncul gejala baru. Cara terbaik untuk menguranginya adalah dengan melakukan pijit diri sendiri.

  • Swimmer’s shoulder

Swimmer’s shoulder adalah cedera bahu karena aktivitas berenang. Perenang mungkin akan rentan mengalami kondisi ini akibat melakukan pengulangan gerakan selama latihan. Jenis cedera yang terjadi juga beragam, seperti masalah pada tulang rawan, tendon, struktur persendian bahu, hingga masalah saraf.

Untuk penanganan cedera ini, biasanya dokter akan menyarankan agar beristirahat, kompres es batu, mengkonsumsi obat anti-peradangan nonsteroid, atau suntik steroid ke bahu. Jika sudah parah, mungkin saja akan dilakukan operasi sebagai alternatifnya.

  • Brachial Neuritis

Penyebab nyeri bahu sebelah kanan selanjutnya adalah jenis masalah saraf periferal yang dapat menyerang bahu, dada, lengan, hingga tangan. Gejala awal yang biasanya terjadi adalah terasa nyeri di bagian tubuh dan saraf yang tidak berfungsi secara optimal. Biasanya gejala akan terasa di bagian sisi tubuh yang lebih dominan saja.

Penyebab brachial neuritis ini biasanya karena infeksi bakteri, parasit, atau virus. Bagian luar bahu akan terasa nyeri secara mendadak bahkan akan semakin meningkat saat malam hari.

  • Disuse Syndrome

Tidak menggunakan bahu secara optimal untuk beraktivitas juga menyebabkan rasa nyeri. Disuse syndrome ini biasanya muncul karena kondisi fisik yang tidak aktif selama durasi waktu tertentu. Kondisi ini sering dialami oleh orang yang menjalani bedrest cukup lama.

Otot akan terasa kaku, lemah, menyusut, bahkan rentan mengalami cedera. Akan tetapi, jika kondisi disuse syndrome ini terjadi akibat kelumpuhan, maka biasanya ditangani dengan terapi.

  • Cedera Rotator Cuff

Nyeri bahu sebelah kanan juga biasanya terjadi karena cedera pada rotator cuff. Rotator cuff merupakan kumpulan otot dan tendon yang menjadi penopang persendian bahu. Namun, saat terjadi cedera, akan ada iritasi pada rotator cuff ini. Biasanya rentan dialami oleh para atlet atau orang yang berolahraga jenis tertentu secara rutin.

  • Masalah Jantung

Masalah jantung bisa menyebabkan gejala terasa nyeri di bahu sebelah kiri. Namun, ada juga nyeri bahu bagian kanan menjadi pertanda seseorang mengalami masalah di jantung. Meskipun gejala ini memang jarang terjadi. Yang pasti, jika Anda merasa nyeri di pundak tanpa alasan yang jelas, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

Gejala yang juga terasa ketika nyeri pada bahu bagian kanan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan jantung, yaitu:

  1. Detak jantung lebih cepat
  2. Terasa nyeri di dada
  3. Penderita sulit bernapas
  4. Mual dan muntah
  5. Rasa nyeri akan meluas hingga ke bagian rahang
  6. Keluar keringat berlebih
  7. Sakit kepala

Cara Mengobati Nyeri Bahu Sebelah Kanan

Rasa nyeri yang terasa biasanya akan sembuh sendiri untuk kasus ringan hingga sedang. Ada dapat melakukan perawatan atau pengobatan sendiri di rumah.

Perawatan rumahan dapat menyembuhkan nyeri pada bahu atau leher seiring dengan waktu. Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Mengkonsumsi obat antiinflamasi
  2. Mengompres bagian yang terasa nyeri
  3. Mandi air hangat
  4. Menggerakkan leher dengan lembut dari sisi satu ke sisi yang lainnya
  5. Melakukan peregangan otot dengan lembut
  6. Meskipun sedang sakit atau terasa nyeri, tapi usahakan untuk tetap beraktivitas
  7. Meminta seseorang untuk memijit area yang terasa nyeri dengan lembut
  8. Atur posisi tidur dengan satu bantal di atas kasur
  9. Kurangi stres dengan melakukan berbagai relaksasi seperti yoga ataupun meditasi.

Jika rasa nyeri pada bahu sebelah kanan tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari atau beberapa minggu, maka Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. 

Biasanya dokter akan mengecek fisik dan mencatat riwayat kesehatan Anda. Dokter juga akan melakukan serangkaian pengujian lain untuk mendiagnosis masalah nyeri bahu sebelah kanan yang Anda alami. Sehingga dokter akan memberikan perawatan dan penanganan sesuai dengan hasil pemeriksaan tersebut.

Read More

Alternatif Pengganti Hydroquinone yang Cenderung Lebih Aman

Ada begitu banyak zat atau bahan yang dapat digunakan sebagai skincare atau perawatan kulit. Dimulai dari bahan alami hingga produk buatan pabrik. Di antara itu, manfaat yang dihasilkan berasal dari kandungan atau senyawa kimiawi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah hydroquinone.

Hydroquinone atau hidrokuinon merupakan agen atau zat pencerah dan pemutih kulit. Ia bekerja dengan mengurangi jumlah melanosit dalam kulit. Melanosit sendiri merupakan sel yang diperlukan untuk memproduksi melanin, agen pemberi warna pada kulit seseorang.

Masalahnya, zat ini banyak mendapat sorotan lantaran dinilai kontraproduktif terhadap narasi yang dibangun. Hydroquinone disebut-sebut lebih banyak menghadirkan efek samping atau risiko bagi kulit ketimbang manfaatnya.

Bahkan, penggunaan zat ini tidak boleh sembarangan karena masuk ke dalam golongan obat keras. Walaupun belum atau tidak dilarang secara resmi, seseorang harus mendapatkan “lampu hijau” dari dokter agar dapat memanfaatkannya.

Dengan kenyataan itu tentu saja banyak orang yang mengurungkan niat, meski kita tahu zat ini bisa dijadikan sebagai andalan. Namun, jangan khawatir, ternyata di sekitar kita banyak terdapat alternatif pengganti hydroquinone.

Selain dapat menghadirkan manfaat yang tak jauh berbeda, bahan-bahan di bawah ini cenderung lebih aman ketimbang hydroquinone, berikut di antaranya:

  • Glycolic Acid

Glycolic acid merupakan salah satu alpha hydroxy acid (AHA) yang berfungsi untuk eksfoliasi kulit. Produk ini merupakan pilihan tepat untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi ringan hingga sedang.

Karena sifatnya yang mampu meresap hingga kulit dalam, alternatif pengganti hydroquinone ini dapat bekerja sangat cepat meningkatkan produksi kolagen. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati jika ingin menggunakan produk ini, sebab asam glikolat termasuk zat berisiko tinggi.

  • Alpha Arbutin

Alpha arbutin merupakan kandungan yang didapat dari ekstrak buah bearberry. Ini merupakan zat dengan struktur kimia yang mirip dengan hydroquinone sehingga dikatakan sebagai turunannya. Namun, alpha arbutin ini lebih halus atau aman bagi kulit lantaran sifat senyawa biosintesisnya murni dan mudah larut dalam air. Selain itu, zat ini cocok untuk segala jenis kulit, baik kering maupun berminyak.

Arbutin juga lebih aman untuk penggunaan jangka panjang dibandingkan hydroquinone. Kandungan ini bekerja dengan menekan pertumbuhan tyrosinase atau warna pigment cokelat yang dihasilkan sel melanosit untuk memblok terjadinya melanin dan penggelapan warna kulit karena paparan sinar matahari.

  • Niacinamide

Niacinamide adalah bentuk lain dari Vitamin B3. Produk pencerah dengan kekuatan luar biasa ini bekerja dengan menghambat pigmentasi kulit. Kandungan ini juga punya kekuatan melembapkan kulit dengan cara bekerja meningkatkan produksi ceramide atau komponen penting dari penghalang lipid kulit.

Niacinamide juga berguna untuk membantu menciptakan penghalang lipid epidermal pada kulit sehingga mencegah terjadinya Trans Epidermal Water Loss, atau kondisi kulit kehilangan cairan. Alhasil, kulit seseorang bisa mempertahankan kelembapan alaminya.

  • Vitamin C

Vitamin C sudah lama terkenal sebagai zat antioksidan tinggi yang efektif melawan radikal bebas dan penuaan kulit. Bentuk vitamin C yang paling efektif dan stabil adalah L-Ascorbic acid. Kandungan ini bekerja paling efektif dengan konsentrasi 5% atau lebih. Lebih lembut di kulit dibandingkan dengan hydroquinone.

Kendati cenderung lebih aman ketimbang hydroquinone, bagi Anda pemilik kulit sensitive tetap harus hati-hati ketika menggunakan vitamin C. Karena penggunaan vitamin C pada kulit sensitif juga berpotensi menimbulkan iritasi. Baiknya, hindari pemakaian vitamin C dengan kadar lebih dari 5%.

  • Ekstrak Licorice

Licorice merupakan bahan alami yang mengandung glabirin dan berfungsi untuk menghambat tyrosinase serta mencegah pigementasi akibat sinar UVB. Kandungan vitamin B1, B3, B5, dan vitamin E dalam licorice cukup tinggi, sehingga membantu melembapkan kulit serta mengurangi peradangan.

Licori didapat dari ekstraksi akar manis. Bahan ini sudah kerap digunakan sebagai penyembuh luka dan jerawat pada kulit. Kandungan ini cocok bagi semua jenis kulit termasuk kulit yang sangat sensitif.

***

Mungkin satu dari beberapa alternatif pengganti hydroquinone di atas mampu menarik perhatian dan minat Anda. Silakan saja dipilih atau dicoba zat atau bahan yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun, jangan lupakan fakta bahwa lebih bijak jika Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter atau tenaga medis yang memiliki kualifikasi terkait hal ini untuk menghindari kondisi-kondisi yang tidak diinginkan.

Read More